Salurkan Zakat Produktif, BAZNAS Jateng Beri Pelatihan dan Bantuan Mesin Pengolah Bambu


KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Sebagai komitmen upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan zakat produktif. Kali ini berupa pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pengrajin bambu serta penyerahan bantuan berupa mesin pengolah bambu.

Bekerjasama dengan TP PKK Provinsi Jawa Tengah pelatihan berlangsung selama empat hari kedepan. Pelatihan sendiri diikuti oleh 120 mustahik dari wilayah eks-karesidenan Kedu, bertempat di Candisari Hotel, Karanganyar, Minggu (22/1). 

Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih mengpresiasi hasil kerja TP PKK Provinsi Jawa Tengah beserta BAZNAS. Menurutnya, dengan sinergitas yang baik tentunya pelatihan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Ini tentunya sangat luar biasa. Atas nama Pemkab Kebumen mengucapkan terimakasih kepada TP PKK dan BAZNAS. mudah-mudahan apa yang kita harapkan bersama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat bisa terwujud, " ungkap Wabup.

Selanjutnya untuk memastikan kemanfaatan dari pelatihan tersebut, Pemkab Kebumen melalui dinas terkait berkomitmen untuk memantau dan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan.

" Artinya pelatihan tidak cukup hanya sampai disini tetapi ada evaluasi agar berkelanjutan, " tandasnya.

Sekretaris TP PKK Jateng Ema Rahmawati menyampaikan bahawa pelatihan penguatan kapasitas pengrajin bambu adalah sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Pasalnya menurut Ema, salah satu pondasi keluarga sejahtera adalah ekonomi.

" Keluarga sejahtera salah satu kekuatannya adalah ekonomi,dimana kekuatan ekonomi dalam masyarakat harus tumbuh dalam keluarga. sehingga kami bersama Baznas membahas tentang konsep bagaimana memberikan pelatihan bagi keluarga yang ada di desa, "

Sementara itu Ketua BAZNAS Jateng KH Ahmad Darodji menambahkan untuk mesin sendiri nantinya akan dibagikan kepada tiap-tiap kelompok pada masing-masing kabupaten. Bantuan sendiri akan diberikan per kelompok, yakni satu mesin untuk 10 orang. 

Lebih lanjut Darodji juga mengajak kepada semuanya untuk menggerakan zakat, pasalnya zakat menurutnya juga merupakan salah satu potensi untuk mensejahterakan masyarakat. Perlu diketahui, dalam hal ini zakat sifatnya bukan hanya produktif tetapi juga jon produktif.

" Yuk kita gerakan potensi zakat pasti semua bisa. Insyaallah kedepan bisa lebih sejahtera dengan adanya potensi zakat, " ujar Darodji.

-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News
Previous Post Next Post