DomaiNesia

Kisah Bu Rini, Perajin Sapu Lidi dari Kebumen yang Bertahan Sejak 2003

Kisah Bu Rini, Perajin Sapu Lidi dari Kebumen yang Bertahan Sejak 2003
Bu Rini dan Hasil Produksinya (Foto: FB. Rini Jaya Mandiri)

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Di tengah gempuran produk modern, usaha tradisional justru tetap bertahan dan menjadi sumber penghidupan. Salah satunya adalah kerajinan sapu lidi yang ditekuni Bu Rini, warga Ayah, Kebumen, sejak tahun 2003.

Berlokasi di kawasan Jl. Ayah–Karangbolong, Ayah, Kebumen, usaha sederhana ini terus berjalan hingga kini. Sebelum menetap di Ayah, Bu Rini sempat menjalankan usahanya di wilayah Ambal. Dengan berbekal ketekunan dan konsistensi, ia berhasil mempertahankan usahanya hingga lebih dari dua dekade.

Dalam kesehariannya, Bu Rini mampu memproduksi sekitar 70 sapu lidi. Proses pembuatannya pun tergolong cepat dan efisien. “Untuk membuat satu sapu lidi hanya butuh waktu sekitar lima menit,” ujarnya sambil memperagakan langsung proses pembuatan.

Untuk memenuhi permintaan pasar, tak hanya dikerjakan sendiri, usaha ini juga melibatkan sekitar 10 orang pekerja yang membantu proses produksi dari rumah masing-masing. Sistem ini tidak hanya mempercepat produksi, tetapi juga membuka peluang penghasilan bagi warga sekitar.

Dalam satu bulan, Bu Rini mampu memproduksi hingga sekitar 5.000 sapu lidi. Produk tersebut dipasarkan ke berbagai daerah, termasuk Cilacap, serta melayani pesanan dari sejumlah kota lainnya.

Dari sisi harga, sapu lidi buatan Bu Rini dijual sekitar Rp10.000 per buah untuk pembelian satuan. Sementara untuk pembelian dalam jumlah besar atau grosir, harga bisa mencapai Rp6.000 per buah.

Tak hanya memproduksi sapu lidi, Bu Rini juga mengembangkan berbagai produk turunan berbahan alami. Di antaranya piring lidi serta sapu lantai dari sabut kelapa yang juga diminati pasar. 

Selain memproduksi sapu, Bu Rini juga sering kali mengisi pelatihan pembuatan sapu maupun piring Lidi, harapannya bisa menularkan usaha ini pada orang lain.  

Meski terlihat sederhana, usaha ini menjadi bukti bahwa produk lokal berbasis kerajinan tangan masih memiliki pasar yang kuat. Ketekunan dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama Bu Rini dalam menjaga eksistensi usahanya hingga saat ini.

Di tengah perubahan zaman, kisah Bu Rini menjadi inspirasi bahwa usaha kecil yang ditekuni dengan konsisten dapat terus bertahan bahkan berkembang, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. (BK/Yog)

Kontak Person Bu Rini : 0838-5792-4049


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post