Monday, October 7, 2019

Semnas Geodiversity 2019; Kolaborasikan Hasil Penelitian di Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong

Semnas Geodiversity 2019; Kolaborasikan Hasil Penelitian di Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong


BERITAKEBUMEN.CO.ID - Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI menggelar Seminar Nasional (Semnas) Ilmu Kebumian Geodiversity 2019 bertajuk “Riset Ilmu Kebumian untuk Pengembangan Geopark Nasional”. Acara dilaksanakan di Hotel Mexolie Kebumen pada Rabu 2 Oktober 2019 lalu.
Ketua Seminar, Muhammad Al'Afif mengatakan bahwa Ilmu Kebumian Geodiversity 2019 ini merupakan salah satu kegiatan BIKK – LIPI sebagai eksistensi LIPI Karangsambung dalam bidang riset, serta pertanggungjawaban pada ilmu pengetahuan.

Seminar Nasional Ilmu Kebumian ini merupakan salah satu kegiatan BIKK - LIPI dalam menjalankan salah satu fungsinya untuk menyebarkan informasi kebumian berupa diseminasi tahunan hasil penelitian di lingkup LIPI khususnya BIKK.

Pada acara ini hadir sebagai keynote speaker Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Dr. Eko Yulianto dan Guru Besar Ilmu Geologi Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc., Ph.D.

Semnas ini disampaikan dalam bentuk pemaparan presentasi oral maupun poster bagi peserta. Keseluruhan makalah lengkap akan dipublikasi dalam prosiding ilmiah yang akan diterbitkan pada bulan Desember 2019. Naskah Ilmiah yang diterima berjumlah 150 makalah dari peneliti berbagai macam instansi dan perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Kepala BIKK - LIPI Edi Hidayat, S.T., M.T. mengatakan kegiatan ini merupakan kali pertama diadakan dan bertujuan untuk mengkolaborasi hasil-hasil penelitian yang ada di Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong (GNKK) ataupun di kawasan lainnya dari sisi ilmu kebumian, budaya dan hayati. Tantangan kedepan bagi daerah yang sudah ditetapkan menjadi kawasan geopark adalah bagaimana kawasan tersebut memberikan dampak peningkatan ekonomi lokal sehingga program-program kegiatan harus dibuat dengan mengikutsertakan masyarakat sekitar, dan tantangan perlindungan terhadap kawasan geopark sebagai kawasan konservasi, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

(YPermana/BK01)

Baca berita terkait lainnya

BERITA TERBARU:

© Copyright 2019 Berita Kebumen | All Right Reserved