KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Pengembangan Stadion Chandradimuka sebagai pusat olahraga modern atau sport center resmi dimulai. Proyek senilai lebih dari Rp5,4 miliar ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam menghadirkan kawasan olahraga yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen, Ketua KONI Kebumen, serta jajaran Forkopimda, Rabu (15/7/2026). Pekerjaan pengembangan stadion memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.402.545.000 dan dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, mulai 13 Juli hingga 9 November 2026.
Pengembangan tahap pertama ini tidak hanya menyasar renovasi fasilitas olahraga di dalam stadion, tetapi juga penataan kawasan di sisi barat agar menjadi ruang publik yang lebih tertata sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto, mengatakan fokus pembangunan tahun ini adalah meningkatkan kualitas fasilitas stadion agar memenuhi standar yang lebih baik, termasuk dari sisi keamanan.
"Renovasi difokuskan pada fasilitas utama stadion, seperti ruang ganti atlet, jogging track berbahan gravel, hingga penyesuaian pagar sesuai standar FIFA. Kami juga menambah akses pintu keluar agar sistem keamanan dan keselamatan pengunjung semakin optimal," jelasnya.
Selain area stadion, pemerintah juga mulai menata kawasan di sisi barat. Lahan tersebut akan dipersiapkan sebagai lokasi lapangan bola voli dan basket yang representatif.
Tri menambahkan, pemerintah sedang mengupayakan perubahan status jalan di kawasan tersebut agar menjadi aset stadion. Dengan demikian, area sport center nantinya dapat ditutup dari lalu lintas umum sehingga aktivitas olahraga masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.
"Pengembangannya dirancang secara multiyears. Tahun ini fokus pada fasilitas stadion dan kawasan barat, sedangkan pengembangan area timur akan dilanjutkan pada 2027," katanya.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kebumen Agus Sunaryo menegaskan pembangunan ini merupakan upaya pemerintah menghadirkan sarana olahraga yang layak sekaligus mempercantik wajah Stadion Chandradimuka.
"Kami akan mengawal seluruh proses pembangunan agar selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Terima kasih atas dukungan Ibu Bupati sehingga peningkatan infrastruktur olahraga ini bisa direalisasikan," ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan bahwa pembangunan sport center bukan sekadar memperbaiki bangunan stadion, melainkan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Pembangunan ini merupakan langkah penting untuk menjawab harapan masyarakat terhadap fasilitas olahraga yang lebih baik. Saya meminta seluruh penyedia pekerjaan menjaga kualitas, mematuhi spesifikasi teknis, dan menyelesaikan proyek dengan penuh tanggung jawab. Ini adalah uang rakyat yang harus memberikan manfaat sebesar-besarnya," tegasnya.
Menurut Lilis, keberadaan sport center diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin gemar berolahraga, menciptakan ruang publik yang sehat, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kebumen di tingkat regional maupun nasional.
Lingkup Pembangunan Tahap Pertama
Pengembangan Stadion Chandradimuka tahun 2026 meliputi sejumlah pekerjaan utama, di antaranya:
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen, Ketua KONI Kebumen, serta jajaran Forkopimda, Rabu (15/7/2026). Pekerjaan pengembangan stadion memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.402.545.000 dan dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, mulai 13 Juli hingga 9 November 2026.
Pengembangan tahap pertama ini tidak hanya menyasar renovasi fasilitas olahraga di dalam stadion, tetapi juga penataan kawasan di sisi barat agar menjadi ruang publik yang lebih tertata sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto, mengatakan fokus pembangunan tahun ini adalah meningkatkan kualitas fasilitas stadion agar memenuhi standar yang lebih baik, termasuk dari sisi keamanan.
"Renovasi difokuskan pada fasilitas utama stadion, seperti ruang ganti atlet, jogging track berbahan gravel, hingga penyesuaian pagar sesuai standar FIFA. Kami juga menambah akses pintu keluar agar sistem keamanan dan keselamatan pengunjung semakin optimal," jelasnya.
Selain area stadion, pemerintah juga mulai menata kawasan di sisi barat. Lahan tersebut akan dipersiapkan sebagai lokasi lapangan bola voli dan basket yang representatif.
Tri menambahkan, pemerintah sedang mengupayakan perubahan status jalan di kawasan tersebut agar menjadi aset stadion. Dengan demikian, area sport center nantinya dapat ditutup dari lalu lintas umum sehingga aktivitas olahraga masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.
"Pengembangannya dirancang secara multiyears. Tahun ini fokus pada fasilitas stadion dan kawasan barat, sedangkan pengembangan area timur akan dilanjutkan pada 2027," katanya.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kebumen Agus Sunaryo menegaskan pembangunan ini merupakan upaya pemerintah menghadirkan sarana olahraga yang layak sekaligus mempercantik wajah Stadion Chandradimuka.
"Kami akan mengawal seluruh proses pembangunan agar selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Terima kasih atas dukungan Ibu Bupati sehingga peningkatan infrastruktur olahraga ini bisa direalisasikan," ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan bahwa pembangunan sport center bukan sekadar memperbaiki bangunan stadion, melainkan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Pembangunan ini merupakan langkah penting untuk menjawab harapan masyarakat terhadap fasilitas olahraga yang lebih baik. Saya meminta seluruh penyedia pekerjaan menjaga kualitas, mematuhi spesifikasi teknis, dan menyelesaikan proyek dengan penuh tanggung jawab. Ini adalah uang rakyat yang harus memberikan manfaat sebesar-besarnya," tegasnya.
Menurut Lilis, keberadaan sport center diharapkan mampu mendorong masyarakat semakin gemar berolahraga, menciptakan ruang publik yang sehat, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kebumen di tingkat regional maupun nasional.
Lingkup Pembangunan Tahap Pertama
Pengembangan Stadion Chandradimuka tahun 2026 meliputi sejumlah pekerjaan utama, di antaranya:
- Renovasi running track berbahan gravel.
- Pengadaan loker ruang ganti atlet.
- Pembangunan shower dan perbaikan sanitasi toilet.
- Penambahan akses keamanan serta pintu darurat.
- Pembangunan lapangan bola voli dan basket. Pembangunan musala.
- Penataan kawasan foodcourt dan gerbang
- Pembangunan landmark di sisi utara dan selatan stadion.
- Pemasangan pagar beton precast.
- Penataan taman dan ruang terbuka.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


