![]() |
| Petugas SAR bersiaga di tepi Pantai Watu Bale, Kecamatan Ayah, Kebumen, saat melakukan pemantauan dan pencarian korban remaja yang terseret ombak, Minggu (29/3/2026). |
Peristiwa remaja terseret ombak di Pantai Watu Bale Kebumen itu terjadi sekitar pukul 08.55 WIB, Minggu (29/3/2026). Ketiganya diketahui berenang di area berbahaya yang telah ditandai dengan bendera merah.
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa sebelumnya para remaja tersebut sudah diperingatkan untuk tidak melewati batas aman.
“Mereka berenang di area berbahaya meski sudah diingatkan. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka,” jelasnya.
Dari tiga korban, dua remaja berhasil diselamatkan oleh anggota SAR Lawet Perkasa, Abdul Halim, yang dengan sigap berenang menolong korban.
Kedua korban selamat adalah Muhammad Arron Vito Wijaya (15) dan Ghani Anfa (16), keduanya berasal dari Kabupaten Banjarnegara.
Sementara itu, satu korban lainnya, Ibnu Yun (15), hingga kini masih dalam pencarian.
Pencarian Korban yang Remaja Terseret Ombak di Pantai Watu Bale Masih Berlangsung
Upaya pencarian korban hilang di Pantai Watu Bale terus dilakukan oleh tim gabungan. Sejumlah unsur terlibat dalam operasi tersebut, mulai dari BPBD Kebumen, SAR Lawet Perkasa, TNI, Polri, hingga relawan dan pengelola wisata setempat.
Kasus kecelakaan laut di Pantai Kebumen kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan wisata bahari. Ombak besar dan arus balik (rip current) sering kali tidak terlihat secara kasat mata, namun memiliki daya tarik kuat yang berbahaya bagi perenang. Oleh karena itu, wisatawan diimbau untuk selalu mematuhi rambu keselamatan, termasuk larangan berenang di area dengan tanda bendera merah guna menghindari risiko terseret ombak.
Heri menegaskan bahwa pencarian korban dilakukan secara maksimal dengan menyisir area laut dan garis pantai.
Selain itu, masyarakat dan wisatawan diminta untuk lebih waspada dan tidak mengabaikan peringatan keselamatan yang telah dipasang di kawasan pantai.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik keindahan pantai, terdapat potensi bahaya yang harus diwaspadai. Kepatuhan terhadap aturan keselamatan menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
