Ads

Saturday, May 9, 2020

Tidak Kurang dari 27.000 lebih Keluarga, Menerima Bantuan Sosial Tunai

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Efek Pandemi Covid-19 memang sangat terasa, terutama disektor ekonomi, ini berhubungan dengan penghasilan yang didapat oleh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kebumen pun mulai mencairkan bantuan untuk Warganya yang terdampak Pandemi. 

Tidak Kurang dari 27.000 lebih Keluarga, Menerima Bantuan Sosial Tunai

Bagi warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sekarang sudah bisa bernafas lega. Pada jumat (8/5) merek mulai menerima program bantuan dari Pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat yang terdampak pandemi corona (COVID-19). 

Tidak kurang dari 27.000 lebih keluarga, menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI senilai masing-masing Rp 600 ribu. Kantor Pos Kebumen sendiri menjadi tempat penyaluran BST untuk 21.736 keluarga penerima bantuan.

Penyaluran bantuan melalui Kantor Pos Kebumen tersebut mendapat perhatian dari Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz yang datang untuk memantau secara langsung ke lokasi. 

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat," ujar Bupati.

Data penerima BST dari Kemensos RI berasal dari Pemerintah Pusat sehingga bukan ditentukan oleh Pemerintah Daerah sendiri apalagi oleh Desa. 

Bagi yang terdampak Covid-19 belum menerima, akan melalui program lain


Dan bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, akan diupayakan melalui program lain seperti BLT Dana Desa. Namun, proses pencairan bantuan akan berbeda waktunya.

Proses pencairan bantuan yang dilaksanakan juga dengan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi corona, yakni dengan dibuat berjarak, sehingga masyarakat akan tetap aman.  

Hal ini juga dijelaskan Kepala Kantor Pos Kebumen Hendi Nugroho, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Dengan banyaknya calon penerima bantuan, penyaluran akan dijadwalkan selama satu pekan ke depan. Tahap pertama ini diharapkan dapat tersalurkan BST dengan baik kepada masyarakat.

“Syarat pengambilan harus membawa identitas diri dan Kartu Keluarga asli. Bagi yang berhalangan dapat diwakilkan keluarga yang masih dalam satu KK dengan penerima,” ucapnya. 

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen sebanyak 27 Kasus


Perlu diketahui juga bahwa hingga saat ini, jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen mencapai 27 kasus, dengan rincian dirawat ada sebanyak 17 orang, untuk yang berhasil sembuh ada sebanyak 8 orang, sedang 2 orang meninggal dunia. 

Kemudian untuk jumlah Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Kebumen totalnya saat ini 153 dengan rincian, 14 Pasien meninggal dunia tanpa hasil Lab, 41 telah pasien selesai pengawasan, 74 pasien dengan hasil Lab negatif dan 24 Pasien masih dalam pengawasan. 

Untuk Orang dalam pemantauan (ODP) totalnya ada 2.638 dengan rincian 170 masih dalam proses pemanrauan dan 2.648 orang telah selesai pemantauan. 

Hingga saat ini, total pendatang yang ke Kebumen sendiri tercatat ada sebanyak 64.822. (Bk02/Yog)

Src. corona.kebumenkab.go.id/

Friday, May 8, 2020

Sebanyak 400 Paket Sembako Dibagikan NU Kutosari

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Dengan mewabahnya pandemi Covid-19, masyarakat merasakan dampaknya disektor ekonomi, terutama berkurangnya penghasilan. Mereka yang bekerja sebagai pedagang,  buruh dan lainnya tak luput dari dampak lesunya perekonomian. 

Sebanyak 400 Paket Sembako Dibagikan NU Kutosari


Kepedulian jiwa sosial terus berdatangan dari mana saja sebagai sifat dasar bahwa manusia tak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Semuanya menginginkan tujuan yang mulia, untuk saling membantu dalam mengurangi beban hidup orang yang terkena dampak Covid-19, melalui kegiatan-kegiatan bakti sosial yang beragam.

