KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Kinerja keuangan Bank Jateng Cabang Kebumen menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Hingga akhir Maret, bank daerah ini berhasil mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang melampaui target, sekaligus memperkuat posisinya di wilayah Keresidenan Kedu.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan karyawan yang digelar di Co-Working Space Bank Jateng Kebumen, Selasa (14/4/2026), yang turut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Kebumen, Slamet Wintolo, menjelaskan bahwa realisasi DPK per 31 Maret 2026 mencapai Rp1,39 triliun dari target Rp1,25 triliun. Angka ini setara dengan 111,13 persen dari target yang ditetapkan, atau tumbuh sekitar 13 persen secara tahunan.
Tak hanya itu, Bank Jateng Kebumen juga mencatatkan kinerja laba yang solid dengan perolehan sebesar Rp17,3 miliar, menjadikannya sebagai yang terbaik di wilayah Keresidenan Kedu.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim, baik di kantor cabang maupun cabang pembantu. Kami juga berhasil menjaga rasio kredit bermasalah atau NPL di level 1,6 persen,” ujar Slamet.
Di sektor penyaluran kredit, Bank Jateng Kebumen telah merealisasikan Rp1,51 triliun atau sekitar 95 persen dari target Rp1,58 triliun. Manajemen optimistis target tersebut dapat tercapai sepenuhnya pada akhir semester pertama tahun ini.
Menanggapi capaian tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Bank Jateng. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan di tengah tantangan industri perbankan yang semakin kompleks.
“Bank saat ini tidak hanya dinilai dari produk yang ditawarkan, tetapi juga dari kecepatan, kepercayaan, dan keramahan dalam melayani. Masyarakat datang tidak sekadar bertransaksi, tetapi membawa harapan untuk dilayani dengan baik,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyebut Bank Jateng sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendukung perputaran ekonomi daerah, mulai dari pengelolaan keuangan hingga penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
Ia berharap hubungan kemitraan tersebut dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pembinaan ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, serta pimpinan cabang pembantu se-wilayah Kebumen. Melalui forum ini, seluruh jajaran Bank Jateng diharapkan mampu menjaga integritas dan meningkatkan komitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan karyawan yang digelar di Co-Working Space Bank Jateng Kebumen, Selasa (14/4/2026), yang turut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani.
Pemimpin Bank Jateng Cabang Kebumen, Slamet Wintolo, menjelaskan bahwa realisasi DPK per 31 Maret 2026 mencapai Rp1,39 triliun dari target Rp1,25 triliun. Angka ini setara dengan 111,13 persen dari target yang ditetapkan, atau tumbuh sekitar 13 persen secara tahunan.
Tak hanya itu, Bank Jateng Kebumen juga mencatatkan kinerja laba yang solid dengan perolehan sebesar Rp17,3 miliar, menjadikannya sebagai yang terbaik di wilayah Keresidenan Kedu.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim, baik di kantor cabang maupun cabang pembantu. Kami juga berhasil menjaga rasio kredit bermasalah atau NPL di level 1,6 persen,” ujar Slamet.
Di sektor penyaluran kredit, Bank Jateng Kebumen telah merealisasikan Rp1,51 triliun atau sekitar 95 persen dari target Rp1,58 triliun. Manajemen optimistis target tersebut dapat tercapai sepenuhnya pada akhir semester pertama tahun ini.
Menanggapi capaian tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Bank Jateng. Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan di tengah tantangan industri perbankan yang semakin kompleks.
“Bank saat ini tidak hanya dinilai dari produk yang ditawarkan, tetapi juga dari kecepatan, kepercayaan, dan keramahan dalam melayani. Masyarakat datang tidak sekadar bertransaksi, tetapi membawa harapan untuk dilayani dengan baik,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyebut Bank Jateng sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendukung perputaran ekonomi daerah, mulai dari pengelolaan keuangan hingga penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.
Ia berharap hubungan kemitraan tersebut dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pembinaan ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, serta pimpinan cabang pembantu se-wilayah Kebumen. Melalui forum ini, seluruh jajaran Bank Jateng diharapkan mampu menjaga integritas dan meningkatkan komitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


