PASURUAN – Niat bertemu dengan kenalan baru yang dikenal melalui media sosial justru berujung petaka bagi seorang perempuan di Kota Pasuruan. Setelah menghabiskan waktu bersama, korban kehilangan sepeda motor, ponsel, dan tas miliknya yang diduga dibawa kabur oleh pria yang baru beberapa hari dikenalnya.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasuruan Kota dan masih dalam proses penyelidikan.
Korban berinisial AN (26), warga Kota Pasuruan, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial R, warga Mojokerto.
Berdasarkan keterangan korban, keduanya mulai berkenalan melalui media sosial pada Minggu (5/7/2026). Komunikasi kemudian berlangsung intens melalui pesan singkat hingga akhirnya mereka sepakat untuk bertemu.
Pada Rabu (8/7/2026), R datang ke Kota Pasuruan untuk menemui korban. Selama pertemuan tersebut, keduanya sempat berkeliling kota dan menikmati wisata kuliner sebelum akhirnya singgah di sebuah minimarket yang berada di kawasan Alun-alun Kota Pasuruan.
Sesampainya di lokasi, korban masuk ke dalam minimarket untuk membeli minuman. Sebelum masuk, ia menitipkan tas dan ponselnya kepada R yang saat itu menunggu di atas sepeda motor milik korban.
Namun, ketika korban keluar beberapa saat kemudian, pria tersebut sudah tidak berada di lokasi. Sepeda motor, tas, serta ponsel milik korban juga ikut hilang.
Rekaman kamera pengawas (CCTV) minimarket memperlihatkan pria yang diduga sebagai pelaku meninggalkan lokasi saat korban masih berada di dalam minimarket.
Merasa menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan, AN kemudian melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Pasuruan Kota agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan terduga pelaku sekaligus mengumpulkan alat bukti terkait laporan tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menjalin pertemanan melalui media sosial. Meskipun komunikasi telah berlangsung cukup intens, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga barang berharga dan tidak mudah memberikan kepercayaan penuh kepada orang yang baru dikenal, terutama ketika bertemu secara langsung. *
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


