KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, melanjutkan agenda monitoring infrastruktur dengan meninjau sejumlah jembatan di wilayah Kabupaten Kebumen, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan yang menjadi jalur vital transportasi masyarakat tetap aman dan layak digunakan.
Jembatan Klanthong Rusak Parah, Disiapkan Anggaran Rp1,19 Miliar
Peninjauan diawali di Jembatan Klanthong yang berada di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan.
Jembatan pada ruas jalan kabupaten tersebut dilaporkan mengalami kerusakan struktur cukup parah sejak tahun 2025. Saat ini, akses hanya bisa dilalui kendaraan ringan secara terbatas.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen menyiapkan anggaran sebesar Rp1,19 miliar untuk perbaikan abutment sekaligus pelebaran jembatan hingga mencapai lebar 6,1 meter.
Langkah ini diharapkan mampu memulihkan akses antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Jembatan Daslim Masih Tahap Pembangunan
Selain itu, perhatian juga diberikan pada pembangunan Jembatan Daslim di Desa Sidoagung.
Meski kunjungan lapangan ke lokasi tersebut dibatalkan karena penyesuaian jadwal, Bupati memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana.
Jembatan baru tersebut saat ini dalam tahap pengerjaan dengan nilai kontrak Rp1,79 miliar dan ditargetkan selesai pada September 2026.
Jembatan Karanganyar Jadi Prioritas Perbaikan Nasional
Monitoring kemudian dilanjutkan ke Jembatan Karanganyar yang berada di jalur nasional.
Jembatan ini kerap dikeluhkan masyarakat karena kondisi plat lantainya berlubang hingga enam kali dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Bupati Lilis menyampaikan bahwa perbaikan akan dilaksanakan mulai 10 April hingga 10 Mei 2026 sebagai bagian dari Paket Preservasi Jalan Kebumen–Purworejo–Karangnongko dengan nilai anggaran Rp158,1 miliar.
Disiapkan Jembatan Darurat Selama Perbaikan
Untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama proses perbaikan, pemerintah akan menyiapkan jembatan darurat.
“Kami menyadari Jembatan Karanganyar adalah titik vital. Selama masa perbaikan satu bulan ke depan, akan dibangun jembatan darurat yang dikhususkan bagi masyarakat setempat dan kendaraan roda dua agar aktivitas warga tidak terputus total,” ujar Bupati.
Upaya Jaga Akses dan Aktivitas Warga
Langkah monitoring dan percepatan perbaikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur.
Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan akses transportasi masyarakat tetap lancar serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jembatan yang menjadi jalur vital transportasi masyarakat tetap aman dan layak digunakan.
Jembatan Klanthong Rusak Parah, Disiapkan Anggaran Rp1,19 Miliar
Peninjauan diawali di Jembatan Klanthong yang berada di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan.
Jembatan pada ruas jalan kabupaten tersebut dilaporkan mengalami kerusakan struktur cukup parah sejak tahun 2025. Saat ini, akses hanya bisa dilalui kendaraan ringan secara terbatas.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen menyiapkan anggaran sebesar Rp1,19 miliar untuk perbaikan abutment sekaligus pelebaran jembatan hingga mencapai lebar 6,1 meter.
Langkah ini diharapkan mampu memulihkan akses antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Jembatan Daslim Masih Tahap Pembangunan
Selain itu, perhatian juga diberikan pada pembangunan Jembatan Daslim di Desa Sidoagung.
Meski kunjungan lapangan ke lokasi tersebut dibatalkan karena penyesuaian jadwal, Bupati memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana.
Jembatan baru tersebut saat ini dalam tahap pengerjaan dengan nilai kontrak Rp1,79 miliar dan ditargetkan selesai pada September 2026.
Jembatan Karanganyar Jadi Prioritas Perbaikan Nasional
Monitoring kemudian dilanjutkan ke Jembatan Karanganyar yang berada di jalur nasional.
Jembatan ini kerap dikeluhkan masyarakat karena kondisi plat lantainya berlubang hingga enam kali dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Bupati Lilis menyampaikan bahwa perbaikan akan dilaksanakan mulai 10 April hingga 10 Mei 2026 sebagai bagian dari Paket Preservasi Jalan Kebumen–Purworejo–Karangnongko dengan nilai anggaran Rp158,1 miliar.
Disiapkan Jembatan Darurat Selama Perbaikan
Untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama proses perbaikan, pemerintah akan menyiapkan jembatan darurat.
![]() |
| Bupati Kebumen Pastikan Infrastruktur Layak Digunakan |
“Kami menyadari Jembatan Karanganyar adalah titik vital. Selama masa perbaikan satu bulan ke depan, akan dibangun jembatan darurat yang dikhususkan bagi masyarakat setempat dan kendaraan roda dua agar aktivitas warga tidak terputus total,” ujar Bupati.
Upaya Jaga Akses dan Aktivitas Warga
Langkah monitoring dan percepatan perbaikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur.
Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan akses transportasi masyarakat tetap lancar serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen



.jpeg)