KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Momen pelepasan ratusan jamaah calon haji di Kebumen tahun ini menyisakan kisah mengharukan sekaligus inspiratif. Di antara ratusan jamaah, sosok lansia berusia 92 tahun menjadi perhatian warga, mengingat semangatnya menunaikan ibadah haji di usia senja.
Seorang warga Kebumen melalui akun Instagram @sitihonimah_69 membagikan momen pertemuannya dengan jamaah calon haji tertua asal Kebumen dalam acara pelepasan Kloter 12 di Pendopo Kabumian, Rabu (6/5/2026).
Dalam unggahannya, ia menuliskan kekaguman sekaligus doa untuk jamaah tersebut. “Usia 92 tahun, jamaah calon haji tertua Kebumen tahun ini. Pak Khambari mendaftar tahun 2020, alhamdulillah mendapat percepatan. Masa tunggu 6 tahun. Sehat-sehat ya, mbah. Semoga menjadi haji mabrur,” tulisnya.
Sosok yang dimaksud adalah Pak Khambari, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Di usia 92 tahun, ia tetap bersemangat menunaikan rukun Islam kelima.
Menariknya, Pak Khambari tercatat mendaftar haji pada tahun 2020 dan hanya menunggu sekitar enam tahun hingga akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Kisah ini pun menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan secara finansial namun belum mendaftarkan diri untuk berhaji.
Dalam unggahannya, pemilik akun juga mengajak masyarakat agar tidak menunda-nunda niat baik tersebut. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang bersegera mendaftar haji selagi masih diberi kesempatan dan kesehatan.
Tak hanya itu, doa juga dipanjatkan untuk Pak Khambari agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Semoga diberi kesehatan, kelancaran, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” tulisnya.
Semoga kisah ini menjadi pengingat dan penyemangat bagi kita semua. Bagi yang sudah mampu, semoga Allah memudahkan langkah untuk segera mendaftar dan menunaikan ibadah haji. Bagi yang masih berproses, semoga dilapangkan rezekinya, diberikan kesehatan, dan suatu hari nanti bisa berangkat ke Tanah Suci dalam keadaan terbaik. Aamiin.
Perlu diketahui, bahwa Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi melepas keberangkatan 347 jamaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 di Pendopo Kabumian, Rabu (6/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi. Ia menyoroti perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi yang berpotensi memengaruhi kondisi fisik jamaah.
“Perbedaan cuaca cukup signifikan, sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga agar ibadah bisa berjalan lancar,” ujar Lilis.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, solidaritas antarjamaah menjadi kekuatan utama, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
“Di dalam rombongan ini ada jamaah yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk pengguna kursi roda. Di situlah nilai kebersamaan terlihat, yang muda membantu yang sepuh, dan yang sehat saling menguatkan,” katanya.
Keberangkatan Kloter 12 ini merupakan lanjutan dari Kloter 11 yang sebelumnya telah diberangkatkan oleh Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, pada Selasa (5/5) dini hari.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemerintah Kabupaten Kebumen menerapkan standar pengawalan yang cukup ketat. Sebanyak sembilan unit bus disiapkan, masing-masing dilengkapi satu tenaga kesehatan sebagai pendamping.
Tak hanya itu, dua unit ambulans dan dua kendaraan voorijder juga turut mengawal rombongan menuju hotel transit sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Tanah Suci. Jemaah Termuda Jadi Sorotan Di antara ratusan jamaah, sosok Chandra Solakhul Rijal (18) mencuri perhatian.
Pemuda asal Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong, itu tercatat sebagai jamaah termuda dari Kabupaten Kebumen tahun ini.
Chandra mengungkapkan rasa syukurnya bisa berangkat haji di usia muda. Ia diketahui telah didaftarkan oleh orang tuanya sejak tahun 2019, saat usianya masih 12 tahun.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Kesempatan ini belum tentu datang dua kali, apalagi bisa berangkat di usia muda, jadi lebih semangat,” tuturnya.
Ia berangkat ke Tanah Suci bersama ibundanya, menambah makna perjalanan spiritual yang dijalaninya.
Rombongan Kloter 12 dijadwalkan tiba di Hotel Ibis sekitar pukul 12.00 WIB untuk proses check-in sebelum melanjutkan perjalanan ibadah haji.
