Surat Terbuka Warga Gombong Direspon Gubernur Ganjar

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Curhatan Sulistowati warga Gang Sindoro 1 No 5 RT 2 RW 4 Gombong soal pelayanan rumah sakit yang viral di media sosial mendapat respon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hal itu ia ungkapkan melalui unggahan video yang berisi penjelasan dirinya telah ditelepon langsung oleh Ganjar, Minggu sore, 13 Desember 2020.



Sulistyowati menyatakan dalam video berdurasi sekitar satu menit itu bahwa persoalan yang menimpa keluarganya sudah clear.

Berikut penjelasan lengkap Sulis Tyowati dalam videonya: 



Assalamualaikum warahmatullah hiwabarakatuh 

Dengan datangnya video ini saya ingin menyampaikan bahwa masalah yang di video kemarin saya sudah clear sudah diklarifikasi Pak Ganjar langsung. 

Bapak Ganjar bersedia membantu saya untuk masalah bapak saya kemarin. Bapak Ganjar sudah bantu keluarga saya. Saya terima kasih Pak Ganjar karena sudah mendengarkan keluh kesah saya, rakyat kecil ini. 

Semoga ke depannya bisa jauh lebih baik. Tidak ada orang yang mengalami seperti saya lagi. Saya terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Ganjar, atas kebaikan Bapak Ganjar bersedia mendengarkan keluh kesah saya, terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullah hiwabaratuh. 

Dikutip dari tagar.id, Sulis menjelaskan Ganjar telah memerintahkan pihak kecamatan dan desa untuk membuat selebaran yang menyatakan bahwa semua anggota keluarga Sulis telah dites dan hasilnya negatif.

"Nanti saya bilang ke kecamatan, saya disuruh bikin tulisan di kertas nanti distempel dan ditempel-tempelkan, bahwa bapak dan keluarga tidak corona biar warga tidak mengucilkan lagi. Karena keluarga saya juga hasil tesnya negatif," katanya.

Dengan cara seperti itu Sulis berharap keluarganya, terutama ibunya bisa kembali beraktivitas normal. Apalagi selama ini ibunya menjalani profesi sebagai tukang pijit urut keliling.

"Saya plong (lega) setelah ditelpon Pak Ganjar. Sudah tadi, jam lima sore ditelpon sama Pak Ganjar. Ngobrol lama sama Pak Ganjar. Maksud saya dibersihkan nama keluarga saya karena dianggap Corona jadi keluarga saya dikucilkan warga," katanya.

Post a Comment

Previous Post Next Post