Peristiwa

Ads

Ekonomi

WISATA

Kriminal

BERITA TERBARU

Wednesday, September 18, 2019

Kampung Garam Kebumen Bakal Diresmikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Setelah Kampung Inggris, Kampung Arab dan Kampung Jawa, Kebumen bakal memiliki satu kampung lagi yakni Kampung Garam. Launching Kampung Garam yang dipusatkan di Desa Miritpetikusan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen ini rencananya akan dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti pada 24 September 2019 mendatang bersamaan dengan kampanye gemar makan ikan.

Pembentukan Kampung Garam Kebumen digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kabupaten Kebumen. Sebab Kabupaten Kebumen kini memilik kampung pengolah garam yang mampu memproduksi garam 36 ton. Kualitas garamnya pun cukup baik dengan kadar NaCl 95,75 persen. 

Kampung garam itu tersebar di 12 kelompok petambak garam dan mendapat binaan dari tiga kementerian, yaitu Menko Kemaritiman, Menko Perekonomian serta Menteri Kelautan dan Perikanan.

Kawasan pantai sepanjang 57 yang berada di pesisir selatan Kebumen menjadikan perkembangan usaha garam rakyat di Kabupaten Kebumen sangat potensial.

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz pun antusias dengan perkembangan usaha garam rakyat di Kebumen. Bupati berharap ke depan usaha garam rakyat yang ada di Kebumen bisa memenuhi konsumsi garam rumah tangga dan juga garam industri. Terlebih kualitas bahan baku garam yakni air laut Kebumen masih jauh lebih bersih dibanding Pantura. Sehingga berpotensi dikembangkan bukan hanya untuk garam konsumsi, namun juga untuk industri, farmasi hingga untuk kecantikan dan spa.

Garam Kebumen nampak putih bersih. Foto: Jagat Kebumen Explore/FB


Awal Mula Garam Rakyat di Kebumen

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kebumen Laode Haslan menerangkan bahwa usaha garam rakyat di Kebumen sebenarnya baru dimulai secara resmi sejak 2018. Kala itu 16 Februari 2018 pihaknya bersama beberapa kelompok petambak garam diundangi acara penyuluhan perikanan pemanfaatan tunnel pengolah garam rakyat di Pantai Bunton, Adipala, Cilacap bersama Balai Pendidikan, Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Tegal, di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. Setelah itu pihaknya mengikutkan sekitar 30 orang perintis petambak garam rakyat di pesisir Kebumen dalam pelatihan.

Menurut Laode, sejak itu para petani petambak garam di Kebumen semakin bergairah. Bahkan mereka tak segan bergotong royong membeli peralatan pengolahan garam sampai puluhan juta rupiah. Modal tersebut untuk membeli peralatan demplot tunnel dari berbagai bahan, sepert pipa paralon, mesin pompa, plastik dan lainnya. Tunnel dalam bahasa Inggris artinya terowongan. Pembuatan garam dengan sistem tunnel adalah membuat bak-bak penguapan yang dilapisi plastik HDPE di bagian bawah, ditutup plastik UV di bagian atas dan di desain seperti terowongan.

Bahkan produksi garam rakyat di Kebumen sampai Juli lalu sudah mencapai 36 ton. Itu dihasilkan dari 12 kelompok petambak garam di Desa Mirit Petikusan Kecamatan Mirit, Desa Kaibon Kecamatan Ambal, Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong, Desa Surorejan, Waluyorejo dan Sidoharjo Kecamatan Puring.

Pihaknya juga memperoleh bantuan dari APBD Provinsi Jateng senilai Rp 200 juta serta dari APBD kabupaten Rp 140 juta untuk bantuan pembuatan demplot sistem tunnel usaha garam rakyat. Bahkan produksi garam rakyat Kebumen telah diuji laborat (SNI) dengan hasil kandungan NaCL (natrium clorida) 95,75, artinya kandungan garam dapur telah memenuhi syarat sehingga untuk garam konsumsi tergolong sangat bagus.

Kabid Usaha Perikanan Sigit Dwi Purnomo menambahkan, target produksi petambak garam rakyat di Kebumen saat ini yakni 7-8 ton per bulan. Sedangkan potensi maksimal dari 12 kelompok petambak garam rakyat di Kebumen mencapai 200 ton/bulan. Hal itu berdasar perhitungan konsultan dari Unsoed Purwokerto. Namun masih ada beberapa kendala, mulai perlunya perluasan area demplot hingga menambah peralatan produksi. Diharapkan pula pada 2020 anggaran dari APBD Kebumen maupun bantuan Provinsi lebih meningkat.