Salah satu Desa di Kebumen, tepatnya di Kutosari. Masyarakat yang tergabung dalam Badan Organisasi Masyarakat Nahdliyin, merasa terpanggil. 

Para kader penggerak NU yang terdiri atas Pemuda Ansor, Fatayat, beserta Muslimat bahu membahu menggalang dana dari para donatur untuk selanjutnya dibagikan dalam bentuk sembako.

Ada sebanyak 400 paket sembako, setiap paket senilai 50.000


Sebanyak 400 paket sembako dibagikan dalam 4 tahap, masing-masing tahapan terkumpul 100 paket. Selanjutnya, dibagikan ke 5 RW di wilayah Desa Kutosari. Kegiatan pembagian ini, menurut Nanang selaku ketua panitia NU Kutosari Berbagi, pembagian dilaksanakan setiap hari minggu sore menjelang buka oleh para kader NU,  Fatayat dan Muslimat di ranting Kutosari.  Setiap paket senilai 50.000 berisi beras,  gula,  teh,  Sirup dan mie instan.  

Nanang berharap dengan kepedulian terhadap sesama seperti ini, akan banyak melahirkan bakti sosial lain ditengah pandemi seperti ini. Pihaknya mengatakan tetap membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mendermakan berupa bantuan melaluinya untuk disalurkan kepada yang berhak. 

Sebanyak 400 Paket Sembako Dibagikan NU Kutosari

Niat baik kader penggerak NU mendapatkan sambutan positif dari perangkat Desa. Pemdes setempat turut membantu memetakan data masyarakat yang layak menerima bantuan. Hal ini menyeluruh hingga ke RT-RW setempat, serta usulan dan pertimbangan kondisi yang ada. “Kami berterimakasih kepada pihak Pemdes atas koordinasinya supaya bantuan yang disalurkan tepat sasaran”, kata Nanang.

Kepala Desa Kutosari, HM Fadlan mengatakan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras NU ranting Kutosari yang sudah peduli terhadap warga Kutosari yang terdampak akibat virus corona dengan mengadakan bhakti sosial dalam bentuk pembagian sembako sehingga bisa meringankan beban. (Bk/Catur)

Tuesday, May 5, 2020

Pedagang Bakso ini Rela Menabung Demi bisa Mengkonsumsi Sabu-Sabu

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Biasanya orang menabung untuk bisa pergi haji, tapi seorang pedagang bakso beriinisial SJT (27) warga Desa Krakal Kecamatan Alian Kebumen harus berurusan dengan kepolisian karena diduga mengkonsumsi Narkoba jenis Sabu.

Pedagang Bakso ini Rela Menabung Demi bisa Mengkonsumsi Sabu-Sabu


Tersangka tertangkap tangan oleh Sat Resnarkoba Polres Kebumen saat mengkonsumsi di Desa Gemeksekti Kecamatan/Kabupaten Kebumen pada hari Selasa 24 Maret 2020.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat press rilis, dari penangkapan itu pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 paket Sabu seberat 1,03 Gram dan satu Handphone android merk Samsung.

“Pengakuan tersangka, ia mengkonsumsi Sabu mulai setengah tahun belakangan. Uang hasil jualan bakso untuk membeli Sabu yang harganya jutaan Rupiah,” jelas AKBP Rudy didampingi Kasat Res Narkoba AKP R Widiyanto, Selasa (5/5).

Kepada penyidik, tersangka telah mengakui perbuatannya telah mengkonsumsi Narkoba Jenis Sabu.

Bahkan tersangka yang ternyata masih membujang itu rela menabung dari hasil ia berjualan bakso, untuk bisa mendapatkan Narkoba jenis Sabu.

