DomaiNesia

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Muara Sungai Lukulo Kebumen, Pencarian Masih terus Dilakukan

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Muara Sungai Lukulo Kebumen, Pencarian Masih terus Dilakukan

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Suasana sore di kawasan muara Sungai Lukulo, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Jumat (6/3/2026). Aktivitas anak-anak yang awalnya hanya memancing dan bermain air di sekitar sungai berujung peristiwa tragis ketika salah satu dari mereka dilaporkan tenggelam dan terseret arus. Kejadian ini menyita perhatian warga sekitar karena lokasi muara Sungai Lukulo memang dikenal memiliki arus yang cukup kuat, terutama ketika debit air meningkat. Warga yang mengetahui kabar tersebut segera berdatangan untuk membantu pencarian bersama petugas. Hingga malam hari, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, relawan, serta masyarakat setempat.

Korban diketahui bernama Muhammad Abdul Fatah (11), seorang pelajar asal Desa Munggu, Kecamatan Petanahan. Insiden anak tenggelam di Sungai Lukulo Kebumen tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan muara sungai yang masuk wilayah RT 002 RW 003 Desa Tegalretno.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika korban bersama beberapa temannya pergi memancing di area persawahan yang tergenang air di Desa Tegalretno. Mereka berangkat dari rumah sekitar pukul 13.00 WIB dengan menggunakan sepeda.

Setelah beberapa waktu memancing, anak-anak tersebut kemudian berjalan menuju muara sungai untuk mandi dan bermain air. Namun nahas, saat berada di lokasi tersebut korban diduga terseret arus yang cukup deras.

"Korban tiba-tiba terbawa arus sungai dan tidak sempat diselamatkan oleh teman-temannya,"
kata Kapolres Kebumen saat memberikan keterangan pada Sabtu (7/3/2026).

Melihat kejadian itu, teman-teman korban segera berupaya mencari pertolongan. Mereka mendatangi pos keamanan di kantor BUBK yang berada tidak jauh dari lokasi untuk melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan sekitar pukul 16.40 WIB, petugas Polsek Petanahan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Tim yang turun ke lapangan dipimpin Kapolsek Petanahan AKP Supriyo bersama sejumlah personel kepolisian. Proses pencarian korban tenggelam di Sungai Lukulo juga melibatkan unsur Babinsa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, pemerintah desa setempat, tim SAR Tunas Kelapa, serta warga sekitar.

Petugas telah melakukan pendataan identitas korban dan saksi, sekaligus menyisir area sekitar muara sungai yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan di sekitar muara Sungai Lukulo Petanahan Kebumen. (BK/*)



-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post