KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kesiapan aparat keamanan menjadi perhatian utama demi memastikan masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun dengan aman dan nyaman. Kabupaten Kebumen menjadi salah satu daerah yang bersiap menghadapi peningkatan mobilitas warga, aktivitas ibadah, serta potensi kerawanan cuaca ekstrem yang masih membayangi.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Polres Kebumen resmi menggelar Operasi Lilin Candi 2025 sebagai bentuk komitmen negara dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengamanan ibadah Natal dan arus pergerakan masyarakat, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan bencana alam. Dengan melibatkan ratusan personel lintas sektor, Operasi Lilin Candi 2025 diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif selama momentum Natal dan Tahun Baru di wilayah Kebumen.
Polres Kebumen secara resmi memulai Operasi Lilin Candi 2025 melalui apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Kebumen, Jumat sore, 19 Desember 2025. Kegiatan ini ditandai dengan pemasangan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya pengamanan Natal dan Tahun Baru. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri. Operasi ini menjadi agenda rutin tahunan yang selalu digelar untuk memastikan keamanan masyarakat di momen akhir tahun. Kehadiran berbagai unsur pengamanan menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah. Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen pun diharapkan berjalan efektif dan humanis.
Sebanyak 570 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen. Rinciannya terdiri dari 375 personel Polres Kebumen serta 195 personel dari unsur TNI dan instansi terkait. Personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis, termasuk lokasi ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, dan objek vital. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung kelancaran operasi. Dengan jumlah personel yang cukup besar, pengamanan diharapkan dapat berjalan optimal. Sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan saat apel, disebutkan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, cuaca ekstrem akibat sistem siklonik dan puncak musim hujan turut meningkatkan risiko bencana alam. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh unsur pengamanan. Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen digelar sebagai respons atas tantangan tersebut.
“Situasi tersebut menuntut kesiapsiagaan dan pelayanan ekstra dari seluruh unsur pengamanan. Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Operasi Lilin 2025,” kata AKBP Eka Baasith Syamsuri.
Kapolres Kebumen menegaskan bahwa Operasi Lilin Candi 2025 tidak hanya berfokus pada pengamanan ibadah dan arus mobilitas masyarakat. Jajarannya juga melakukan pemetaan potensi gangguan kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta kerawanan bencana alam. Langkah ini dilakukan mengingat intensitas cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun. Pengamanan akan dilakukan secara preventif dan responsif. Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan strategi tersebut, Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan selama Nataru.
Apel gelar pasukan turut dihadiri unsur Forkopimda dan stakeholder lintas sektor. Hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Edi Rianto, Kajari Kebumen Sutikno, perwakilan Kodim 0709/Kebumen, Pengadilan Negeri Kebumen, hingga jajaran OPD terkait. Selain itu, dukungan juga datang dari Kemenag, Dishub, BPBD, Satpol PP, Jasa Raharja, PLN, PMI, serta organisasi kemasyarakatan dan relawan kebencanaan. Unsur relawan seperti Senkom, Tagana, Orari, RAPI, dan relawan SAR ikut dilibatkan. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menyukseskan Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan pengamanan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen Resmi Dimulai
Polres Kebumen secara resmi memulai Operasi Lilin Candi 2025 melalui apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Kebumen, Jumat sore, 19 Desember 2025. Kegiatan ini ditandai dengan pemasangan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya pengamanan Natal dan Tahun Baru. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri. Operasi ini menjadi agenda rutin tahunan yang selalu digelar untuk memastikan keamanan masyarakat di momen akhir tahun. Kehadiran berbagai unsur pengamanan menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas wilayah. Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen pun diharapkan berjalan efektif dan humanis.
Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen Kerahkan 570 Personel Gabungan
Sebanyak 570 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen. Rinciannya terdiri dari 375 personel Polres Kebumen serta 195 personel dari unsur TNI dan instansi terkait. Personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis, termasuk lokasi ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, dan objek vital. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung kelancaran operasi. Dengan jumlah personel yang cukup besar, pengamanan diharapkan dapat berjalan optimal. Sinergi antarlembaga menjadi kunci keberhasilan Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen.
Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen Jawab Tantangan Mobilitas dan Cuaca Ekstrem
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan saat apel, disebutkan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang berdampak pada meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, cuaca ekstrem akibat sistem siklonik dan puncak musim hujan turut meningkatkan risiko bencana alam. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh unsur pengamanan. Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen digelar sebagai respons atas tantangan tersebut.
“Situasi tersebut menuntut kesiapsiagaan dan pelayanan ekstra dari seluruh unsur pengamanan. Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat Operasi Lilin 2025,” kata AKBP Eka Baasith Syamsuri.
Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen Fokus Pengamanan dan Antisipasi Bencana
Kapolres Kebumen menegaskan bahwa Operasi Lilin Candi 2025 tidak hanya berfokus pada pengamanan ibadah dan arus mobilitas masyarakat. Jajarannya juga melakukan pemetaan potensi gangguan kamtibmas, kamseltibcarlantas, serta kerawanan bencana alam. Langkah ini dilakukan mengingat intensitas cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun. Pengamanan akan dilakukan secara preventif dan responsif. Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan strategi tersebut, Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan selama Nataru.
Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen Didukung Forkopimda dan Relawan
Apel gelar pasukan turut dihadiri unsur Forkopimda dan stakeholder lintas sektor. Hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen Edi Rianto, Kajari Kebumen Sutikno, perwakilan Kodim 0709/Kebumen, Pengadilan Negeri Kebumen, hingga jajaran OPD terkait. Selain itu, dukungan juga datang dari Kemenag, Dishub, BPBD, Satpol PP, Jasa Raharja, PLN, PMI, serta organisasi kemasyarakatan dan relawan kebencanaan. Unsur relawan seperti Senkom, Tagana, Orari, RAPI, dan relawan SAR ikut dilibatkan. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam menyukseskan Operasi Lilin Candi 2025 Kebumen. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu menciptakan pengamanan yang menyeluruh dan berkelanjutan.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