Menutup sambutannya, Bupati Lilis mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah. (BK/Yog)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Seorang warga Kebumen melalui akun Instagram @sitihonimah_69 membagikan momen pertemuannya dengan jamaah calon haji tertua asal Kebumen dalam acara pelepasan Kloter 12 di Pendopo Kabumian, Rabu (6/5/2026).
Dalam unggahannya, ia menuliskan kekaguman sekaligus doa untuk jamaah tersebut. “Usia 92 tahun, jamaah calon haji tertua Kebumen tahun ini. Pak Khambari mendaftar tahun 2020, alhamdulillah mendapat percepatan. Masa tunggu 6 tahun. Sehat-sehat ya, mbah. Semoga menjadi haji mabrur,” tulisnya.
Sosok yang dimaksud adalah Pak Khambari, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Di usia 92 tahun, ia tetap bersemangat menunaikan rukun Islam kelima.
Menariknya, Pak Khambari tercatat mendaftar haji pada tahun 2020 dan hanya menunggu sekitar enam tahun hingga akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Kisah ini pun menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan secara finansial namun belum mendaftarkan diri untuk berhaji.
Dalam unggahannya, pemilik akun juga mengajak masyarakat agar tidak menunda-nunda niat baik tersebut. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang bersegera mendaftar haji selagi masih diberi kesempatan dan kesehatan.
Tak hanya itu, doa juga dipanjatkan untuk Pak Khambari agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Semoga diberi kesehatan, kelancaran, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” tulisnya.
Semoga kisah ini menjadi pengingat dan penyemangat bagi kita semua. Bagi yang sudah mampu, semoga Allah memudahkan langkah untuk segera mendaftar dan menunaikan ibadah haji. Bagi yang masih berproses, semoga dilapangkan rezekinya, diberikan kesehatan, dan suatu hari nanti bisa berangkat ke Tanah Suci dalam keadaan terbaik. Aamiin.
Perlu diketahui, bahwa Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi melepas keberangkatan 347 jamaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 di Pendopo Kabumian, Rabu (6/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengingatkan para jamaah untuk menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi. Ia menyoroti perbedaan cuaca yang cukup ekstrem antara Indonesia dan Arab Saudi yang berpotensi memengaruhi kondisi fisik jamaah.
“Perbedaan cuaca cukup signifikan, sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga agar ibadah bisa berjalan lancar,” ujar Lilis.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, solidaritas antarjamaah menjadi kekuatan utama, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus.
“Di dalam rombongan ini ada jamaah yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk pengguna kursi roda. Di situlah nilai kebersamaan terlihat, yang muda membantu yang sepuh, dan yang sehat saling menguatkan,” katanya.
Keberangkatan Kloter 12 ini merupakan lanjutan dari Kloter 11 yang sebelumnya telah diberangkatkan oleh Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, pada Selasa (5/5) dini hari.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Pemerintah Kabupaten Kebumen menerapkan standar pengawalan yang cukup ketat. Sebanyak sembilan unit bus disiapkan, masing-masing dilengkapi satu tenaga kesehatan sebagai pendamping.
Tak hanya itu, dua unit ambulans dan dua kendaraan voorijder juga turut mengawal rombongan menuju hotel transit sebelum melanjutkan perjalanan udara ke Tanah Suci. Jemaah Termuda Jadi Sorotan Di antara ratusan jamaah, sosok Chandra Solakhul Rijal (18) mencuri perhatian.
Pemuda asal Desa Kebadongan, Kecamatan Klirong, itu tercatat sebagai jamaah termuda dari Kabupaten Kebumen tahun ini.
Chandra mengungkapkan rasa syukurnya bisa berangkat haji di usia muda. Ia diketahui telah didaftarkan oleh orang tuanya sejak tahun 2019, saat usianya masih 12 tahun.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Kesempatan ini belum tentu datang dua kali, apalagi bisa berangkat di usia muda, jadi lebih semangat,” tuturnya.
Ia berangkat ke Tanah Suci bersama ibundanya, menambah makna perjalanan spiritual yang dijalaninya.
Rombongan Kloter 12 dijadwalkan tiba di Hotel Ibis sekitar pukul 12.00 WIB untuk proses check-in sebelum melanjutkan perjalanan ibadah haji.
Menutup sambutannya, Bupati Lilis mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah. (BK/Yog)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


