DomaiNesia

10 Orang Gugur Saat Tangani Karhutla di Indonesia, Enam di Antaranya di Bromo

10 Orang Gugur Saat Tangani Karhutla di Indonesia, Enam di Antaranya di Bromo

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Sebanyak 10 orang dilaporkan meninggal dunia saat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi di Indonesia. Enam orang di antaranya gugur ketika bertugas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Selain di Jawa Timur, tiga relawan dilaporkan meninggal dunia saat menangani karhutla di Kalimantan Tengah. Satu korban lainnya berasal dari Kalimantan Selatan.

Data yang dihimpun dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lima petugas dan relawan yang gugur di kawasan TNBTS. Sementara itu, Balai Besar TNBTS melalui akun Instagram resminya, @bbtnbromotenggersemeru, melaporkan satu relawan tambahan meninggal dunia saat penanganan karhutla pada pukul 12.00 WIB.

Dengan tambahan tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam penanganan karhutla di kawasan TNBTS menjadi enam orang.

Peristiwa ini menjadi kabar duka bagi petugas dan relawan yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan. Mereka menjalankan tugas di tengah kondisi lapangan yang dapat menghadirkan berbagai risiko keselamatan.

Enam Petugas dan Relawan Gugur di Kawasan Bromo


Berdasarkan data BNPB dan informasi Balai Besar TNBTS dalam materi yang dihimpun, enam orang yang dilaporkan meninggal dunia saat penanganan karhutla di kawasan TNBTS adalah:

Sukaris, petugas Balai Besar TNBTS.
Hendra Rony Wagiyanata, Manggala Agni Pemula, Balai Besar TNBTS.
Wisnu Yuda Pratama, petugas keamanan DW Security, PT Mitra Indo Permai.
Sefriel Ardiansyah, petugas DW Engineering, PT Mitra Indo Permai.
Munawi, relawan pemadam kebakaran.
Suraji, DW Security Artotel PT Mitra Indo Permai.

Lima nama pertama tercantum dalam data korban yang dikaitkan dengan BNPB. Sementara Suraji dilaporkan melalui akun Instagram Balai Besar TNBTS sebagai relawan tambahan yang gugur saat penanganan kebakaran.

Penambahan satu korban tersebut membuat jumlah korban meninggal dunia di kawasan TNBTS mencapai enam orang.

Tiga Relawan Gugur Saat Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah


Duka juga datang dari Kalimantan Tengah. Tiga relawan dilaporkan meninggal dunia ketika terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Ketiganya adalah:

Akhmad Rizani, Ketua Tim Serbu Api Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya.
Ahmadin alias Itam Madin, relawan Damkar Huma Singgah Itah, Kotawaringin Barat.
Aries Sutio Luthfil Hadi, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), Kotawaringin Barat.

Mereka berasal dari unsur relawan dan kelompok masyarakat yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran di wilayah masing-masing.

Satu Relawan Damkar Gugur di Kalimantan Selatan


Sementara itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia saat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Korban bernama Nurdin alias Amang Udin, relawan Damkar Kayu Bulan, Regu 03, Kabupaten Barito Kuala.

Dengan demikian, berdasarkan data yang disampaikan dalam laporan tersebut, jumlah korban meninggal dunia saat penanganan karhutla di tiga provinsi mencapai 10 orang, terdiri atas enam orang di Jawa Timur, tiga orang di Kalimantan Tengah, dan satu orang di Kalimantan Selatan.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya keselamatan petugas dan relawan dalam setiap operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. Selain upaya memadamkan api, kesiapan personel, perlengkapan keselamatan, dan pengendalian risiko di lapangan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas.


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post