DomaiNesia

Polres Kebumen Gelar Doa Bersama Anak Yatim Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Polres Kebumen Gelar Doa Bersama Anak Yatim Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, berbagai persiapan terus dilakukan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Selain menyiapkan personel dan sarana pengamanan, pendekatan spiritual juga dilakukan sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Suasana khidmat terlihat di Masjid Assara Polres Kebumen pada Sabtu (14/3/2026) sore. Di tempat tersebut digelar kegiatan doa bersama yang melibatkan anak-anak yatim piatu dari Yayasan Muhammadiyah Kebumen. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari persiapan menyambut Operasi Ketupat Candi 2026 yang akan dilaksanakan selama masa mudik Lebaran.

Doa bersama yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB itu dihadiri Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, sejumlah pejabat utama Polres Kebumen, pendamping panti asuhan Ahmad Sunarto, serta Imam Masjid Assara Kyai Ali Maksum.

Dalam sambutannya, Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar spiritual sekaligus ungkapan syukur agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan aman dan kondusif.

Ia menjelaskan bahwa operasi pengamanan tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

"Operasi ini difokuskan pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tempat ibadah, pusat keramaian, serta berbagai aktivitas masyarakat yang meningkat selama Ramadan hingga Idul Fitri," ujar Kompol Faris mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.


Harapan Mudik Aman dan Kondusif di Kebumen


Menurut Kompol Faris, kesiapan personel dan peralatan tentu menjadi hal penting dalam pelaksanaan operasi pengamanan. Namun ia menegaskan bahwa dukungan doa dari masyarakat juga memiliki peran besar dalam menunjang kelancaran tugas kepolisian.

Karena itulah Polres Kebumen mengundang anak-anak yatim untuk ikut memanjatkan doa bersama.

"Kami menyadari bahwa kemampuan dan kekuatan yang kami miliki tidaklah cukup. Karena itu kami memohon doa agar seluruh personel Polres Kebumen diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas," katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik dapat berlangsung aman serta tertib sehingga situasi keamanan di Kabupaten Kebumen tetap kondusif.

Kegiatan doa bersama yang digelar Polres Kebumen menjelang Operasi Ketupat Candi 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dalam setiap pelaksanaan Operasi Ketupat Candi, pengamanan difokuskan pada pengaturan arus mudik, pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, serta berbagai aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. Kehadiran kegiatan spiritual seperti doa bersama juga menjadi simbol harapan agar seluruh rangkaian pengamanan mudik di Kabupaten Kebumen dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Pendamping Panti Asuhan Yatim Piatu Yayasan Muhammadiyah Kebumen, Ahmad Sunarto, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh kepolisian kepada anak-anak yatim.

"Kami bersama anak-anak mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polres Kebumen, yang telah mengundang kami dalam kegiatan ini. Semoga seluruh tugas yang dijalankan dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Sunarto.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Imam Masjid Assara Polres Kebumen, Kyai Ali Maksum.

Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di Kebumen dapat berjalan dengan aman, lancar, serta membawa keberkahan bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (BK/*)


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post