DomaiNesia

Tak Hanya Bangun Jalan dan Jembatan, Hj Siti Sudar Kini Siapkan Rumah Singgah Gratis untuk Warga di Grigak Kebumen

Tak Hanya Bangun Jalan dan Jembatan, Hj Siti Sudar Kini Siapkan Rumah Singgah Gratis untuk Warga di Grigak Kebumen
kompas dan pemkabkebumen

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Kebaikan tak selalu berhenti ketika sebuah jalan selesai dibangun. Bagi Hj Siti Srimulati atau yang akrab dikenal sebagai Hj Siti Sudar, membuka akses menuju sebuah desa hanyalah awal dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Setelah membangun jalan sepanjang sekitar 2,5 kilometer beserta dua jembatan menggunakan dana pribadi keluarga, perempuan berusia 72 tahun itu kembali menghadirkan fasilitas yang bisa dinikmati siapa saja. Kali ini, ia menyiapkan sebuah rumah singgah gratis di kawasan Jalan Siti Sudar, Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen.

Rumah singgah sederhana tersebut dibangun bukan untuk ditempati keluarga, melainkan sebagai tempat beristirahat bagi masyarakat, petani, maupun para pengunjung yang melintasi kawasan perbukitan Grigak.

Di tengah perjalanan yang cukup panjang menuju kawasan tersebut, keberadaan rumah singgah diharapkan menjadi tempat melepas lelah sekaligus ruang yang nyaman untuk beribadah.

Berawal dari Kebun dan Kandang Kambing


Tak banyak yang mengetahui bahwa bangunan itu memiliki cerita panjang.

Saat ditemui di lokasi, Hj Siti Srimulati mengungkapkan lahan tersebut awalnya bukan dibeli untuk mendirikan rumah.

"Banyak yang mengira ini rumah saya, padahal bukan. Awalnya saya membeli lahan ini berupa kebun. Waktu itu sempat digunakan untuk beternak kambing karena saya ingin memanfaatkannya. Namun ternyata lokasinya cukup jauh dan usaha ternaknya tidak berjalan seperti yang diharapkan," tutur Siti Srimulati.

Ia bercerita, usaha peternakan tersebut akhirnya harus dihentikan setelah kambing-kambing yang dipelihara terserang penyakit.

"Akhirnya kambing-kambing itu kami jual sebelum semuanya mati. Mungkin memang bukan jalan yang Tuhan kehendaki," ujarnya.

Dialihfungsikan Menjadi Rumah Singgah


Seiring rampungnya pembangunan Jalan Siti Sudar yang kini menghubungkan permukiman warga dengan kawasan perbukitan dan lahan pertanian, bangunan yang sebelumnya menjadi tempat peternakan itu kemudian ditata ulang.

Alih-alih dijadikan rumah pribadi, bangunan tersebut justru dipersiapkan sebagai rumah singgah yang terbuka bagi masyarakat.

Menurut Hj Siti Srimulati, sejak awal ia memang ingin tempat tersebut memberikan manfaat seluas-luasnya.

"Bangunan ini memang untuk masyarakat. Kalau ada petani yang ingin berteduh setelah dari ladang, atau ada tamu yang berkunjung dan ingin beristirahat, silakan saja. Mau duduk-duduk, salat, atau sekadar melepas lelah juga boleh. Air juga sudah tersedia," katanya.

Rumah singgah itu dapat digunakan secara gratis tanpa syarat maupun biaya.

Melengkapi Manfaat Jalan yang Dibangun


Sebelumnya, Hj Siti Srimulati bersama keluarga besar almarhum H. Sudar membangun Jalan Siti Sudar sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer beserta dua jembatan menggunakan dana pribadi.

Jalan tersebut kini menjadi akses penting yang menghubungkan permukiman warga dengan area pertanian dan kawasan perbukitan di Dukuh Grigak.

Keberadaan infrastruktur itu tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi berkembangnya aktivitas ekonomi, pertanian, hingga potensi wisata alam di wilayah tersebut.

Kini, dengan hadirnya rumah singgah, manfaat pembangunan tersebut semakin terasa. Warga maupun pengunjung yang melintasi Jalan Siti Sudar memiliki tempat untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Bagi Hj Siti Srimulati, kebahagiaan terbesar bukan terletak pada bangunan yang berdiri, melainkan ketika fasilitas yang disediakan dapat digunakan dan memberi manfaat bagi banyak orang.


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post