DomaiNesia

Pemkab Kebumen Alokasikan Rp1,895 Miliar untuk Penanganan Jalan Longsor di Clapar

Pemkab Kebumen Alokasikan Rp1,895 Miliar untuk Penanganan Jalan Longsor di Clapar

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung penanganan jalan terdampak longsor di ruas Karanggayam–Kebakalan, tepatnya di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Jumat (18/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan setelah Bupati Lilis mengecek pembangunan Jembatan Klanthong dan distribusi air bersih di desa yang sama. Kondisi jalan di Desa Clapar menjadi perhatian setelah curah hujan tinggi sejak November 2025 menyebabkan sebagian badan jalan mengalami longsor.

Kerusakan tersebut sempat memicu kekhawatiran warga maupun pengguna jalan yang melintas. Sebagai penanganan jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengalokasikan anggaran Rp1.895.000.000 dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT).

“Perbaikan ini agar akses mobilitas warga dan perekonomian di Karanggayam tidak terganggu. Kami pastikan pembangunannya berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat bisa melintas dengan aman tanpa rasa khawatir,” ujar Bupati Lilis saat meninjau lokasi longsor di Desa Clapar.

Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan DPT dengan fondasi dan dinding beton sepanjang sekitar 35 meter. Struktur ini dibangun untuk memperkuat tebing sekaligus badan jalan yang terdampak longsor.

Dengan penguatan tersebut, akses di ruas Karanggayam–Kebakalan diharapkan dapat kembali digunakan masyarakat dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas perekonomian warga.

Selain meninjau penanganan longsor di Desa Clapar, rombongan Bupati Lilis juga melintasi proyek rehabilitasi talud jalan di ruas Karanggayam–Kebakalan yang berada di Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam.

Proyek rehabilitasi talud tersebut kini telah rampung. Pekerjaan dengan pagu anggaran Rp270 juta itu menggunakan konstruksi bronjong sepanjang 24 meter dengan ketinggian sekitar 4 meter.

Sebelumnya, talud di Desa Logandu mengalami kerusakan akibat hujan deras yang menyebabkan aliran sungai meluap. Arus air yang deras mengikis tebing hingga memicu longsoran dan mengancam kondisi badan jalan.

Penanganan di dua titik tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kebumen menjaga kondisi infrastruktur sekaligus mempertahankan akses masyarakat di wilayah Karanggayam dan sekitarnya. *


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post