DomaiNesia

Bupati Kebumen Serap Aspirasi Warga Desa Argopeni saat Pengajian Isra Mi'raj

Bupati Kebumen Serap Aspirasi Warga Desa Argopeni saat Pengajian Isra Mikraj
Foto. Pemkab Kebumen

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Dukuh Bengkiyek, Desa Argopeni, Kecamatan Kebumen Selatan, Senin (5/1/2026), menjadi momentum istimewa bagi warga setempat. Selain sebagai agenda keagamaan, kegiatan ini berubah menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat desa dengan pemimpinnya. Kehadiran Bupati Kebumen Lilis Nuryani disambut hangat oleh jemaah dan tokoh masyarakat, mengingat kunjungan tersebut menjadi yang pertama secara resmi dilakukan kepala daerah ke desa yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kutowinangun itu.

Dalam suasana religius dan penuh kebersamaan, aspirasi warga disampaikan secara langsung, mulai dari persoalan infrastruktur hingga penguatan ekonomi desa, sekaligus mendengarkan penjelasan pemerintah daerah terkait arah kebijakan pembangunan di tengah tantangan efisiensi anggaran tahun 2026.

Dalam acara pengajian Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Desa Argopeni, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk komitmen membuka ruang komunikasi dengan masyarakat desa.

Kepala Desa Argopeni, Slamet Haryadi, menyampaikan bahwa kunjungan Bupati Lilis merupakan momen bersejarah bagi warganya. Menurutnya, selama ini Desa Argopeni belum pernah mendapat kunjungan resmi kepala daerah secara langsung.

Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Argopeni. Kami merasa diperhatikan dan diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi,” ujar Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, pihak desa menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, di antaranya permohonan bantuan pengurugan lahan Koperasi Desa Merah Putih serta perbaikan jalan poros desa sepanjang 300 meter yang kondisinya dinilai membutuhkan penanganan segera.

Menanggapi aspirasi itu, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan pendekatan yang realistis namun tetap solutif. Ia menjelaskan bahwa pada awal tahun 2026, pemerintah daerah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat, sehingga diperlukan perencanaan matang dan koordinasi lanjutan antara desa dan pemerintah kabupaten.

Ibadah dan kehidupan sosial harus berjalan beriringan. Kalau imam shalat keliru, diingatkan. Begitu pula pemimpin. Kalau memang baik, mari kita dukung bersama, karena membangun Kebumen butuh kerja sama,” tutur Bupati dalam tausiah kepemimpinannya di hadapan jemaah.

Di hadapan warga, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Kebumen tahun 2025, di mana pemerintah daerah telah berhasil memperbaiki 115 ruas jalan dan 20 jembatan yang tersebar di 26 kecamatan.

Memasuki tahun 2026 yang diwarnai pemotongan anggaran, Bupati menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. Salah satu kebijakan konkret yang diambil adalah pengalihan anggaran perjalanan dinas dan belanja konsumsi rapat untuk memperkuat kebutuhan dasar warga.

Kebijakan tersebut berdampak pada meningkatnya anggaran perbaikan jalan dan jembatan Kabupaten Kebumen 2026 hingga mencapai Rp176 miliar.

Kami memilih menata ulang belanja agar lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Acara pengajian yang turut dihadiri KH Faturrohman dari Klirong, jajaran Forkopimcam, perangkat desa, dan tokoh masyarakat itu berlangsung hangat. Suasana semakin cair saat Bupati membagikan hadiah berupa satu unit sepeda dan uang tunai kepada jemaah melalui kuis interaktif tentang sejarah Kebumen dan pengetahuan umum, sebagai simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.



-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post