DomaiNesia

Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Satu Orang Meninggal Dunia

Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Satu Orang Meninggal Dunia

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api wilayah Kabupaten Kebumen. Sebuah truk tronton tertabrak Kereta Api Gajayana relasi Malang–Gambir di perlintasan JPL 582, Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Selasa malam (27/1/2026). Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar karena benturan keras yang terjadi di lokasi perlintasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.32 WIB. Truk tronton yang melintas dari arah timur ke barat diduga mengalami mogok tepat di atas rel kereta api. Di saat bersamaan, KA Gajayana melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi. Meski pengemudi dan kernet truk sempat berusaha menyelamatkan diri, tabrakan tidak dapat dihindari. Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan di area perlintasan kereta api, terutama pada malam hari.

Truk Diduga Mogok Tepat di Atas Rel

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, truk tronton berwarna putih dengan nomor polisi L 8861 UC berhenti di atas rel karena diduga mengalami gangguan mesin.

“Dari keterangan awal saksi, truk mengalami mogok tepat di perlintasan. Sopir dan kernet sempat berusaha keluar dari kendaraan,” ujar Kapolres.

Namun, jarak kereta yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak bisa dihindari.

Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Satu Orang Meninggal Dunia

Benturan tidak dapat dihindari ketika truk berada di area perlintasan sebidang Desa Mekarsari. Lokomotif CC 206 1337 menghantam bagian truk dengan keras, mengakibatkan kendaraan besar tersebut ringsek parah dan sebagian bodinya menutup jalur rel.

Benturan Keras, Truk Terpental dan Hantam Pos Jaga

Akibat benturan keras, truk tronton terpental sejauh kurang lebih 10 meter dan menghantam bangunan pos jaga perlintasan kereta api. Kondisi kendaraan rusak parah, sementara pos jaga mengalami kerusakan cukup berat.

Peristiwa ini juga sempat membuat warga sekitar panik karena suara benturan terdengar sangat keras.

Sopir Meninggal, Dua Orang Luka-luka

Dalam kejadian tersebut, pengemudi truk bernama Sutarno (42), warga Cilongok, Kabupaten Banyumas, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara kernet truk, Suryanto (54), warga Ajibarang, Banyumas, mengalami luka berat dan segera dilarikan ke RSUD Prembun untuk mendapatkan perawatan intensif.

Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Satu Orang Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, petugas palang pintu perlintasan, Rahman Al Ghazali (23), warga Kebumen, juga menjadi korban. Ia mengalami cedera dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Kebumen.

Benturan hebat tersebut turut menghancurkan pos penjagaan perlintasan hingga rata dengan tanah. Proses evakuasi truk tronton memakan waktu cukup lama karena kondisi kendaraan yang ringsek berat dan menutup jalur rel.
 Truk Tronton Tertabrak KA Gajayana di Kutowinangun, Satu Orang Meninggal Dunia

Jalur KA Kembali Normal Dini Hari

Masinis dan asisten masinis KA Gajayana dipastikan selamat dalam peristiwa tersebut. Akibat kecelakaan, perjalanan kereta api sempat terganggu. Namun hingga Rabu (28/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB, kedua jalur rel telah kembali dapat dilalui secara normal meskipun proses evakuasi kendaraan masih berlangsung.

Polres Kebumen mengerahkan personel gabungan dari Polsek Kutowinangun, Satlantas, Unit Identifikasi, Samapta, PMI, serta tim kesehatan untuk melakukan penanganan di lokasi. Polisi masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Dampak Terhadap Perjalanan Kereta Api

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memastikan seluruh penumpang dan awak KA Gajayana dalam kondisi selamat.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa satu jalur rel sempat tidak dapat dilalui akibat kecelakaan tersebut. Namun berkat penanganan cepat petugas, jalur hulu dan hilir kembali normal pada Rabu (28/1/2026) pukul 02.50 WIB.

“Seluruh penumpang dan awak KA Gajayana selamat,” ujarnya.

Sebagai dampak lanjutan, tercatat 21 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan durasi antara 24 hingga 74 menit. KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan memberikan service recovery sesuai ketentuan.  

KAI juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api, mematuhi rambu perlintasan sebidang, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (BK/*)


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post