KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Suasana Alun-Alun Pancasila Kebumen masih dipenuhi jejak aktivitas warga usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam beberapa hari terakhir, kawasan ini menjadi pusat keramaian, tempat masyarakat berkumpul, berlibur, hingga berburu kuliner. Namun di balik ramainya aktivitas tersebut, tersisa pekerjaan rumah: menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik agar tetap layak dinikmati bersama.
Di tengah situasi itu, ratusan aparatur sipil negara yang tergabung dalam KORPRI Kebumen turun langsung ke lapangan. Melalui aksi Jumat Bersih Kebumen yang digelar Jumat (27/3/2026), mereka tidak hanya membersihkan area alun-alun, tetapi juga membawa semangat baru: kolaborasi antara pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Dalam kesempatan tersebut, para ASN diajak untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar.
Ketua KORPRI Kebumen, Aden Andri Susilo, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk sinergi antara ASN, warga, dan pedagang kaki lima yang memanfaatkan fasilitas publik selama libur Lebaran.
“Kita ingin mengembalikan kenyamanan alun-alun. Ini ruang bersama, jadi harus dijaga bersama,” ujarnya.
Yang membuat kegiatan ini berbeda adalah adanya sentuhan ekonomi kerakyatan. Panitia membagikan sebanyak 3.000 voucher kuliner senilai Rp15.000 yang dapat digunakan di sentra kuliner “Kapal Mendoan”.
Langkah ini secara langsung mendorong aktivitas UMKM Kebumen agar tetap bergerak di tengah momen pasca Lebaran.
“Setelah bersih-bersih, peserta bisa langsung berbelanja. Ini cara sederhana untuk membantu perputaran ekonomi warga,” jelas Aden.
Kegiatan Jumat Bersih Kebumen yang melibatkan ASN Kebumen di kawasan Alun-Alun Kebumen menjadi contoh nyata sinergi antara kebersihan lingkungan dan pemberdayaan UMKM Kebumen. Program seperti ini dinilai efektif dalam menjaga fasilitas publik tetap nyaman sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal melalui voucher kuliner Kebumen, yang berdampak langsung bagi pelaku usaha kecil.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para ASN yang tetap menjalankan tugas pelayanan selama libur Lebaran.
“Tidak semua orang bisa tetap bekerja saat momen berkumpul keluarga. Saya sangat menghargai dedikasi itu,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa budaya bersih harus dimulai dari hal sederhana dan dilakukan secara konsisten.
“Kalau tempat ini bersih, masyarakat akan nyaman. Ini wajah Kebumen yang dilihat orang. Mulai dari hal kecil, lihat sampah, ambil,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan halalbihalal sebagai bentuk mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan seluruh ASN. Turut hadir Sekda Edi Rianto, jajaran OPD, camat, serta perwakilan instansi lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap budaya peduli lingkungan tidak berhenti di satu kegiatan saja, melainkan menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam keseharian. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Di tengah situasi itu, ratusan aparatur sipil negara yang tergabung dalam KORPRI Kebumen turun langsung ke lapangan. Melalui aksi Jumat Bersih Kebumen yang digelar Jumat (27/3/2026), mereka tidak hanya membersihkan area alun-alun, tetapi juga membawa semangat baru: kolaborasi antara pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Dalam kesempatan tersebut, para ASN diajak untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar.
Ketua KORPRI Kebumen, Aden Andri Susilo, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk sinergi antara ASN, warga, dan pedagang kaki lima yang memanfaatkan fasilitas publik selama libur Lebaran.
“Kita ingin mengembalikan kenyamanan alun-alun. Ini ruang bersama, jadi harus dijaga bersama,” ujarnya.
Kolaborasi Bersih-Bersih dan Pemberdayaan UMKM
Yang membuat kegiatan ini berbeda adalah adanya sentuhan ekonomi kerakyatan. Panitia membagikan sebanyak 3.000 voucher kuliner senilai Rp15.000 yang dapat digunakan di sentra kuliner “Kapal Mendoan”.
Langkah ini secara langsung mendorong aktivitas UMKM Kebumen agar tetap bergerak di tengah momen pasca Lebaran.
“Setelah bersih-bersih, peserta bisa langsung berbelanja. Ini cara sederhana untuk membantu perputaran ekonomi warga,” jelas Aden.
Kegiatan Jumat Bersih Kebumen yang melibatkan ASN Kebumen di kawasan Alun-Alun Kebumen menjadi contoh nyata sinergi antara kebersihan lingkungan dan pemberdayaan UMKM Kebumen. Program seperti ini dinilai efektif dalam menjaga fasilitas publik tetap nyaman sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal melalui voucher kuliner Kebumen, yang berdampak langsung bagi pelaku usaha kecil.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para ASN yang tetap menjalankan tugas pelayanan selama libur Lebaran.
“Tidak semua orang bisa tetap bekerja saat momen berkumpul keluarga. Saya sangat menghargai dedikasi itu,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa budaya bersih harus dimulai dari hal sederhana dan dilakukan secara konsisten.
“Kalau tempat ini bersih, masyarakat akan nyaman. Ini wajah Kebumen yang dilihat orang. Mulai dari hal kecil, lihat sampah, ambil,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan halalbihalal sebagai bentuk mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan seluruh ASN. Turut hadir Sekda Edi Rianto, jajaran OPD, camat, serta perwakilan instansi lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap budaya peduli lingkungan tidak berhenti di satu kegiatan saja, melainkan menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam keseharian. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen

.jpeg)