-->

Ads

Thursday, October 22, 2020

Latih Kreatifitas Anak, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Memanfaatkan Botol Plastik Bekas

Latih Kreatifitas Anak, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Memanfaatkan Botol Plastik Bekas
Mahasiswa KKN Reguler Dari Rumah UIN Walisongo Semarang, Sani Lya Safitri bersama anak – anak saat membuat kreasi dari limbah botol plastik


BERITAKEBUMEN.CO.ID - Salah satu bakti sebagai Mahasiswa ditunjukkan saat diterjunkan dalam Program KKN. Para Mahasiswa harus menunjukan kemampuannya ditengah-tengah masyarakat, mulai dari cara bersikap hingga kegiatan-kegiatan positif yang akan mereka jalankan, terutama dimasa pandemi ini.

Seperti yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, mereka membuat tempat pensil dari botol plastik bekas yang dilakukan bersama anak - anak Dukuh Kalikudu, Desa Kaligending, Karangsambung, Kebumen, Senin (19/10/2020). 

Mahasiswa mengedukasi anak - anak tentang cara memanfaatkan limbah plastik. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah melatih kreatifitas anak-anak di masa pandemi, dan mengajarkan anak - anak untuk lebih cinta lingkungan. 

Sani Lya Safitri mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja individual bidang lingkungan.

Menurutnya kegiatan ini sangat tepat dilakukan, mengingat masih diterapkannya Sekolah Daring yang menyebabkan tidak dapat dilaksanakannya praktikum pada mata pelajaran Prakarya. 

Ketua kelompok 103 juga menanggapi, bahwa kegiatan tersebut sangat edukatif dan merupakan sarana yang tepat untuk melatih kreatifitas anak di masa pandemi. 

"Hal tersebut bagus, dan perlu dilakukan, selain untuk mengurangi adanya sampah plastik kemudian ini juga menjadi sarana belajar baru bagi adek adek yang dirumah, berhubung pandemi dan mereka belum bisa melakukan pembelajaran seperti biasa, mungkin cara ini adalah cara hiburan yang edukatif bagi mereka." ucap Handhita Timur Adlima, selaku ketua Kelompok 103.

Thursday, September 24, 2020

14 Hari Kedepan, Kebumen Hentikan Kegiatan Kerumunan Massa


BERITAKEBUMEN.CO.ID - Angka penyebaran Covid-19 di Kebumen mengalami peningkatan tajam. Menanggapi hal itu, Pemkab Kebumen akan membentuk Satgas Penanganan Covid-19. 

Segala bentuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan  kerumunan massa juga akan dihentikan dalam 14 hari kedepan. Pemetaan ulang zona setiap daerah, yaitu zona merah, oren, kuning, dan hijau dilakukan terlebih dahulu sebelum kebijakan itu dilaksanakan.

" Selama 14 hari ke depan untuk menghentikan kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan massa terutama di daerah zona merah atau titik ditemukan kasus positif, agar angka pertambahan COVID-19 dapat berkurang," tegas Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto pada rapat pembahasan rencana aksi penanganan COVID-19, Kamis  (24/9/2020) sore di pendopo rumah dinas Bupati. 

Dalam rapat yang dihadiri forkompinda dan lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan dan BPBD itu juga disampaikan, langkah cepat yang akan diberlakukan di Kabupaten Kebumen untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien dan menekan angka kematian akibat COVID-19.  

“ Akan membentuk Satgas COVID-19 sehingga penangan kasus pertambahan COVID-19 di Kabupaten Kebumen dapat lebih cepat dan tepat. ,” ungkap Arif.   

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati juga menekankan beberapa poin penting, diantaranya meminta Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah cepat untuk melakukan tracking epidemiologi pasien terakhir, sehingga satgas bisa menentukan langkah berikutnya. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian, Wabup meminta untuk dilakukan tracking penyebab terpaparnya COVID-19 setiap pasien.

Wednesday, September 23, 2020

Pilkada Kebumen Hanya Diikuti Satu Paslon Lawan Kotak Kosong


BERITAKEBUMEN.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, memastikan hanya ada satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada 2020 mendatang. Dengan demikian dipastikan paslon bupati dan wakil bupati Kebumen Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih (Arif-Rista) akan melawan kotak kosong.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kebumen Yulianto dimana Pilkada Kebumen hanya akan diikuti satu pasangan calon.

"Hari ini telah digelar rapat pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati Kebumen. Rapat pleno dilaksanakan tertutup. Secara resmi, KPU Kebumen menetapkan pasangan calon Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih," jelas Yulianto, Rabu, 23 September 2020. 

Seluruh partai politik yang ada di Kebumen mengusung Arif-Rista. Rinciannya, PDIP yang memiliki 12 kursi, PKB sembilan kursi, Gerindra tujuh kursi, Golkar enam kursi, NasDem dan PAN sebanyak empat kursi, Demokrat dan PAN sebanyak tiga kursi serta PKS sebanyak dua kursi.
 