Kini, akibat dari perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara dan denda paling banyak delapan milyar Rupiah. (BK02/ Humas Polres Kebumen)

2 Orang Pasien Sembuh dan Bertambah 2 Orang Positif Covid-19, Salah satunya Seorang Dokter

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Pasien Positif Covid-19 yang berhasil sembuh merupakan sebuah kabar gembira untuk semuanya. Seperti pada Selasa (5/5) 2 orang pasien Positif Covid 19 diumumkan sembuh, setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Pasien sembuh tersebut adalah seorang pria (53) warga kecamatan Puring dan perempuan (34) warga kecamatan Karanganyar. Sehingga sampai dengan saat ini Pasien Positif Covid-19 yang sembuh menjadi 8 orang.

Namun, selain penambahan pasien yang sembuh, Kasus virus Corona di Kabupaten Kebumen juga  kembali mengalami penambahan, sampai saat ini sudah sebanyak 27 kasus. Sedangkan untuk Jumlah pasien yang sembuh Corona juga mengalami penambahan menjadi 8 orang dan meninggal ada 2 orang.

2 Orang Pasien Sembuh dan Bertambah 2 Orang Positif Covid-19, Salah satunya Seorang Dokter


Hal itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Kebumen Cokro Aminoto saat menggelar Jumpa Pers di Posko Penangggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen Selasa (5/5).

Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen bertambah 2 orang


Terjadi penambahan sebanyak 2 orang yang Positif terpapar Covid-19. Dua orang tersebut merupakan warga di Kecamatan Kebumen seorang perempuan berinisial WH (52) yang juga merupakan seorang Dokter disalah satu rumah sakit di Kebumen, beliau mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien positif Covid-19, saat ini pasien sudah dirawat di RS Darurat Covid-19 Kebumen dan pasien yang kedua dari Kecamatan Bonorowo, seorang perempuan berinisial I (21) mempunyai riwayat perjalanan dari Semarang, sekarang sudah di rawat RS PKU Muhammadiyah Gombong.

2 Orang Pasien Sembuh dan Bertambah 2 Orang Positif Covid-19, Salah satunya Seorang Dokter
corona.kebumenkab.go.id

"Dengan bertambahnya dua pasien tersebut, maka jumlah total Kasus Pasien Positif Covid-19 hingga saat ini tercatat menjadi 27 kasus orang pasien positif, 17 diantaranya dalam proses perawatan, 8 pasien sudah sembuh sebanyak 2 orang dan 2 orang meninggal dunia", ungkap Cokro Aminoto selaku Juru Bicara Gugus Tugas Kebumen di Posko Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen Selasa (5/5).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen yang sekaligus sebagai Humas Gugus Tugas Kusbiyantoro menyampaikan bahwa Pasien I merupakan salah satu mahasiswi di salah satu Universitas di Semarang. Pihaknya pulang ke Kebumen beberapa waktu yang lalu. Kemudian ia merasa adanya gejala sakit dan periksa di Puskesmas. Karena habis perjalanan dari daerah zona merah, kemudian dilaksanakan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya diaksanakan swab dan hasilnya pun positif. Sedangkan untuk WH, tertular saat sedang menangani pasien yang sedang sakit.

‘’Untuk pasien berinisial I sebelumnya pernah melakukan perjalanan dari Semarang. Sedangkan Pasien WH memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif Covid-19,’’ terangnya.

Jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) dan Jumlah Pasien Dalam Pantauan (PDP) di Kebumen


Adapun Orang Dengan Pemantauan (ODP) hingga hari ini tercatat ada sebanyak 2.606 orang, 2.363 orang diantaranya telah selesai pemantauan, sedangkan 243 orang masih dalam pemantauan.

Selanjutnya untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga saat ini tercatat 143 orang, sebanyak 13 orang meninggal dunia tanpa hasil lab, dan 32 orang diantaranya telah selesai pengawasan. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 18 orang dan PDP dengan hasil lab negatif sebanyak 73 orang.

Pendatang yang ke Wilayah Kabupaten Kebumen, saat ini total pendatang ada sekitar 62.356 orang 

Masyarakat dihimbau untuk Tetap Tenang dan Mengikuti Anjuran Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Kebumen


Dengan semakin bertambahnya kasus tersebut, kepada masyarakat dihimbau untuk terus mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya adalah dengan sering mencuci tangan memakai sabun di air yangmengalir. 

