DomaiNesia

BAZNAS Kebumen Salurkan Rp2,54 Miliar untuk 3.641 Penerima, Sasar Pendidikan hingga UMKM

BAZNAS Kebumen Salurkan Rp2,54 Miliar untuk 3.641 Penerima, Sasar Pendidikan hingga UMKM

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp2,54 miliar kepada 3.641 penerima manfaat yang tersebar di 100 desa pada enam kecamatan. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, perbaikan rumah, hingga pengembangan usaha kecil.

Penyaluran ZIS tahap III tahun 2026 ini menjadi salah satu upaya untuk membantu warga yang membutuhkan dukungan ekonomi maupun layanan dasar. Dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut disalurkan melalui sejumlah program sesuai kebutuhan penerima, termasuk bantuan bagi pelajar, warga yang membutuhkan pengobatan, serta pelaku usaha produktif.

Dari sejumlah bidang bantuan, sektor pendidikan memperoleh alokasi sebesar Rp856 juta. Selain itu, sebanyak 37 penerima mendapatkan bantuan perbaikan rumah dengan nilai total Rp493 juta. Bantuan tunai juga diberikan kepada 470 warga dengan total anggaran Rp117,5 juta.

Dukungan turut menyasar pelaku usaha kecil. Sebanyak 22 pelaku usaha menerima bantuan dengan total sekitar Rp45,97 juta untuk mengembangkan usaha produktif, seperti warung, toko kelontong, laundry, dan usaha jahit.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, Mahmud Fauzi, menjelaskan bahwa penyaluran dana ZIS tersebut dilakukan melalui lima program utama yang mencakup pendidikan, kesehatan, kepedulian sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pendidikan Mendapat Alokasi Bantuan Rp856 Juta


Pendidikan menjadi salah satu fokus dalam penyaluran ZIS tahap III tahun 2026 di Kabupaten Kebumen. Bantuan senilai Rp856 juta dialokasikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan para penerima manfaat.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus memberi kesempatan kepada anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka.

Dalam kegiatan penyaluran bantuan di Pendopo Kabumian, Senin (12/10/2026), Bupati Kebumen Lilis Nuryani berpesan agar para penerima beasiswa memanfaatkan bantuan yang diterima dengan sebaik-baiknya.

“Kepada anak-anak penerima beasiswa, teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita,” kata Lilis dalam kegiatan penyaluran ZIS di Pendopo Kabumian, Senin (12/10/2026).

Menurut Lilis, bantuan pendidikan diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan saat ini, tetapi juga mendukung anak-anak dalam mempersiapkan masa depan.

Bantuan Kesehatan hingga Perbaikan Rumah


Selain pendidikan, dana ZIS juga digunakan untuk membantu warga yang menghadapi persoalan kesehatan dan kebutuhan tempat tinggal.

Layanan bantuan di bidang kesehatan meliputi pembiayaan pengobatan, penyediaan alat kesehatan, biaya transportasi pasien, layanan ambulans, jambanisasi, hingga bantuan kaki palsu bagi warga yang membutuhkan.

Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan dan memenuhi kebutuhan yang sulit ditanggung secara mandiri.

Sementara itu, sebanyak 37 penerima memperoleh bantuan perbaikan rumah dengan total nilai Rp493 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu penerima memperbaiki kondisi tempat tinggal agar lebih layak.

BAZNAS Kebumen juga menyalurkan bantuan tunai kepada 470 warga dengan nilai keseluruhan Rp117,5 juta. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan langsung.

BAZNAS Kebumen Dukung Pengembangan Usaha Kecil


Penyaluran ZIS tahap III tahun 2026 juga diarahkan untuk mendorong kegiatan ekonomi produktif. Sebanyak 22 pelaku usaha kecil menerima bantuan dengan total sekitar Rp45,97 juta.

Penerima bantuan menjalankan berbagai jenis usaha, mulai dari warung, toko kelontong, laundry, hingga jasa jahit. Dukungan ini diharapkan membantu pelaku usaha mengembangkan kegiatan ekonomi dan meningkatkan kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Bantuan usaha produktif menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan yang sesuai kebutuhan, penerima diharapkan dapat mempertahankan kegiatan usaha, meningkatkan pelayanan, atau mengembangkan usahanya secara bertahap.

Meski demikian, pemanfaatan bantuan secara tepat dan pengelolaan usaha yang baik tetap menjadi faktor penting agar dukungan tersebut dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Lima Program Menjadi Saluran Penyaluran Dana ZIS


Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen Mahmud Fauzi menyampaikan bahwa dana ZIS disalurkan melalui lima program, yaitu Kebumen Cerdas, Kebumen Sehat, BAZNAS Peduli, BAZNAS Taqwa, dan Kebumen Makmur.

Program Kebumen Cerdas berfokus pada dukungan pendidikan. Kebumen Sehat menyasar kebutuhan kesehatan, sedangkan BAZNAS Peduli berkaitan dengan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Adapun BAZNAS Taqwa mendukung kebutuhan di bidang keagamaan, sementara Kebumen Makmur diarahkan pada pemberdayaan ekonomi dan pengembangan usaha produktif.

Melalui pembagian program tersebut, penyaluran dana ZIS diharapkan dapat menjangkau beragam kebutuhan masyarakat, baik yang bersifat mendesak maupun yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga penerima sekaligus mendukung pendidikan dan kegiatan usaha mereka.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan agar dana yang dihimpun dari masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal.

Penyaluran ZIS tahap III tahun 2026 ini menjangkau 3.641 penerima di 100 desa pada enam kecamatan. Melalui bantuan pendidikan, kesehatan, perumahan, sosial, keagamaan, dan usaha produktif, program tersebut diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus membuka peluang bagi penerima manfaat untuk membangun kehidupan yang lebih baik. *

-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post