Ia menjelaskan sampai akhir pendaftaran memang hanya ada satu calon. KPU telah memperpanjang pendaftaran calon, ternyata tetap tidak ada yang mendaftar.
 
"Pasangan yang ditetapkan tersebut juga telah diperiksa kesehatannya di RSUP Soeradji Tirtonegoro, Klaten," ungkapnya.

Monday, September 21, 2020

Bupati Kebumen Launching Penyaluran Bantuan Sosial Beras untuk 70.442 KPM


BERITAKEBUMEN.CO.ID - Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz melaunching Program Jaring Pengaman Sosial Bantuan Sosial Beras (BSB) di Gudang Bulog Selang, Kebumen, Senin (21/9/2020).

Acara peluncuran dihadiri pula oleh Pemimpin Cabang Bulog Kedu, Meizarani, Kepala Dinas Sosial dan PPKB Eko Widianto, Kepala Distapang  Kebumen Tri Haryono, serta Forkopimda Kabupaten Kebumen.

Kepala Dinas Sosial dan PPKB Eko Widianto, menjelaskan sasaran program ini di Kebumen sebanyak 70.442 keluarga penerima program keluarga harapan (PKH). Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan  15 kg per bulan selama 3 bulan. Yaitu Agustus, September dan Oktober 2020. 

"Penyaluran mulai 21 September 2020 di titik bagi yaitu masing-masing desa/kelurahan," terang Eko Widianto. 

Penyedia beras adalah Perum Bulog dengan beras kualitas medium. Sedangkan, bantuan diantar menggunakan truk sampai ke KPM di masing-masing desa. 

"Penyaluran September sebanyak 30 kg per KPM. Ini karena alokasi Agustus dan September. Sedangkan, nanti Oktober akan menerima 15 kg per KPM," ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan sosial beras merupakan salah satu program Jaring Pengaman Sosial  (JPS) yang dilakukan pemerintah dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 . 

"Tujuannya untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan beras pada masa pandemi Covid-19," imbuhnya.

Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan bantuan beras tersebut sangat bermanfaat bagi warga terdampak pandemi Covid 9.   "Saya minta bantuan ini tepat sasaran. Masyarakat harus benar-benar memprioritaskan mereka yang benar-benar membutuhkan," tegasnya.

Bupati mengingatkan bantuan harus diterima utuh 15 kg oleh penerima. Tidak lagi ada dibagikan rata kepada semua warga. "Bagi yang sudah mampu, janganlah menerima bantuan ini," kata Yazid Mahfudz.

Bupati meminta tidak mempolitisasi bantuan jaring  pengaman sosial (JPS) untuk masyarakat. “Ini mutlak uang rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) jangan ditunggangi oleh kepentingan politis," tegasnya.

Ia  mengungkapkan, penegasannya itu dengan alasan kemanusiaan. Sebab, kata dia, seperti diketahui pandemi Covid-19 ini cukup menimbulkan efek yang membuat perekonomian masyarakat turun drastis.(*)

Miris, Gadis Dibawah Umur Digilir Dua Temannya yang Kecanduan Film Dewasa

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Sungguh malang nasib Bunga (15), bukan nama sebenarnya, warga Kecamatan Poncowarno, Kebumen. Ia digilir oleh dua temannya sendiri NA dan JA warga kecamatan yang sama.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menjelaskan, Bunga digilir oleh dua temannya di rumah orang tua tersangka NA pada hari Sabtu (12/9) sekitar pukul 18.00 WIB saat kondisi sepi. 

"Awalnya korban diajak bermain ke rumah salah satu tersangka. Selanjutnya korban dipaksa masuk ke kamar." jelas AKBP Rudy, Jumat (18/9/20)

Pengakuan tersangka NA, ia tertarik dengan korban karena tidak bisa menahan hasratnya akibat sering menonton film dewasa.

“Iya Pak, saya sering nonton film dewasa. Saya sering nonton film dewasa Jepang,” ungkap NA sambil mengangguk mengiyakan.

Aksi persetubuhan itu terbongkar setelah orang tua curiga, putrinya tidak kunjung pulang saat berpamitan nonton kesenian Ebeg.

Saat sampai di rumah, anaknya bercerita telah dilecehkan oleh para tersangka. Selanjutnya orang tua korban melaporkan ke Polres Kebumen.

Dari laporan itu, pada hari Rabu (16/9) sekitar pukul 15.00 WIB, tersangka berhasil ditangkap di Jembatan Pejengkolan Kecamatan Poncowarno.

Tersangka ditahan di Mapolres Kebumen

Tersangka dijerat dengan P 81 UU RI No. 17 Th 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Th 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, diancam hukuman paling singkat 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.

Maraknya kasus persetubuhan di bawah umur di Kabupaten Kebumen, AKBP Rudy berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya. 

Terjadi Ledakan Kasus Covid-19 di Kebumen, Dalam Dua Hari Ada 69 Kasus Baru

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kebumen meningkat tajam dalam dua hari terahir. Pada Minggu, 20 September 2020 kemarin Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen melaporkan penambahan 58 kasus baru dalam sehari. Kemudian, Senin, 21 September 2020 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah  lagi 11 orang.

