KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Momentum Ramadan kerap menjadi waktu yang mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan berbagai kabar penting bagi masyarakat. Hal serupa terlihat dalam kegiatan buka bersama yang digelar oleh Jam'iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM) bersama keluarga besar Nahdlatul Ulama Kebumen di Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Sabtu (7/3/2026).
Selain menjadi ajang silaturahmi para tokoh pesantren, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang penyampaian informasi strategis bagi masyarakat, khususnya para perantau asal Kebumen yang setiap tahun pulang kampung saat Lebaran. Dalam kesempatan itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan kabar yang cukup dinantikan banyak warga, yakni rencana pembukaan program balik gratis Kebumen Jakarta menggunakan bus dan kereta api setelah masa libur Idulfitri. Informasi ini pun langsung mendapat perhatian para hadirin yang datang dari berbagai kalangan pesantren dan organisasi Nahdlatul Ulama.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa program balik gratis Kebumen 2026 akan segera dibuka pada 12 hingga 13 Maret 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni, yang selama ini digunakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk berbagai layanan masyarakat.
"Kami ingin membantu para perantau agar perjalanan kembali ke Jakarta setelah Lebaran bisa lebih mudah dan nyaman," ujar Bupati Lilis dalam sambutannya.
Acara yang juga dirangkai dengan agenda pembinaan PWNU Jawa Tengah tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, rektor perguruan tinggi NU, serta sejumlah tokoh penting Nahdliyin di Kabupaten Kebumen.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat ukhuwah di kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama.
Ia juga mengajak seluruh warga NU untuk turut meramaikan agenda Tarawih dan Silaturahim Forkopimda Kebumen yang dijadwalkan berlangsung di Kampus UmNU Kebumen pada 13 Maret mendatang.
Sementara itu, KH. Drs. M. Dawamudin Masdar yang mewakili Rois Syuriyah PCNU Kebumen, KH. Afifuddin Chanif Al Hasani, menekankan pentingnya menjaga ketaatan dalam struktur organisasi Nahdlatul Ulama. Ia mengingatkan bahwa sesuai amanat Muktamar Malang, seluruh pengurus dari tingkat ranting hingga MWC diharapkan mematuhi keputusan organisasi sebagai bentuk komitmen berjam'iyyah.
Selain membahas kegiatan organisasi, Bupati Lilis juga memaparkan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan anggaran sekitar Rp176 miliar pada tahun 2026 untuk perbaikan jalan Kebumen dan jembatan di berbagai titik.
"Saat ini perbaikan sedang berlangsung di sekitar 20 titik jalan dan jembatan. Kami mohon maaf jika belum semua ruas bisa tertangani sekaligus, namun kami terus berupaya agar masyarakat bisa mudik dengan lebih nyaman," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memastikan bahwa stok pangan Kebumen jelang Lebaran masih dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Kebumen.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua JPPPM Kebumen Hj. Nyai Fitriati Afifudin, Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE., serta jajaran Rais Syuriyah, Tanfidziyah, dan pengurus MWCNU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kebumen. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan bahwa program balik gratis Kebumen 2026 akan segera dibuka pada 12 hingga 13 Maret 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni, yang selama ini digunakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk berbagai layanan masyarakat.
"Kami ingin membantu para perantau agar perjalanan kembali ke Jakarta setelah Lebaran bisa lebih mudah dan nyaman," ujar Bupati Lilis dalam sambutannya.
Acara yang juga dirangkai dengan agenda pembinaan PWNU Jawa Tengah tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah, rektor perguruan tinggi NU, serta sejumlah tokoh penting Nahdliyin di Kabupaten Kebumen.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen, Dr. H. Imam Satibi, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat ukhuwah di kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama.
Ia juga mengajak seluruh warga NU untuk turut meramaikan agenda Tarawih dan Silaturahim Forkopimda Kebumen yang dijadwalkan berlangsung di Kampus UmNU Kebumen pada 13 Maret mendatang.
Sementara itu, KH. Drs. M. Dawamudin Masdar yang mewakili Rois Syuriyah PCNU Kebumen, KH. Afifuddin Chanif Al Hasani, menekankan pentingnya menjaga ketaatan dalam struktur organisasi Nahdlatul Ulama. Ia mengingatkan bahwa sesuai amanat Muktamar Malang, seluruh pengurus dari tingkat ranting hingga MWC diharapkan mematuhi keputusan organisasi sebagai bentuk komitmen berjam'iyyah.
Selain membahas kegiatan organisasi, Bupati Lilis juga memaparkan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan anggaran sekitar Rp176 miliar pada tahun 2026 untuk perbaikan jalan Kebumen dan jembatan di berbagai titik.
"Saat ini perbaikan sedang berlangsung di sekitar 20 titik jalan dan jembatan. Kami mohon maaf jika belum semua ruas bisa tertangani sekaligus, namun kami terus berupaya agar masyarakat bisa mudik dengan lebih nyaman," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memastikan bahwa stok pangan Kebumen jelang Lebaran masih dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Kebumen.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua JPPPM Kebumen Hj. Nyai Fitriati Afifudin, Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE., serta jajaran Rais Syuriyah, Tanfidziyah, dan pengurus MWCNU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kebumen. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