(BK01/Suarabaru.id/Komper Wardopo)

Thursday, September 5, 2019

Unggah Konten Hoax Papua, Youtuber Asal Kebumen Terancam 6 Tahun Penjara

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Seorang Youtuber asal Kebumen, Andria Adiansah (25) harus berurusan dengan hukum lantaran mengunggah video hoax terkait pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya. Konten tersebut turut memperkeruh insiden kericuhan yang berujung pada bentrokan di Papua Barat.

Akibat perbuatannya, Andria ditangkap Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. Ia dijerat Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE, serta Pasal 45 ayat 2 tentang ujaran kebencian dengan ancaman hukumannya 6 tahun penjara.


Pelaku memanipulasi video kolase foto-foto lawas dari insiden di Gedung Asrama Mahasiswa Papua tahun 2017 silam yang seakan-akan menjadi bagian video lain dalam kericuhan di Asrama Mahasiswa Papua, Jumat (16/8/2019) kemarin. Kemudian video berdurasi 1 menit 34 detik tersebut diunggah dalam akun channel youtube bernama 'SPLN Channel' dengan judul provokatif “Tolak Bendera Merah Putih, asrama Jalan Kalasan digeruduk warga”.

"Foto-foto itu diambil pada bulan Juli tahun 2017. Namun, oleh pelaku gambar itu diunggah ulang pada 16 Agustus 2019. Unggahan ini juga dilengkapi deskripsi tentang aksi massa di Jalan Kalasan tanggal 16 Agustus, sehingga seolah-olah gambar tersebut baru," kata Wadir Reskrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara, Kamis (5/9/2019).

Arman menambahkan, tersangka Andria tidak terkait dengan tersanga sebelumnya, yakni Samsul Arifin (SA); Tri Susanti (Susi); maupun Veronica Koman (VK). Andria hanyalah seorang youtuber yang berdiri sendiri.

(BK01/bbs)


Sunday, September 1, 2019

Nih, Juara Lomba Video Kreatif "Kebumen Pancen Maen"

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Dalam rangka memperingati HUT ke-390 Kabupaten Kebumen Agustus kemarin, Pemkab Kebumen menggelar lomba video kreatif bertemakan "Kebumen Pancen Maen".

Setelah melalui tahapan seleksi, berikut juara lomba tersebut:

Juara 1: Dimas Wibisono dengan judul video 'Bangga dadi wong Kebumen'
Juara 2: Faahim Fannani dengan judul video 'Sebuah cerita singkat tentang Kebumen'
Juara 3: Ghufron Faozi dengan judul video 'Ayo plesir Kebumen'

Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah uang tunai:
Juara 1 Rp 1.750.000
Juara 2 Rp 1.500.000
Juara 3 Rp 1.000.000

Berikut video karya para juara Lomba Video Kreatif dengan tema "Kebumen Pancen Maen".


Selamat kepada para juara, semoga menambah motivasi untuk membuat video kreatif dan mengangkat pariwisata Kebumen.


Truk Ringsek Tertimpa Tebing Longsor, Beruntung Sopir Bisa Selamat



BERITAKEBUMEN.CO.ID - Peristiwa tebing longsor terjadi di tambang batu cadas di Dukuh Sumelang Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen,Sabtu (31/8/2019)siang. Longsoran tebing menimpa truk hingga ringsek. Beruntung sang sopir bisa diselamatkan, namun harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tulang.

Informasi yang dihimpun, kronologi peristiwa terjadi saat truk pengangkut batu cadas Nopol AA-1337-TD berada di lokasi. Sembari menunggu muatan penuh, sang sopir Safri Nurochman (21) warga Desa Muktisari Kecamatan Kebumen beristirahat di dalam kabin. Sementara empat pekerja lain tengah memuat batu dinaikan ke dalam bak truk.

Awalnya para pekerja tidak mendengar suara retakan dan tidak mengetahui jika tebing hendak longsor. Mereka diberitahu oleh Pramuka dari SMA Pejagoan yang hendak latihan turun tebing di lokasi tersebut. Para pekerja pun segera menyingkir dari tebing setelah diberitahu dan mendengar suara gemuruh.

Seketika batu-batu berjatuhan dan menimpa truk hingga ringsek. Sopir di dalam truk yang tak mengetahui isyarat longsor turut menjadi korban.

