Dari jumlah tersebut, empat korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Sebaran Lokasi Laka Air di Kebumen
Peristiwa laka air terjadi di beberapa titik, baik di aliran sungai maupun kawasan pantai selatan Kebumen.
Di Sungai Kreteg, Desa Kedunggong, Kecamatan Sadang, satu korban atas nama Pujianto (55) hingga kini masih dalam pencarian.
Sementara itu, di perbatasan Pantai Setrojenar dan Brecong, Kecamatan Buluspesantren, dua anak menjadi korban. Ihsan Nur Awali (11) telah ditemukan meninggal dunia, sedangkan Andika Rizki Maulana (11) masih dalam pencarian.
Korban di Pantai Gajah dan Sungai Jatinegara Ditemukan Meninggal
Di lokasi berbeda, yakni Pantai Gajah, Desa Waluyorejo, Kecamatan Puring, dua remaja bernama Gilang Aditi (12) dan Kafi Al Azam (13) dilaporkan terseret ombak. Keduanya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, satu korban lainnya, H. Bahrudin (72), yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Jatinegara, Desa Lemahduwur, Kecamatan Kuwarasan, juga telah ditemukan meninggal dunia.
Penyebab Diduga Arus Deras dan Gelombang Tinggi
Berdasarkan laporan BPBD Kebumen, kejadian laka air yang terjadi di beberapa lokasi tersebut diduga dipicu oleh derasnya aliran sungai serta tingginya gelombang di kawasan pantai selatan.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai maupun pantai.
Tim Gabungan Lakukan Operasi SAR
Upaya pencarian dan penanganan korban melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kebumen, Basarnas Cilacap, TNI, Polri, Damkar, PMI, relawan SAR, hingga masyarakat setempat.
Langkah yang dilakukan meliputi pendataan, koordinasi lintas instansi, pengerahan personel SAR, serta penggunaan peralatan seperti perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air.
Imbauan Waspada di Sungai dan Pantai
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai maupun pantai, terutama saat kondisi arus deras dan gelombang tinggi.
Kesadaran terhadap potensi bahaya diharapkan dapat mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Sementara itu, di perbatasan Pantai Setrojenar dan Brecong, Kecamatan Buluspesantren, dua anak menjadi korban. Ihsan Nur Awali (11) telah ditemukan meninggal dunia, sedangkan Andika Rizki Maulana (11) masih dalam pencarian.
Korban di Pantai Gajah dan Sungai Jatinegara Ditemukan Meninggal
Di lokasi berbeda, yakni Pantai Gajah, Desa Waluyorejo, Kecamatan Puring, dua remaja bernama Gilang Aditi (12) dan Kafi Al Azam (13) dilaporkan terseret ombak. Keduanya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, satu korban lainnya, H. Bahrudin (72), yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Jatinegara, Desa Lemahduwur, Kecamatan Kuwarasan, juga telah ditemukan meninggal dunia.
Penyebab Diduga Arus Deras dan Gelombang Tinggi
Berdasarkan laporan BPBD Kebumen, kejadian laka air yang terjadi di beberapa lokasi tersebut diduga dipicu oleh derasnya aliran sungai serta tingginya gelombang di kawasan pantai selatan.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai maupun pantai.
Tim Gabungan Lakukan Operasi SAR
Upaya pencarian dan penanganan korban melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kebumen, Basarnas Cilacap, TNI, Polri, Damkar, PMI, relawan SAR, hingga masyarakat setempat.
Langkah yang dilakukan meliputi pendataan, koordinasi lintas instansi, pengerahan personel SAR, serta penggunaan peralatan seperti perahu karet dan perlengkapan penyelamatan air.
Imbauan Waspada di Sungai dan Pantai
BPBD Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai maupun pantai, terutama saat kondisi arus deras dan gelombang tinggi.
Kesadaran terhadap potensi bahaya diharapkan dapat mencegah terjadinya peristiwa serupa di masa mendatang. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