Tetap tinggal di rumah saja jika tidak ada urusan yang mendesak, dengan menjaga jarak aman ketika berkomunikasi dengan orang lain. Tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dengan orang banyak, dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

Untuk itu masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak panik, serta senantiasa berdoa. Setiap pagi hari agar membuka pintu dan jendela, serta untuk tidak menggunakan AC ruangan, agar di dalam ruangan ada pergantian udara dan tidak lembab. 

Sedangkan bagi para pemudik untuk lapor RT/RW setempat dan dengan kesadaran diri untuk melakukan karantina diri, karena bisa berisiko membawa Covid-19 meskipun tidak sakit.

Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas terus menjaga wilayah Perbatasan dan juga Membuat Dapur Umum


Sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran corona di Kabupaten Kebumen, hingga kini Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga terus melakukan pemeriksaan terpadu dan skrining kesehatan bagi pemudik atau pelintas di 6 titik (chekpoint) perbatasan Kabupaten Kebumen, termasuk berbagai pendekatan sosialisasi  ke masyarakat termasuk melibatkan tokoh agama, TNI dan Polri. 

Hari ini juga  telah diperiksa 204 kendaraan, dengan penumpang turun di Kebumen sebanyak 64 orang

Selain itu, menyusun berbagai kebijakan APBD untuk mengantisipasi dan menangani Covid-19. Hari ini Gugus Tugas menyelenggarakan rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi perkembangan kasus Covid-19 dan berbagai kebijakan penanganan kasus di lapangan. 

Diantaranya akan memperketat pelaksanaan phisical distancing dan penggunaan masker di pasar pagi dan Pasar Tumenggungan.

Kegiatan dapur umum ini melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, PMI,  UBALOKA, HMI Cabang Kebumen serta Relawan. Kendati demikian, upaya pemerintah tersebut tidak bisa terwujud tanpa adanya peran serta dari masyarakat agar virus corona (Covid-19) bisa dicegah.


Sumber: corona.kebumenkab.go.id

Saturday, May 2, 2020

Pasien Positif Covid-19 di Kebumen Bertambah 2 Orang, Berikut Updatenya

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Kasus virus Corona di Kabupaten Kebumen mengalami kenaikan, sampai dengan Minggu (3/5) sudah sebanyak 21 kasus. Sedangkan untuk Jumlah pasien yang sembuh Corona ada 6 orang dan meninggal ada 2 orang.

Pasien Positif Covid-19 di Kebumen Bertambah 2 Orang, Berikut Updatenya


Hal itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Kebumen Cokro Aminoto saat menggelar Jumpa Pers di Posko Penangggulangan Covid-19 Kabupaten Kebumen Sabtu malam (2/5).

Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen bertambah 2 orang


Terjadi penambahan sebanyak 2 orang pasien Positif terpapar Covid-19. Dua orang tersebut merupakan warga di Kecamatan Kebumen. Pertama adalah seorang perempuan berinisila LT (79) pasien Rujukan lab dari RS Bethesda Yogyakarta dan Seorang lak-laki berinisal SA (23) yang merupakan pasien Rujukan lab dari RSDS Kebumen.

“Malam ini kita sampaikan untuk pasien positif Corona bertambah dua orang,’’ ungkap Cokro Aminoto didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiyantoro dan Kabag Humas Setda Eko Purwanto.

Dengan bertambahnya dua pasien tersebut, maka jumlah total saat ini tercatat menjadi 21 kasus orang pasien positif, 13 diantaranya dalam proses perawatan, 6 pasien sudah sembuh dan 2 orang meninggal dunia. 

Jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) dan Jumlah Pasien Dalam Pantauan (PDP)


Adapun Orang Dengan Pemantauan (ODP) hingga hari ini tercatat ada sebanyak 2.558 orang, 2.278 orang diantaranya telah selesai pemantauan, sedangkan 279 orang masih dalam pemantauan.

