DomaiNesia

Betonisasi Kawedusan–Sruni Sepanjang 4,03 Km Rampung

Betonisasi Kawedusan–Sruni Sepanjang 4,03 Km Rampung

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Tepat satu tahun setelah resmi dilantik, Bupati Kebumen Lilis Nuryani kembali turun ke lapangan untuk memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Pada Rabu (25/2/2026), ia melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah proyek infrastruktur yang telah dikerjakan pada Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas prioritas pembangunan yang ia canangkan sejak awal masa jabatan. Salah satu fokus utama adalah ruas Wonosari–Jatisari yang sebelumnya dikenal rusak parah dan kerap tergenang air, terutama di depan SDN 3 Wonosari. Kini, kondisi jalan tersebut berubah drastis dan dinyatakan dalam kategori mantap, memberikan rasa aman bagi warga dan pelajar yang setiap hari melintas.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pembangunan infrastruktur Kebumen 2025 yang menitikberatkan pada kualitas, keberlanjutan, dan dampak langsung bagi masyarakat.

Ruas Wonosari–Jatisari Tuntas Dua Tahap

Ruas sepanjang 0,65 kilometer tersebut telah selesai ditangani melalui dua skema anggaran. Tahap pertama bersumber dari APBD Murni TA 2025 senilai Rp 955,3 juta. Selanjutnya, tahap kedua dibiayai melalui APBD Perubahan TA 2025 dengan nilai Rp 987,6 juta.

Betonisasi Kawedusan–Sruni Sepanjang 4,03 Km Rampung

Dengan selesainya dua paket pekerjaan itu, ruas tersebut kini berstatus 100 persen mantap.

“Alhamdulillah, jalan yang sebelumnya rusak dan sering tergenang, sekarang sudah nyaman dilalui. Aktivitas warga maupun anak sekolah jadi lebih lancar,” ujar Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

Perbaikan ini sekaligus menjawab keluhan warga yang selama bertahun-tahun menghadapi jalan berlubang dan genangan air saat musim hujan.

Betonisasi Kawedusan–Sruni dan Drainase U-Ditch

Selain Wonosari–Jatisari, Bupati juga mengecek hasil pekerjaan di ruas Kawedusan–Sruni sepanjang 4,03 kilometer. Proyek ini meliputi rekonstruksi beton serta pembangunan drainase u-ditch sepanjang 592 meter untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi.

Program tersebut merupakan bagian dari strategi Perbaikan jalan Kebumen 2025 yang tidak hanya memperbaiki permukaan jalan, tetapi juga membenahi sistem drainase.

M. Amin, warga Sruni, mengaku perubahan tersebut sangat terasa.

“Dulu sering banjir karena belum ada saluran pembuangan. Sekarang sudah beton dan ada drainasenya, jadi jauh lebih baik,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Ipah, pedagang di pertigaan Sruni. Ia menyebut warungnya kini lebih mudah dijangkau pembeli setelah akses jalan diperbaiki.

Pastikan Kualitas Infrastruktur Terjaga

Dalam kegiatan Monitoring proyek jalan Kebumen 2026, Bupati turut didampingi Asisten 2, Kepala DPUPR, Kepala BPKPD, Kepala Bapperida, dan Kabag Pembangunan. Kehadiran jajaran teknis ini bertujuan memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga serta aset infrastruktur dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka panjang.

Upaya ini memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hasil Berita infrastruktur Kebumen hari ini agar tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan berbagai proyek yang telah rampung, pemerintah berharap mobilitas warga semakin lancar, risiko kecelakaan berkurang, serta roda perekonomian desa terus bergerak. (BK/*)


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post