Korban diperkirakan telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Kejadian tersebut menyisakan duka mendalam, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial terhadap warga yang hidup sendiri, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin sibuk, perhatian terhadap lingkungan sekitar menjadi hal yang tak boleh diabaikan.
Ditemukan Setelah Warga Mencium Bau Tak Sedap
Korban diketahui bernama Isroi Usman (56), seorang wiraswasta yang beberapa waktu terakhir tinggal sendirian sejak istrinya meninggal dunia. Warga sekitar mengaku terakhir kali melihatnya beberapa hari sebelum bulan puasa.
Penemuan jasad bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Seorang tetangga, M Khasbun, mencium bau menyengat dari arah rumah korban. Bersama warga lainnya, ia mencoba memastikan sumber bau tersebut. Salah seorang warga kemudian mengintip melalui celah rumah dan melihat korban dalam posisi telungkup serta sudah dalam kondisi membusuk.
Warga akhirnya mendobrak pintu untuk memastikan keadaan sebelum melaporkannya ke polisi.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan, “Saat ditemukan, pintu rumah terkunci dari dalam. Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.”
Hasil Olah TKP dan Pemeriksaan Medis
Petugas dari Polsek Alian bersama tim Inafis, PMI, perangkat desa, serta tenaga medis Puskesmas Alian segera mendatangi lokasi untuk melakukan Olah TKP Polsek Alian. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ada luka akibat benda tajam, benda tumpul, maupun jeratan. Selain itu, barang-barang berharga di dalam rumah juga tidak ada yang hilang.
“Tidak ada indikasi tindak pidana. Semua barang dalam kondisi utuh dan pintu terkunci dari dalam,” tegas Kapolres.
Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.
Diduga Akibat Penyakit
Korban diketahui memiliki riwayat stroke dan diabetes. Polisi menduga kematian tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatannya.
Meski demikian, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan tanpa autopsi. Pihak keluarga menolak dilakukan pemeriksaan dalam dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
Polisi memastikan kasus ini sebagai Kematian wajar di Kebumen 2026 dan tidak ditemukan unsur kriminal dalam peristiwa tersebut. Jenazah telah dimakamkan pada Senin malam.
Peristiwa Pria ditemukan meninggal di Alian Kebumen ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap warga yang tinggal seorang diri, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit kronis dan keterbatasan fisik.(BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