Selanjutnya untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga saat ini tercatat 130 orang, sebanyak 12 meninggal dunia tanpa hasil lab, dan 32 orang diantaranya telah selesai pengawasan. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 18 orang dan PDP dengan hasil lab negatif sebanyak 68 orang.

Riwayat 2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen


Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kebumen Kusbiyantoro menyampaikan bahwa pasien berinisial LT merupakan salah satu warga Kebumen yang dirujuk ke Yogyakarta untuk perawatan. LT memiliki riwayat erat kontak dengan pasien positif. Sedangkan SA dalam riwayatnya pernah berpergian ke Boyolali pada 21-23 April 2020 untuk bertemu keluarga.

"Pasien ada gejala sesak nafas. Kami meminta keluarga melakukan karantina untuk rapid tes dan pelacakan warga yang pernah berkontak," ucapnya.

Masyarakat dihimbau untuk Tetap Tenang dan Mengikuti Anjuran Pemerintah


Dengan semakin bertambahnya kasus tersebut, kepada masyarakat dihimbau untuk terus mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya adalah dengan sering mencuci tangan memakai sabun di air yangmengalir. 

Tetap tinggal di rumah saja jika tidak ada urusan yang mendesak, dengan menjaga jarak aman ketika berkomunikasi dengan orang lain. Tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dengan orang banyak, dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

Untuk itu masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak panik, serta senantiasa berdoa. Setiap pagi hari agar membuka pintu dan jendela, serta untuk tidak menggunakan AC ruangan, agar di dalam ruangan ada pergantian udara dan tidak lembab. 

Sedangkan bagi para pemudik untuk lapor RT/RW setempat dan dengan kesadaran diri untuk melakukan karantina diri, karena bisa berisiko membawa Covid-19 meskipun tidak sakit.

Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas terus menjaga wilayah Perbatasan dan juga Membuat Dapur Umum


Sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran corona di Kabupaten Kebumen, hingga kini Pemkab Kebumen melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga terus melakukan pemeriksaan terpadu dan skrining kesehatan bagi pemudik atau pelintas di 6 titik (chekpoint) perbatasan Kabupaten Kebumen, termasuk mengalokasikan anggaran untuk penanganan covid-19 bagi masyarakat yang terdampak.

Selain itu, Pemkab juga telah membuat dapur umum untuk menyiapkan 1000 makanan siap santap perharinya, selama ramadhan untuk didistribusikan ke masyarakat yang terdampak corona. 

Kegiatan dapur umum ini melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, PMI,  UBALOKA, HMI Cabang Kebumen serta Relawan. Kendati demikian, upaya pemerintah tersebut tidak bisa terwujud tanpa adanya peran serta dari masyarakat agar virus corona (Covid-19) bisa dicegah.


Sumber: corona.kebumenkab.go.id

5 Ton Beras Dikirimkan untuk Perantau, sebagai Bentuk Kepedulian Warga Desa Winong

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Semangat gotong royong ditunjukan warga Desa Winong, Mirit, Kebumen. Melalui gerakan sosial dari IKW (Ikatan Keluarga Winong) yang mana orang tua di kampung akan mengirimkan sembako (beras) untuk anaknya yang berada di Jakarta dan sekitarnya, karena sudah memilih tidak mudik. 

Proses pengumpulan beras di akomodir oleh team/ panitia yang berada di Desa Winong. Kloter pertama ini kurang lebih ada sebanyak 5 ton beras yang diberangkatkan sore ini Sabtu (2/5).

5 Ton Beras Dikirimkan untuk Perantau, sebagai Bentuk Kepdulian Warga Desa Winong


Suprapto selaku ketua panitia pelaksana gerakan sosial di Desa Winong ini mengungkapkan, setelah adanya himbauan pemerintahan untuk larangan mudik. Maka para orang tua berswasembada dan menekankan pada IKW di Jabodetabek untuk mentaati himbauan dari pemerintah tersebut.

