KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Menjelang bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri, kebutuhan bahan pangan masyarakat biasanya meningkat cukup signifikan. Kondisi tersebut seringkali memicu kekhawatiran akan ketersediaan pasokan beras di pasaran. Untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali, Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan pemantauan langsung terhadap cadangan beras yang tersimpan di gudang pemerintah. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga perayaan Lebaran.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani melakukan peninjauan langsung ke Gudang BULOG Kebumen yang berada di wilayah Selang pada Jumat (6/3/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa stok beras Kebumen tetap mencukupi selama Ramadan hingga setelah Idulfitri.
Stok Beras Dipastikan Aman
Usai melakukan pengecekan langsung di lokasi, Bupati Kebumen memastikan bahwa cadangan beras pemerintah dalam kondisi aman.
"Insyaallah persediaan beras yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Lebaran," ujar Bupati.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Menurut data terbaru dari pihak Perum BULOG Kebumen, jumlah stok beras yang tersimpan di gudang saat ini mencapai sekitar 10.567.821 kilogram atau lebih dari 10,5 ribu ton.
Selain cadangan beras reguler, terdapat pula beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 184.935 kilogram serta beras bantuan pangan sebesar 219.670 kilogram.
Cadangan Nasional Juga Melimpah
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dari Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, menambahkan bahwa kondisi cadangan beras pemerintah secara nasional juga dalam keadaan sangat mencukupi.
"Saat ini stok beras pemerintah secara nasional mencapai sekitar 1,7 juta ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan, Lebaran, bahkan hingga akhir tahun," jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi tersebut semakin diperkuat dengan masuknya musim panen raya di berbagai daerah.
Penyerapan Gabah Petani Terus Dilakukan
Selain menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat, pemerintah juga berupaya melindungi kesejahteraan petani melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Saat ini pemerintah menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung.
Dalam upaya memperkuat cadangan pangan nasional, penyerapan gabah dari petani juga terus dilakukan. Hingga saat ini jumlah gabah kering panen yang telah diserap mencapai sekitar 11.100 ton.
Di wilayah Kebumen sendiri terdapat dua unit gudang BULOG yang digunakan untuk penyimpanan cadangan beras pemerintah. Ke depan, jumlah gudang tersebut direncanakan akan ditambah hingga empat sampai lima unit untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Warga Diminta Tidak Panic Buying
Dengan ketersediaan cadangan beras yang cukup besar, Bupati Kebumen mengimbau masyarakat agar tidak merasa khawatir maupun melakukan pembelian secara berlebihan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.
"Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying. Belanjalah sesuai kebutuhan agar kondisi pasar tetap stabil," katanya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Bupati Kebumen Lilis Nuryani melakukan peninjauan langsung ke Gudang BULOG Kebumen yang berada di wilayah Selang pada Jumat (6/3/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa stok beras Kebumen tetap mencukupi selama Ramadan hingga setelah Idulfitri.
Stok Beras Dipastikan Aman
Usai melakukan pengecekan langsung di lokasi, Bupati Kebumen memastikan bahwa cadangan beras pemerintah dalam kondisi aman.
"Insyaallah persediaan beras yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Lebaran," ujar Bupati.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Menurut data terbaru dari pihak Perum BULOG Kebumen, jumlah stok beras yang tersimpan di gudang saat ini mencapai sekitar 10.567.821 kilogram atau lebih dari 10,5 ribu ton.
Selain cadangan beras reguler, terdapat pula beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 184.935 kilogram serta beras bantuan pangan sebesar 219.670 kilogram.
Cadangan Nasional Juga Melimpah
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dari Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, menambahkan bahwa kondisi cadangan beras pemerintah secara nasional juga dalam keadaan sangat mencukupi.
"Saat ini stok beras pemerintah secara nasional mencapai sekitar 1,7 juta ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan, Lebaran, bahkan hingga akhir tahun," jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kondisi tersebut semakin diperkuat dengan masuknya musim panen raya di berbagai daerah.
Penyerapan Gabah Petani Terus Dilakukan
Selain menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat, pemerintah juga berupaya melindungi kesejahteraan petani melalui kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Saat ini pemerintah menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung.
Dalam upaya memperkuat cadangan pangan nasional, penyerapan gabah dari petani juga terus dilakukan. Hingga saat ini jumlah gabah kering panen yang telah diserap mencapai sekitar 11.100 ton.
Di wilayah Kebumen sendiri terdapat dua unit gudang BULOG yang digunakan untuk penyimpanan cadangan beras pemerintah. Ke depan, jumlah gudang tersebut direncanakan akan ditambah hingga empat sampai lima unit untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Warga Diminta Tidak Panic Buying
Dengan ketersediaan cadangan beras yang cukup besar, Bupati Kebumen mengimbau masyarakat agar tidak merasa khawatir maupun melakukan pembelian secara berlebihan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.
"Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying. Belanjalah sesuai kebutuhan agar kondisi pasar tetap stabil," katanya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
