DomaiNesia

361 Siswa SMA Negeri 1 Sampang Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, SPPG Disuspend

361 Siswa SMA Negeri 1 Sampang Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, SPPG Disuspend
rri.co.id/Renny Tania

CILACAP, beritakebumen.co.id - Sebanyak 361 siswa SMA Negeri 1 Sampang, Kabupaten Cilacap, mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu hal yang tengah ditelusuri adalah dugaan makanan dikonsumsi melewati batas waktu maksimal dua jam setelah dikirim.

Dugaan tersebut menjadi salah satu indikasi sementara dalam penelusuran terhadap kejadian yang dialami para siswa. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan bahwa keterlambatan waktu konsumsi menjadi penyebab munculnya keluhan kesehatan.

Kepastian mengenai penyebab kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi siswa.

Dilansir dari Tribunnews.com, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Cilacap Yuda Prasetyo mengatakan, berdasarkan berita acara atau surat jalan, makanan MBG dari SPPG Sidasari 1 dikirim sekitar pukul 10.00 WIB.

"Menurut hasil berita acara atau surat jalan, itu dikirimnya itu jam 10 pagi. Kalau dikonsumsinya itu seharusnya jam 12 siang lebih. Maksimal itu dua jam setelah pengiriman," kata Yuda dikutip dari Tribunbanyumas.com, Kamis (24/9/2026).

Dengan waktu pengiriman tersebut, makanan seharusnya telah selesai dikonsumsi sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, makanan baru dikonsumsi setelah waktu tersebut.

"Jam 10 harusnya kan maksimal itu jam 12 itu sudah selesai dikonsumsi. Informasinya dikonsumsi jam 12 lebih," ujarnya.

Meski demikian, Yuda menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan bahwa keterlambatan waktu konsumsi tersebut menjadi penyebab keluhan kesehatan yang dialami para siswa.

"Kalau dugaan sementara itu masih kita menunggu hasil uji lab. Tapi untuk penelusuran sementara itu kemarin mungkin ada indikasi kelebihan batas waktu jam konsumsi," katanya.

Di tengah proses penelusuran kejadian tersebut, SPPG Sidasari 1, Kecamatan Sampang, yang menjadi pemasok makanan MBG untuk SMA Negeri 1 Sampang, langsung dikenai suspend.

Yuda mengatakan keputusan suspend terhadap SPPG tersebut telah diterbitkan pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Langkah tersebut dilakukan ketika penelusuran terhadap kejadian masih berlangsung. Sementara itu, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami 361 siswa masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Hasil uji laboratorium nantinya diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai kondisi makanan yang dikonsumsi para siswa dan membantu memastikan faktor yang berkaitan dengan kejadian tersebut. *


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post