Pasar yang juga dikenal sebagai Pasar Unggas Tamanwinangun ini telah lama menjadi salah satu sentra perdagangan ayam buras terbesar di Kabupaten Kebumen. Aktivitas jual beli yang berlangsung hampir setiap hari menjadikan pasar tersebut sebagai bagian penting dari roda perekonomian masyarakat setempat.
Sejak pagi buta, suasana pasar sudah terlihat hidup. Kendaraan pengangkut unggas datang silih berganti membawa berbagai jenis ternak untuk diperjualbelikan. Para peternak, bakul, hingga pembeli dari berbagai wilayah tampak berinteraksi dan melakukan transaksi dalam suasana khas pasar tradisional yang masih terjaga hingga sekarang, untuk pasarannya pada hari Rabu dan Minggu.
Komoditas utama yang diperdagangkan di pasar ini adalah ayam kampung atau ayam jawa. Namun, tidak hanya ayam kampung, sejumlah unggas lainnya juga banyak ditemukan di lokasi tersebut.
Berbagai jenis unggas yang diperjualbelikan antara lain ayam jago, ayam dara, bebek, mentok atau basur, angsa, hingga beberapa jenis burung. Transaksi dilakukan baik dalam jumlah besar untuk kebutuhan perdagangan maupun secara eceran bagi masyarakat umum.
Keberadaan Pasar Ayam Tamanwinangun juga menjadi penghubung penting antara peternak lokal dan konsumen. Banyak peternak memilih menjual hasil ternaknya di pasar ini karena memiliki jaringan pembeli yang luas dan permintaan yang relatif stabil.
Tingkat keramaian pasar biasanya mencapai puncaknya pada pagi hari. Mulai sekitar pukul 06.00 WIB hingga menjelang siang, aktivitas bongkar muat unggas, proses tawar-menawar, hingga transaksi jual beli berlangsung cukup padat.
Lokasinya yang berada di Kelurahan Tamanwinangun juga menjadi salah satu keunggulan. Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Kebumen sehingga mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi lokal.
Selain menjadi pusat perdagangan unggas, kawasan sekitar pasar juga cukup dikenal oleh para pelintas jalur selatan. Sejumlah kuliner khas Kebumen, termasuk sate kambing yang banyak ditemukan di sekitar wilayah tersebut, sering menjadi tujuan tambahan bagi para pengunjung yang datang ke pasar.
Hingga kini, Pasar Ayam Tamanwinangun masih mempertahankan perannya sebagai salah satu pasar tradisional legendaris di Kebumen. Keberadaannya tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan para peternak dan pedagang yang telah berlangsung dari generasi ke generasi. (BK/yog)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen

