Warga Mengeluh Air PDAM Mati Sejak Kemarin. Ternyata Ini Penyebabnya

Keluhan salah satu pelanggan @Arsenic A-j di grup media sosial facebook PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Alirah air PDAM di sejumlah wilayah di Kebumen mati tiba-tiba, sejak Kamis (14/7/2022). Sontak, banyak warga yang mengeluh sebab mereka merasa tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Sebagian dari pelanggan PDAM mengeluhkan apa yang dialaminya di media sosial.

Pantauan terkini beritakebumen.co.id di Desa Karangsari, Kebumen, Jumat (15/7/2022) pagi aliran air belum kembali normal. Sempat mengalir menjelang subuh namun alirannya kecil dan airnya pun keruh agak kehitaman.

"Semoga air segera mengalir. Apalagi di sini sedang ada anak-anak KKN dari UNY yang baru datang Kamis kemarin. Kasihan, tadi malam saya tanya mereka belum pada mandi." ujar Rahmat salah satu warga Karangsari. 

Terkait matinya aliran air, PDAM Kebumen mengumumkan kepada para pelanggan khususnya di wilayah Kebumen dan Pejagoan. Matinya aliran air PDAM disebabkan karena sedang ada pekerjaan perbaikan pipa distribusi utama di Jalan Soekarno-Hatta atau sebelah barat Tugu Lawet, Kamis (14/7/2022).

Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa  Zein Musta’in menyampaikan pengumuman dari Bagian Hubungan Pelanggan adanya pipa yang pecah. 

"Hal ini  dikarenakan adanya perbaikan pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Jalan Soekarno – Hatta tepatnya sebelah selatan Pasar Tumenggungan (Tugu Walet) yang pecah/rusak,” katanya.

Dampak dari pekerjaan tersebut aliran akan mengalami gangguan, aliran air kecil dan tidak mengalir atau mati.

Dalam penjelasannya, kerusakan pipa itu disebabkan karena terkena dambak penggalian jalan alat berat dengan eksavator yang mengenai pipa PDAM.

Berkaitan dengan hal Tersebut,  saat ini pihaknya PDAM sedang berupaya memperbaiki kebocoran akibat pipa JDU yang pecah. Sehingga untuk sementara aliran PDAM yang ke arah Kebumen kota dan Pejagoan dimatikan selama perbaikan.

"Estimasi kami perbaikan, mematikan aliran dan menormalkan aliran memerlukan waktu 15-18 jam hingga pekerjaan selesai," ujar Zein.

Pihaknya pun mohon maaf atas terganggunya aliran air dan ketidaknyamanannya pelayanan kepada pelanggan PDAM Kebumen.

Lebih lanjut, PDAM Kebumen melalui media sosialnya memberikan himbauan kepada para pelanggan PDAM di wilayah pelayanan tersebut.

"Kami himbau saat aliran air mengalir agar melakukan penampungan air di masing-masing rumah dengan tandon-tandon yang dimiliki, untuk mengatisipasi jika aliran air terhenti, dan bagi wilayah yang sudah tidak mengalir terlebih dahulu, kami mohon maaf yang sebesar²nya." tulis PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen.
(bk/mat)
-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News
Previous Post Next Post