Kepedulian Warga Desa Winong sehingga mengirimkan Bantuan 5 Ton Beras


"Kami berharap, untuk para IKW di Jabodetabek untuk mentaati himbauan pemerintah, dan kami peduli dengan kondisi saat ini disana, dan ini bisa diterima sebagai imbas tidak bisa mudik karena larangan pemerintah", lanjut beliau.

Pengiriman bantuan kepada warga Winong di Jabodetabek ini, sebagai bentuk kepedulian warga yang ada di Desa Winong kepada para perantau yang memilih tidak pulang. Dengan begitu, lebih bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

5 Ton Beras Dikirimkan untuk Perantau, sebagai Bentuk Kepdulian Warga Desa Winong
Bantuan Logistik Imbas Covid-19 dari warga desa Winong

"Beberapa sudah ada yang di PHK, oleh karena itu, warga Desa Winong berembug untuk bergotong royong membantu warga Winong yang berada di Jabodetabek yang tidak bisa mudik", ungkap Kaseni, selaku Kepala Desa Winong.

Beliau juga berharap, pengiriman makanan ini tidak hanya sekali ini dan tetep bisa berlanjut.

"Mudah-mudahan Covid-19 ini tidak akan lama, dan kita semua dilindungi Allah SWT", sambung Kaseni.

Sekitar 150 Orang warga Desa Winong yang terdata dan masih banyak juga Warga Winong belum mengirimkan datanya yang berada di Jabodetabek memilih untuk tidak mudik. 

Pengiriman Beras telah sampai di Bekasi Pukul 05.30 WIB

5 Ton Beras Dikirimkan untuk Perantau, sebagai Bentuk Kepdulian Warga Desa Winong
Warga desa Winong di Jabodetabek bahagia

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada warga desa Winong, dengan pengiriman beras ini mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi Warga Winong yang disini yang terkena dampak Covid 19 dan juga gelombang PHK", tutur Jati Prayono selaku ketua IKW yang sekarang berada di Bekasi.

Selanjtunya, beras akan didistribusikan kepada warga Winong di jabodetabek dan sekitarnya yang terdampak Covid 19. 

Razia Warung di Klirong, Puluhan Botol Miras Diamankan Polres Kebumen

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Dalam rangka Operasi Cipta Kondisi dan Ops Ketupat Candi 2020 di wilayah Kecamatan Klirong, Polres Kebumen telah mengamankan puluhan botol minuman keras.

Razia Warung di Klirong, Puluhan Botol Miras Diamankan Polres Kebumen
Humas Polres Kebumen


Dalam operasi yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba itu, Polres Kebumen mengamankan minum keras dengan berbagai jenis di beberapa warung, diantaranya 10 botol Miras jenis anggur, 13 Vodka, 21 Ciu Botolan, dan 1 botol Bir.

Razia Minuman Keras dilakukan Berkat Masyarakat


Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan dalam press rilisnya mengungkapkan, jika razia dilakukan itu menyusul adanya laporan dari warga masyarakat yang mengaku resah, Kamis (30/4).

“Razia ini bermula dari laporan masyarakat. Setelah kita tindaklanjuti menemukan puluhan botol minuman keras ini di beberapa warung,” kata AKBP Rudy didampingi Kasat Resnarkoba AKP R Widiyanto di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen.

Diungkapkan oleh AKBP Rudy, dari razia ini diharapkan masyarakat akan lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Polisi Butuh Peran Aktif Masyarakat agar tercipta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat


Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak segan untuk melaporkan jika di daerahnya ada yang menjual minuman keras.

Menurutnya situasi Kamtibmas tidak bisa terjadi dengan sendirinya. Namun ada peran aktif dari masyarakat yang bersinergi dengan kepolisian.

“Kepada warga masyarakat, sekecil apapun laporan akan kami tindak lanjuti,” tandasnya.


Sumber: Humas Polres Kebumen
© Copyright 2019 Berita Kebumen | All Right Reserved