Komitmen Tingkatkan Mutu, UPB Resmikan Gedung Baru

Peresmian gedung baru, aula perpustakaan dan ruang kuliah Universitas Putra Bangsa. 

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen serius dalam upaya meningkatkan mutunya. Salah satunya dengan melengkapi fasilitas gedung sebagai sarana penunjang akademiknya. 

Tahun ini, UPB kembali meresmikan gedung baru tiga lantai yang terdiri dari Aula, Perpustakaan dan Ruang Kuliah. Acara peresmian dilangsungkan pada Kamis, 14 Juli 2022.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono SH hadir mewakili Bupati Kebumen dalam peresmian tersebut. Turut hadir Pembina Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Dr Hj Susanti Widhiastuti SE MM, Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Dr H Slamet Ahmadi SE MM, serta Rektor UPB Dr Gunarso Wiwoho SE MM.

Hadir pula Asisten I Sekda Kebumen Ir Pudji Rahayu, Ketua MUI KH Nursodik Abdurachman, para alim ulama, pimpinan OPD, forkopimcam, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan sekolah, bank mitra, dan civitas akademika UPB.

Melalui sambutan, Rektor Universitas Putra Bangsa Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M. menyampaikan  bahwa pembangunan Aula, Perpustakaan, dan Ruang Kelas merupakan program kegiatan yang mendorong peningkatan sarana dan prasarana perkuliahan.

Rektor Universitas Putra Bangsa Dr. Gunarso Wiwoho, S.E., M.M

Gedung baru ini dibangun menggunakan anggaran murni yang bersumber dari dana kampus, bukan dari bantuan maupun hasil pinjaman dari lembaga keuangan.

“Gedung yang menghabiskan dana kurang lebih 7 (Tujuh) Milyard Rupiah ini, nantinya akan sangat menunjang kegiatan belajar mengajar, maupun berbagai kegiatan Akademik dan non Akademik lainnya.” Ujar Gunarso.

Pada kesempatan tersebut, Gunarso menyampaikan pula bahwa penambahan program studi baru di UPB. Yakni D3 Perhotelan yang merupakan hasil penyatuan dengan Akparnas (Unas-Jakarta), dan prodi S1 Akuntansi. Sehingga saat ini UPB memiliki 8 program studi pilihan yakni D3 Perhotelan, D3 Akuntansi, S1 Akuntansi, S1 Manajemen, S1 Bisnis Digital, S1 Sains Data, S1 Agribisnis, dan S1 Informatika/Ilmu Komputer.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Dr H Slamet Ahmadi SE MM, mengungkapkan bahwa gedung yang diresmikan ini telah dirancang sejak beberapa tahun lalu, tepatnya saat awal pandemi.

Dijelaskan Slamet Ahmadi, gedung baru ini terdiri dari 3 lantai yang akan dibagi menjadi 8 ruang kuliah di lantai 3, perpustakaan berbasis digital di lantai 2 dan untuk lantai 1 difungsikan sebagai aula. 

"InsyaAllah dalam jangka 1 bulan, isinya dilengkapi." ujar Slamet Ahmadi.

Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Dr H Slamet Ahmadi SE MM

Saat memberi sambutan, Slamet Ahmadi bercerita sejarah singkat UPB atau yang dulu bernama STIE Putra Bangsa. Kondisi yang melatar belakangi pendirian kampus ini diawali dari penelitian singkat yang ia lakukan pada tahun 2000 silam. Dimana diketahui jumlah sarjana dan diploma yang ada di Kebumen hanya ada sekitar 600an orang. 

Prihtain atas kondisi tersebut, ia lalu melakukan audiensi dengan Bupati Kebumen saat itu, yakni Hj. Rustriningsih, M.Si. Rustriningsih, seperti diceritakan Slamet Ahmadi, mengatakan bahwa sebenarnya Kebumen mengirimkan lulusan SMA/SMK ke berbagai kota untuk kuliah. Namun Kebumen hanya sebagai 'investor yang tidak panen'.  Maksud dari ungkapan tersebut adalah banyak (orang kebumen -red) yang kuliah namun setelah lulus mencari kerja di luar kota, tinggal di luar kota dan mengembangkan di sana. Mereka hanya pulang setahun sekali saat lebaran. 

Kondisi itu pada akhirnya menjadikan perkembangan Kebumen lambat. Dari sanalah Slamet Ahmadi beserta dua pendiri lainnya kemudian tergerak untuk mendirikan kampus di Kebumen. Dengn harapan dapat memajukan Kebumen seiring jumlah sarjana di Kebumen yang menigkat.

Lahirlah STIE Putra Bangsa pada 5 Juli 2001, yang saat itu masih dalam kondisi prihatin dengan keterbatasan sumberdaya.

"Alhamdulillah kini telah berubah bentuk menjadi Universitas Putra Bangsa, dengan terus menjadi perguruan tinggi yang unggul, kompetitif dan berakhlak mulia.” Ucap Slamet Ahmadi.

Selanjutnya Bupati Kebumen melalui sambutan yang disampaikan oleh Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono SH menyambut baik berdirinya gedung aula dan perpustakaan UPB. Menurutnya, hal ini perlu dukungan dan apresiasi bersama.

Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono SH

Menurut Bupati, selain infrastruktur, yang juga penting adalah akses mahasiswa untuk magang dan belajar sambil bekerja. "Mahasiswa perlu diberikan akses untuk belajar kepada siapa saja dan di mana saja," kata Bupati.

Kampus memainkan peranan penting di dalam ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan bisa dari mana saja, namun demikian buku cetak tetap tidak tergantikan.

"Oleh sebab itu saya menegaskan bahwa kampus juga harus menunjukkan kualitas dengan adanya perpustakaan, terutama melalui kegiatan membaca. Jangan hanya berfungsi sebagai pelengkap atau infrastruktur saja," tandas Bupati.

Usai sambutan, dilangsungkan acara inti peresmian gedung baru UPB yang ditandai dengan pembukaan tirai kain. 
(bk/mat)
Previous Post Next Post