"Sopir truk ini tidak mendengar karena saat itu yang bersangkutan sedang istirahat di dalam kabin. Selanjutnya truk tertimpa batu cadas saat longsor itu," ujar Kapolres Kebumen, AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Kebumen, AKP Hari Harjanto, Minggu (1/9/2019).

Peristiwa tersebut lantas dilaporkan warga ke Polsek Kebumen yang segera mendatangi tempat kejadian perkara, dan memasang garis polisi. Karena tidak menutup kemungkinan akan adanya longsor susulan.

Proses evakuasi korban sopir truk yang terjebak di dalam kabin berlangsung cukup lama. Banyaknya batu cadas berukuran besar yang menutupi badan truk menyulitkan evakuasi. Bahkan truk hanya bergeser 10 meter dari tempatnya semula saat ditarik.

Setelah berhasil dievakuasi, korban segera dilarikan ke RS Permata Medika Kebumen. Korban mengalami luka patah pada bagian tangan.(mat/BK01)

Friday, August 30, 2019

Pemerintah Kebumen Kenalkan Geopark Karangsambung-Karangbolong pada Google Asia Pasifik

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Untuk menunjang kemajuan Geopark Karangsambung - Karangbolong, Disporawisata Kabupaten Kebumen mengadakan FGD (Forum Group Discussion) dengan menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya perwakilan dari Google Asia Pasifik, Novita Listiani.

Narasumber lainnya yakni Ir. Djoenedi Fatchurahman, M.Si selaku Ketua Harian Badan Pengelola Geopark, ada Edi Hidayat, S.T, M.T, selaku kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (UPT BIKK) Karangsambung Kebumen LIPI di Kampus LIPI Karangsambung, Kebumen, serta Don Kardono selaku Staff Khusus Menteri Pariwisata Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono 

Pemerintah kebumen serius dalam membangun Geopark Karangsambung - Karangbolong yang mencakup 117 Desa dari 12 Kecamatan. Dalam FGD yang diadakan di Kampus Lipi Karangsambung (28/08) Bupati Kebumen Yazid Mahfudz mengatakan jika semua OPD sudah diinstruksikan untuk mensupport Geopark Karangsambung - Karangbolong.

"Untuk itu FGD ini diharapkan bisa untuk mengoptimalkan bersama dalam mengembangkan Geopark Karangsambung - Karangbolong sesuai dengan pemerintah pusat", jelas Bupati dalam sambutannya.

Potensi Kebumen dengan kekayaan batuan purba di Lokasi Geopark terutama Karangsambung sangat perlu untuk dijaga. Batuan purba tersebut dulunya berada didasar laut yang kemudian terangkat. 

Perwakilan dari Google Asia Pasifik, Novita Listiani begitu mengapresiasi keindahan alam di wilayah Geopark setelah melihat foto-foto yang diambil dari ketinggian. Penampakkan perbukitan batuan purba yang dimiliki oleh Kebumen begitu menakjubkan.

Dalam paparannya Novita menjelaskan bahwa google pernah bekerja sama dengan geopark di Indonesia, yakni Geopark Rinjani yang bisa dilihat melalui Google Earth maupun Google Tracker (untuk Global Audiens). Saat ini Google dalam penelusuran terbarunya telah diakses oleh 1 Milyar lebih orang perhari. 

"Diharapkan titik-titik potensial di wilayah Geopark ini bisa dibuat, selain titik-titik wisata. Karena akan semakin banyak orang tahu ketika mengakses google dengan kata kunci Geopark Karangsambung-karangbolong", lanjut beliau dalam presentasinya dihadapan peserta FGD.

Fitur-fitur baru yang dimiliki Google juga akan mempermudah dalam mengenalkan serta mempromosikan Geopark Karangsambung - Karangbolong. Seperti Google Event, Travel Guide, dan Google Art & Culture. 

Pemerintah Kabupaten Kebumen menyambut baik, dan berencana untuk bekerjasama dengan Google untuk lebih memperkenalkan kepada dunia betapa lengkap dan manakjubkannya kawasan Geopark Karangsambung-Karangbolong. (Yogi/BK02)


Pemerintah Kebumen memperkenalkan Geopark Karangsambung-Karangbolong pada Google Asia Pasifik
Para narasumber FGD salah satunya dari perwakilan Google Asia Pasifik. (Dok. Beritakebumen.co.id)

VIDEO

Nasional

Hiburan

Olahraga

Politik

© Copyright 2019 Berita Kebumen | All Right Reserved