KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kebumen tak hanya menjadi agenda konsolidasi organisasi, tetapi juga menghadirkan momen hangat penuh cerita. Bupati Kebumen Lilis Nuryani turut hadir dan membagikan kisah kedekatannya dengan partai tersebut sejak sebelum terjun ke dunia politik.
Kegiatan Muscab yang digelar di Mexolie Hotel pada Minggu (19/4/2026) itu dihadiri ratusan kader serta sejumlah tokoh penting dari tingkat daerah hingga pusat. Kehadiran Bupati didampingi sejumlah pejabat, termasuk Ir Mohammad Yahya Fuad dan anggota DPRD Jawa Tengah dr Faiz Alauddien Reza Mardhika.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mendorong pembangunan. Menurutnya, sinergi yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Selama lebih dari satu tahun kita berjalan bersama, saya melihat bahwa kerja sama yang kuat lahir dari komunikasi yang baik dan rasa saling percaya. Ini harus terus dijaga dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama," ujarnya.
Di hadapan para kader, Lilis juga mengenang awal kedekatannya dengan tokoh-tokoh PKB sejak sekitar tahun 2015. Ia menyebut peran penting Zaeni Miftah yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Kebumen.
"Saya masih ingat, Pak Zaeni yang dulu mengajak Pak Fuad maju sebagai Bupati. Waktu itu, hampir setiap buka puasa beliau datang ke rumah mertua saya. Saya yang menyiapkan hidangan untuk beliau dan rombongan," tuturnya, disambut tawa peserta.
Cerita tersebut berlanjut hingga masa dirinya dipercaya memimpin daerah. Dengan nada santai, ia menyinggung dinamika dalam pemerintahan. "Dulu saya dibilang tidak perlu khawatir karena yang berat akan ditangani. Tapi kenyataannya, tetap saya yang harus berada di depan," ucapnya berseloroh.
Selain bernostalgia, Bupati Lilis juga menyampaikan pesan penting terkait etika komunikasi politik. Ia meminta seluruh kader, baik dari PKB maupun partai lain, untuk menjaga cara berkomunikasi yang santun, khususnya saat berinteraksi dengan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Kalau ingin memberi masukan, sampaikan dengan cara yang baik dan santun. Jangan dengan nada keras. Saya harap pembinaan kader terus dilakukan agar komunikasi tetap sejuk," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kebumen, Zaeni Miftah, menjelaskan bahwa Muscab merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi sesuai aturan partai. Ia juga menyoroti capaian PKB pada Pemilu 2024 yang berhasil meraih 11 kursi legislatif di Kebumen.
"Tahun 2024 menjadi pencapaian penting bagi kami dengan 11 kursi. Tapi ini bukan akhir. Kami harus terus bergerak, meningkatkan capaian, dan tetap berkompetisi secara sehat sambil merangkul berbagai elemen masyarakat," jelasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ida Fauziyah selaku Wakil Ketua Umum DPP PKB, serta anggota DPR RI Taufiq R. Abdullah, jajaran pengurus wilayah, hingga Forkopimda Kebumen.
Dalam arahannya, Ida Fauziyah memberikan motivasi kepada kader untuk memperkuat struktur organisasi sejak dini. Ia menekankan bahwa persiapan menuju kontestasi politik tidak bisa dilakukan secara instan.
"Pemilu 2029 tidak dimulai nanti, tetapi dimulai dari sekarang. Struktur yang kita bangun hari ini akan menjadi mesin utama kemenangan ke depan," ungkapnya.
Kegiatan Muscab kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno untuk merumuskan program kerja serta menyusun kepengurusan DPC PKB Kabupaten Kebumen periode berikutnya. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Kegiatan Muscab yang digelar di Mexolie Hotel pada Minggu (19/4/2026) itu dihadiri ratusan kader serta sejumlah tokoh penting dari tingkat daerah hingga pusat. Kehadiran Bupati didampingi sejumlah pejabat, termasuk Ir Mohammad Yahya Fuad dan anggota DPRD Jawa Tengah dr Faiz Alauddien Reza Mardhika.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mendorong pembangunan. Menurutnya, sinergi yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Selama lebih dari satu tahun kita berjalan bersama, saya melihat bahwa kerja sama yang kuat lahir dari komunikasi yang baik dan rasa saling percaya. Ini harus terus dijaga dengan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama," ujarnya.
Di hadapan para kader, Lilis juga mengenang awal kedekatannya dengan tokoh-tokoh PKB sejak sekitar tahun 2015. Ia menyebut peran penting Zaeni Miftah yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Kebumen.
"Saya masih ingat, Pak Zaeni yang dulu mengajak Pak Fuad maju sebagai Bupati. Waktu itu, hampir setiap buka puasa beliau datang ke rumah mertua saya. Saya yang menyiapkan hidangan untuk beliau dan rombongan," tuturnya, disambut tawa peserta.
Cerita tersebut berlanjut hingga masa dirinya dipercaya memimpin daerah. Dengan nada santai, ia menyinggung dinamika dalam pemerintahan. "Dulu saya dibilang tidak perlu khawatir karena yang berat akan ditangani. Tapi kenyataannya, tetap saya yang harus berada di depan," ucapnya berseloroh.
Selain bernostalgia, Bupati Lilis juga menyampaikan pesan penting terkait etika komunikasi politik. Ia meminta seluruh kader, baik dari PKB maupun partai lain, untuk menjaga cara berkomunikasi yang santun, khususnya saat berinteraksi dengan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Kalau ingin memberi masukan, sampaikan dengan cara yang baik dan santun. Jangan dengan nada keras. Saya harap pembinaan kader terus dilakukan agar komunikasi tetap sejuk," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kebumen, Zaeni Miftah, menjelaskan bahwa Muscab merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran organisasi sesuai aturan partai. Ia juga menyoroti capaian PKB pada Pemilu 2024 yang berhasil meraih 11 kursi legislatif di Kebumen.
"Tahun 2024 menjadi pencapaian penting bagi kami dengan 11 kursi. Tapi ini bukan akhir. Kami harus terus bergerak, meningkatkan capaian, dan tetap berkompetisi secara sehat sambil merangkul berbagai elemen masyarakat," jelasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ida Fauziyah selaku Wakil Ketua Umum DPP PKB, serta anggota DPR RI Taufiq R. Abdullah, jajaran pengurus wilayah, hingga Forkopimda Kebumen.
Dalam arahannya, Ida Fauziyah memberikan motivasi kepada kader untuk memperkuat struktur organisasi sejak dini. Ia menekankan bahwa persiapan menuju kontestasi politik tidak bisa dilakukan secara instan.
"Pemilu 2029 tidak dimulai nanti, tetapi dimulai dari sekarang. Struktur yang kita bangun hari ini akan menjadi mesin utama kemenangan ke depan," ungkapnya.
Kegiatan Muscab kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno untuk merumuskan program kerja serta menyusun kepengurusan DPC PKB Kabupaten Kebumen periode berikutnya. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


