KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kebumen, kali ini menimpa rumah seorang warga lanjut usia di Kecamatan Karanggayam. Insiden tersebut terjadi pada malam hari saat aktivitas warga mulai berkurang, sehingga sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bagian dapur rumah korban.
Korban kemudian mendapati dapur rumahnya sudah terbakar. Ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat sekaligus meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Namun, api dengan cepat menjalar karena material dapur mudah terbakar.
Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya
"Warga sekitar bergerak melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bagian rumah," ujar Kompol Faris, Selasa 3 Februari 2026.
Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bagian utama rumah, sehingga kerugian tidak semakin meluas.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dapur rumah korban diketahui terbuat dari kayu dan bambu dengan atap asbes. Polisi menduga kebakaran dipicu oleh tungku bekas yang digunakan untuk merebus air minum dan belum sepenuhnya padam.
Api dari tungku tersebut diduga membakar kayu bakar yang berada di sekitar dapur hingga akhirnya memicu kebakaran.
Polisi Imbau Warga Lebih Waspada
Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran rumah, khususnya yang bersumber dari dapur dan tungku api. Warga diminta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, tidak meninggalkan tungku atau kompor dalam kondisi menyala tanpa pengawasan, serta menjauhkan kayu bakar maupun bahan mudah terbakar dari sumber panas.
Langkah pencegahan sederhana ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran, terutama di wilayah pedesaan yang masih banyak menggunakan tungku tradisional. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Dugaan sementara, api berasal dari tungku yang belum sepenuhnya padam usai digunakan. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang bersumber dari dapur. Aparat kepolisian pun mengimbau warga untuk selalu memastikan keamanan sumber api demi mencegah kerugian yang lebih besar di kemudian hari.
Kebakaran Terjadi Senin Malam
Kebakaran melanda dapur rumah milik Kastanom (75), warga Dukuh Tegong RT 07 RW 02 Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, pada Senin malam, 2 Februari 2026. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menyampaikan bahwa kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB.
Api Diketahui Saat Korban Pulang
Menurut keterangan kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui saat korban pulang dari rumah tetangganya. Saat mendekati rumah, korban melihat kepulan asap tebal disertai suara letupan yang berasal dari arah dapur.
Kebakaran Terjadi Senin Malam
Kebakaran melanda dapur rumah milik Kastanom (75), warga Dukuh Tegong RT 07 RW 02 Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, pada Senin malam, 2 Februari 2026. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp5 juta.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menyampaikan bahwa kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB.
Api Diketahui Saat Korban Pulang
Menurut keterangan kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui saat korban pulang dari rumah tetangganya. Saat mendekati rumah, korban melihat kepulan asap tebal disertai suara letupan yang berasal dari arah dapur.
![]() |
| Foto. Polres Kebumen |
Korban kemudian mendapati dapur rumahnya sudah terbakar. Ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat sekaligus meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman. Namun, api dengan cepat menjalar karena material dapur mudah terbakar.
Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya
"Warga sekitar bergerak melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sekitar satu jam kemudian api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke bagian rumah," ujar Kompol Faris, Selasa 3 Februari 2026.
Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bagian utama rumah, sehingga kerugian tidak semakin meluas.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dapur rumah korban diketahui terbuat dari kayu dan bambu dengan atap asbes. Polisi menduga kebakaran dipicu oleh tungku bekas yang digunakan untuk merebus air minum dan belum sepenuhnya padam.
![]() |
| Foto. Polres Kebumen |
Api dari tungku tersebut diduga membakar kayu bakar yang berada di sekitar dapur hingga akhirnya memicu kebakaran.
Polisi Imbau Warga Lebih Waspada
Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran rumah, khususnya yang bersumber dari dapur dan tungku api. Warga diminta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, tidak meninggalkan tungku atau kompor dalam kondisi menyala tanpa pengawasan, serta menjauhkan kayu bakar maupun bahan mudah terbakar dari sumber panas.
Langkah pencegahan sederhana ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran, terutama di wilayah pedesaan yang masih banyak menggunakan tungku tradisional. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)