DomaiNesia

Kue Rangin, Jajanan Gurih dari Jawa Barat yang Kini Bisa Dicicipi di Kebumen

Rangin Priangan, Jajanan Gurih dari Jawa Barat yang Kini Bisa Dicicipi di Kebumen

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Bagi sebagian orang, kue rangin mungkin mengingatkan pada jajanan pasar masa kecil. Bentuknya sederhana, tetapi aroma kelapa yang kuat dan teksturnya yang khas membuat jajanan tradisional ini tetap punya tempat tersendiri.

Di Kebumen, kue rangin bisa ditemukan di Rangin Priangan, sebuah usaha milik Mas Anwar yang menjajakan kue tradisional tersebut di depan Kampus Ungu.

Kue rangin dibuat dari adonan tepung beras, santan, dan parutan kelapa muda. Adonan kemudian dipanggang menggunakan cetakan khusus yang bentuknya sekilas mirip dengan cetakan kue pukis.

Yang menarik, proses pengolahan kelapa di Rangin Priangan masih dilakukan secara manual. Mas Anwar memarut sendiri kelapa yang digunakan sebagai bahan kue, tanpa bantuan mesin.

Hasilnya, kue rangin memiliki tekstur yang khas. Bagian luarnya sedikit renyah, sementara bagian dalamnya tetap empuk dan lembut.

Saat digigit, terasa pula sensasi kres-kres dari parutan kelapa yang membuat teksturnya semakin menarik.

Biasanya, kue rangin disajikan dengan taburan sedikit gula pasir di bagian atas. Namun tanpa tambahan gula pun, rasa gurih dari santan dan kelapa sudah cukup membuat jajanan ini nikmat.

"Tanpa gula juga sebenarnya sudah enak. Ada rasa gurih dari kelapa dan santannya, kemudian ada kres-kres kelapanya," ujar Mas Anwar.

Mas Anwar sendiri merupakan perantau asal Jawa Barat. Ia baru sekitar empat bulan berada di Kebumen.

Ada satu kebiasaan menikmati kue rangin yang mungkin cukup berbeda bagi warga Kebumen. Menurut Mas Anwar, di daerah asalnya di Jawa Barat, kue rangin justru biasa disantap menggunakan saus.

"Kalau di daerah asal saya, Jawa Barat, rangin malah biasa dimakan pakai saus," katanya.

Kini, Mas Anwar mencoba memperkenalkan jajanan khas tersebut kepada masyarakat Kebumen melalui Rangin Priangan.

Bagi yang ingin mencicipinya, Rangin Priangan buka setiap hari mulai sekitar pukul 05.30 hingga 10.00 WIB. Lokasinya berada di depan Kampus Ungu, Jl. Letnan Jenderal Suprapto. Harganya setangkep Kue Rangis sebesar 8.000 Rupiah. 

Jam bukanya yang masih pagi membuat kue rangin ini bisa menjadi salah satu pilihan jajanan untuk sarapan atau sekadar teman menikmati pagi.

Di tengah banyaknya jajanan modern, Rangin Priangan menawarkan sesuatu yang sederhana: kue tradisional berbahan kelapa yang dibuat secara manual, dengan rasa gurih, aroma khas, dan tekstur yang sulit dilupakan. (BK/Yog)

-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post