Koordinator Humas Gugus Tugas, Cokro Aminoto, menjelaskan terkait 58 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terjadi pada hari Minggu, 52  kasus merupakan kontak yang terjadi di 2 lingkungan pondok pesantren. Awalnya salah'satu santri kontak dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terdahulu.

Kemudian, ada tiga kasus memiliki riwayat perjalanan dari Purwokerto dan Jakarta. Sedangkan kasus satu kasus lainnya tidak ada riwayat perjalanan ke atau dari luar kota.

Hari berikutnya Senin, 21 September 2020 Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen merilis adanya penambahan sebanyak 11 kasus baru. 

Dari kesebelas kasus tersebut, terbanyak merupakan kontak erat dengan kasus terkonfirmasi terdahulu, baik kontak guru, suami yang baru dari Kalimantan.

Lainnya,  kasus memiliki riwayat perjalanan ziarah keliling, kasus bekerja  di Jakarta. 2 bulan sekali balik ke rumah di wilayah kecamatan Sruweng, dan pulang dalam keadaan sakit.



Hingga Senin,  kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen tercatat  407 orang, 154 menjalani isolasi, 242 sembuh dan 11 meninggal dunia.

Friday, September 11, 2020

'Si Pakubumi' Pantau Perkembangan KUBE di Kebumen

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Sejumlah kebijakan diluncurkan pemerintah untuk menanggulangi dan mengentaskan kemiskinan. Diantaranya PKH, program Sembako, serta bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Sejak tahun 2017 ada sekira 580 KUBE di Kabupaten Kebumen yang tersebar di 26 Kecamatan. 

KUBE ini menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kemampuan usaha serta peningkatan pendapatan anggota KUBE ang terdiri dari 10 hingga 15 orang tiap kelompok. KUBE-KUBE tersebut mendapat bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat, provinsi maupaun kabupaten.  

Namun , terdapat kendala untuk mengetahui perkembangan KUBE. Selama ini kendalanya kelompok hanya sekedar menerima bantuan sosial dari pemerintah tetapi proses pemantauan dan evaluasi KUBE masih terbatas. 

Kendala ini dijawab oleh Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Kebumen dengan meluncurkan inovasi aplikasi Si PakuBumi, singkatan dari Sistem Informasi Pemantauan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejatera (UPPKS).

Aplikasi Si Pakubumi ini berbasis web online yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja menggunakan smartphone android, komputer ataupun laptop. 

"Aplikasi ini merupakan inovasi asli hasil ahli IT Dindos PPKB Kebumen, bukan modifikasi dari aplikasi lainnya." ujar Kabid Penanganan Kemiskinan, Linjamsos Dinsos PPKB Kabupaten Kebumen, Ika Kusuma Siswandari SE,MKes.

Barcode pada kambing yang bisa discan menggunakan aplikasi Si Pakubumi. (Foto: Istimewa)

Keunikan dari aplikasi ini khususnya di KUBE kambing. Kambing KUBE diberikan barcode yang bisa di scan untuk menampilkan informasi detail dari kambing tersebut termasuk riwayat perkawinannya.

Ika menjelaskan dengan adanya aplikasi Si Pakubumi, pemantauan perkembangan KUBE dapat diupdate setiap saat bahkan dilakukan secara real time oleh pendamping KUBE. 

"Ini ada yang bunting, ini ada yang beranak, ini ada yang sakit, ini kambingnya jenis kelaminnya apa bisa dilaporkan ke kami" jelas Ika.

Aplikasi ini menjadi juara harapan 3 di tingkat Kabupaten Kebumen tahun 2020. Saat ini, Aplikasi Si Pakubumi sedang diikutkan dalam lomba inovasi tingkat provinsi yang diambil dari enam terbaik Kabupaten.

Ika Kusuma Siswandari menunjukkan piagam penghargaan aplikasi Si Pakubumi. (Foto: Istimewa)

Aplikasi Si Pakubumi ini juga dapat diakses oleh masyarakat umum melalui alamat situs sikube.com

Untuk diketahui, KUBE yang ada di Kebumen beragam jenisnya. Mayoritas adalah KUBE kambing, selain itu ada eWarong, konveksi, ayam petelur, prtukangan, tawon klanceng, bebek, entok, dan sebagainya sesuai usulan kelompok masyarakat berdasarkan  potensi daerah setempat.

Beberapa KUBE telah mendapatkan juara di tingkat provinsi diantaranya KUBE Kripik Tempe dari Gombong dan KUBE Kambing dari Rowokele.

Untuk KUBE Kambing, tiap kelompok mendapatkan bantuan 22 ekor kambing ang terdiri dari 2 kambing jantan dan 20 kambing betina.

Ika berharap, masyarakat tidak hanya memanfaatkan bantuan KUBE sesaat tapi bisa sampai kepada pengentasan kemiskinan. (BK01/Mat)


© Copyright 2009-2020 Berita Kebumen | All Right Reserved