KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Penataan Lapangan Manunggal Gombong, Kabupaten Kebumen, ditargetkan selesai pada Desember 2026. Kawasan ini dirancang menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, berkumpul, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Sejumlah fasilitas disiapkan dalam proyek penataan tersebut, mulai dari jogging track, area kebugaran, taman bermain, panggung terbuka, hingga sentra kuliner. Kawasan ini juga direncanakan memiliki Teras Manunggal, area khusus pedagang kaki lima (PKL), air mancur, serta landmark bertuliskan “Gombong”.
Pembangunan tahap kedua menggunakan anggaran sebesar Rp9,8 miliar dari APBD 2026. Pekerjaan pada tahap ini meliputi penataan pelataran, pembangunan gapura, dan pembenahan fasilitas kawasan.
Sementara itu, pembangunan tahap pertama telah rampung 100 persen dengan nilai anggaran Rp7,29 miliar.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau progres pekerjaan Lapangan Manunggal pada Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meminta agar pembangunan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, terutama keberadaan pohon-pohon besar dan kemampuan tanah menyerap air hujan.
“Saya ingin pada Desember mendatang semuanya sudah selesai pengerjaannya,” ujar Lilis.
Lapangan Manunggal Gombong Dilengkapi Fasilitas Olahraga dan Rekreasi
Penataan Lapangan Manunggal diarahkan untuk menghadirkan ruang publik yang dapat digunakan oleh berbagai kelompok masyarakat.
Fasilitas jogging track dan area kebugaran disiapkan untuk mendukung aktivitas olahraga. Sementara taman bermain diharapkan menjadi pilihan rekreasi bagi keluarga, khususnya warga yang ingin menghabiskan waktu bersama tanpa harus pergi jauh dari lingkungan tempat tinggal.
Panggung terbuka juga direncanakan menjadi ruang untuk berbagai kegiatan masyarakat. Dengan beragam fasilitas tersebut, Lapangan Manunggal diharapkan dapat digunakan tidak hanya pada waktu tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas harian warga.
Keberadaan fasilitas yang saling melengkapi diharapkan membuat kawasan ini lebih nyaman dan menarik untuk dikunjungi.
Anggaran Tahap Kedua Rp9,8 Miliar dari APBD 2026
Pekerjaan tahap kedua penataan Lapangan Manunggal Gombong didanai melalui APBD 2026 dengan nilai Rp9,8 miliar. Lingkupnya mencakup penataan pelataran, gapura, dan fasilitas pendukung kawasan.
Adapun tahap pertama telah diselesaikan sepenuhnya dengan nilai anggaran Rp7,29 miliar.
Pelaksana proyek, Arda Chandra, menyampaikan bahwa jadwal pekerjaan perlu disesuaikan karena sebagian proses pembangunan bersinggungan dengan saluran irigasi.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar pekerjaan dapat berjalan sesuai tahapan tanpa mengabaikan fungsi saluran air.
Target penyelesaian pada Desember 2026 diharapkan dapat tercapai dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan fungsi fasilitas yang dibangun.
Bupati Kebumen Minta Pohon Besar Dipertahankan
Dalam peninjauan lapangan, Bupati Lilis Nuryani menekankan pentingnya menjaga unsur lingkungan di tengah pembangunan fasilitas baru.
Ia meminta agar pohon-pohon besar yang sudah tumbuh di kawasan tersebut tetap dipertahankan. Selain memberikan keteduhan, keberadaan pohon juga menjadi bagian penting dari kenyamanan ruang publik.
Lilis juga mengingatkan agar area taman tidak seluruhnya ditutup dengan semen. Permukaan tanah yang tetap terbuka diperlukan untuk membantu air hujan meresap ke dalam tanah.
Arahan tersebut menjadi perhatian dalam penataan kawasan agar pembangunan tidak hanya berfokus pada tampilan dan kelengkapan fasilitas, tetapi juga mempertimbangkan fungsi ekologis ruang terbuka.
Teras Manunggal Disiapkan untuk Pedagang Lokal
Selain menjadi tempat olahraga dan rekreasi, Lapangan Manunggal Gombong dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kehadiran Teras Manunggal dan area khusus PKL diharapkan menyediakan ruang bagi pedagang untuk menawarkan produk dan makanan kepada pengunjung. Sentra kuliner juga menjadi salah satu fasilitas yang direncanakan untuk melengkapi kawasan tersebut.
Jika dikelola dengan baik, kawasan publik ini berpotensi menjadi tempat berkumpulnya warga sekaligus membuka peluang usaha bagi pedagang lokal.
Penataan Lapangan Manunggal Gombong diharapkan menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan target penyelesaian pada Desember 2026, perhatian selanjutnya tertuju pada penyelesaian pekerjaan, kualitas fasilitas, serta pengelolaan kawasan setelah pembangunan rampung. (*)
Ikuti BeritaKebumen


