KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Aktivitas bertani yang biasanya berjalan seperti hari-hari biasa, mendadak berubah menjadi kabar duka di Kabupaten Kebumen. Seorang petani bernama Sugeng Hadi Pranoto (56), warga Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong, ditemukan meninggal dunia di area persawahan pada Kamis (19/3/2026) sore.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, karena korban diketahui masih beraktivitas seperti biasa sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di pematang sawah.
Kejadian bermula ketika salah satu kerabat merasa khawatir karena korban belum juga pulang. Sekitar pukul 16.30 WIB, kerabat tersebut kemudian menyusul ke sawah untuk memastikan kondisi korban.
Namun saat tiba di lokasi, Sugeng sudah tergeletak dan tidak merespons. Ia ditemukan di tengah area persawahan, dikelilingi peralatan bertani miliknya.
Kejadian bermula ketika salah satu kerabat merasa khawatir karena korban belum juga pulang. Sekitar pukul 16.30 WIB, kerabat tersebut kemudian menyusul ke sawah untuk memastikan kondisi korban.
Namun saat tiba di lokasi, Sugeng sudah tergeletak dan tidak merespons. Ia ditemukan di tengah area persawahan, dikelilingi peralatan bertani miliknya.
Ditemukan Bersama Peralatan Bertani
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan bahwa korban kemudian langsung dievakuasi ke rumah sakit.
"Korban ditemukan tidak sadarkan diri di pematang sawah dan langsung dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen," ujarnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Di sekitar lokasi, ditemukan sejumlah peralatan bertani seperti sabit, cangkul, dan caping yang diduga milik korban.
Peristiwa petani meninggal di sawah Kebumen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan. Cuaca panas dan aktivitas fisik berat di sektor pertanian berpotensi memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan serius, seperti serangan jantung saat bekerja di sawah. Kasus ini menambah daftar kejadian serupa di wilayah pedesaan yang memerlukan perhatian lebih terhadap keselamatan kerja petani.
Diduga Meninggal Karena Sakit
"Korban ditemukan tidak sadarkan diri di pematang sawah dan langsung dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen," ujarnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Di sekitar lokasi, ditemukan sejumlah peralatan bertani seperti sabit, cangkul, dan caping yang diduga milik korban.
Peristiwa petani meninggal di sawah Kebumen ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan. Cuaca panas dan aktivitas fisik berat di sektor pertanian berpotensi memicu kelelahan hingga gangguan kesehatan serius, seperti serangan jantung saat bekerja di sawah. Kasus ini menambah daftar kejadian serupa di wilayah pedesaan yang memerlukan perhatian lebih terhadap keselamatan kerja petani.
Diduga Meninggal Karena Sakit
Hasil pemeriksaan medis di RSUD dr. Soedirman Kebumen menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di beberapa bagian, seperti wajah, dada, dan kaki, yang diduga akibat paparan panas matahari saat berada di sawah.
Namun demikian, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tajam, tumpul, maupun tanda kekerasan lainnya.
Dari riwayat kesehatan, korban diketahui sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir Februari 2026 karena penyakit jantung.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena serangan jantung. Untuk memastikan penyebab pastinya, sebenarnya diperlukan autopsi," kata Kompol Faris.
Keluarga Terima sebagai Musibah
Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di beberapa bagian, seperti wajah, dada, dan kaki, yang diduga akibat paparan panas matahari saat berada di sawah.
Namun demikian, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tajam, tumpul, maupun tanda kekerasan lainnya.
Dari riwayat kesehatan, korban diketahui sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada akhir Februari 2026 karena penyakit jantung.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena serangan jantung. Untuk memastikan penyebab pastinya, sebenarnya diperlukan autopsi," kata Kompol Faris.
Keluarga Terima sebagai Musibah
Pihak keluarga korban memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polres Kebumen memastikan bahwa kejadian ini tidak mengandung unsur tindak pidana.
Polres Kebumen memastikan bahwa kejadian ini tidak mengandung unsur tindak pidana.
Duka di Balik Aktivitas Sehari-hari
Bagi warga sekitar, kepergian Sugeng menjadi pengingat bahwa pekerjaan sehari-hari yang terlihat biasa, seperti bertani, tetap menyimpan risiko.
Di bawah terik matahari dan dengan beban kerja fisik yang berat, kesehatan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Peristiwa ini meninggalkan duka, sekaligus pesan bahwa menjaga kondisi tubuh adalah bagian penting dari setiap aktivitas, terutama bagi mereka yang bekerja di lapangan. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Di bawah terik matahari dan dengan beban kerja fisik yang berat, kesehatan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Peristiwa ini meninggalkan duka, sekaligus pesan bahwa menjaga kondisi tubuh adalah bagian penting dari setiap aktivitas, terutama bagi mereka yang bekerja di lapangan. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
