DomaiNesia

Kebumen Siapkan Dua Batalion Teritorial, Lahan 50 Hektare di Buayan Mulai Dibuka

Kebumen Siapkan Dua Batalion Teritorial, Lahan 50 Hektare di Buayan Mulai Dibuka

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Kebumen mulai mempersiapkan pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang direncanakan berdiri di wilayah Kabupaten Kebumen. Saat ini, proses penyiapan lahan sudah mulai dilakukan di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan.

Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, S.H., M.I.P menjelaskan bahwa Kebumen direncanakan memiliki dua batalion teritorial pembangunan. Namun, tahap awal saat ini baru difokuskan pada lokasi di Kecamatan Buayan.

Wilayah Kodim 0709/Kebumen direncanakan memiliki dua batalion teritorial pembangunan. Untuk yang saat ini sedang berproses baru satu lokasi di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan,” ujarnya saat ditemui di Makodim Kebumen.

Ia mengatakan, lahan yang digunakan merupakan kawasan milik Perhutani dengan luas kurang lebih 50 hektare. Saat ini proses yang berjalan masih tahap awal berupa penyiapan lahan sebelum pembangunan fisik dimulai.

“Baru sekitar tiga hari ini kita mulai progres penyiapan lahan. Jadi memang saat ini fokusnya masih persiapan area yang nantinya akan dibangun,” katanya.

Menurutnya, pada tahap pertama pembangunan akan difokuskan untuk fasilitas utama seperti perkantoran, barak, hingga gudang senjata.

“Rencananya nanti ada perkantoran, barak, dan gudang senjata sebagai fasilitas awal pembangunan batalion teritorial pembangunan di Kabupaten Kebumen,” jelasnya.

Selain sebagai pasukan tempur, batalion tersebut nantinya juga memiliki fungsi teritorial yang berkaitan dengan program ketahanan pangan. Konsep itu disebut menjadi salah satu ciri utama Batalion Teritorial Pembangunan.

“Yon TP bukan hanya pasukan tempur, tetapi juga disiapkan untuk mendukung kegiatan teritorial, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan,” terangnya.

Dandim menambahkan, di dalam struktur batalion nantinya akan terdapat beberapa kompi yang mendukung sektor produktif masyarakat, mulai dari pertanian, peternakan hingga perikanan.

“Ada kompi produksi, peternakan, hingga perikanan. Harapannya nanti bisa ikut membantu program ketahanan pangan pemerintah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, keberadaan batalion juga diharapkan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Buayan dan sekitarnya.

“Personel yang disiapkan kurang lebih seribu lebih. Harapannya tentu bisa ikut meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi,” katanya.

Untuk target pembangunan tahap awal, Kodim menargetkan pembangunan barak dapat selesai pada akhir Juli 2026 agar bisa segera digunakan menampung personel.

“Targetnya akhir Juli barak sudah selesai sehingga nantinya bisa digunakan untuk penempatan personel,” ujarnya.

Selain di Buayan, satu lokasi lain yang direncanakan menjadi tempat pembangunan batalion teritorial berada di wilayah Somagede. Namun hingga kini, proses pembangunan masih diprioritaskan di Buayan terlebih dahulu.

Terkait alasan pemilihan wilayah barat Kebumen sebagai lokasi pembangunan, Dandim menyebut ada beberapa pertimbangan utama, mulai dari status lahan, akses jalan hingga dukungan fasilitas dasar.

“Pertimbangannya karena lahannya milik Perhutani, akses jalan tersedia, kemudian air, listrik, dan jaringan internet juga mendukung,” jelasnya.

Ke depan, batalion tersebut juga diproyeksikan mendukung pendampingan masyarakat, terutama para petani di sekitar kawasan pembangunan.

Masyarakat yang bertani nantinya kemungkinan juga akan mendapat pendampingan. Selain itu, di area tersebut juga direncanakan ada sektor perikanan dan peternakan,” pungkasnya. (BK/Yog)



-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post