KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah dengan menjalankan pembangunan infrastruktur beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Sepanjang 2026, sejumlah pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dilakukan di berbagai kecamatan, termasuk Gombong, Bonorowo, dan Padureso. Program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi masing-masing wilayah.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan kualitas manusia. Infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, pasar, hingga ruang publik juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Membangun Kebumen harus dilakukan secara utuh, tidak hanya membangun manusia yang berkualitas dan sejahtera, namun juga membangun jalan, jembatan, pasar, dan ruang publik,” ujar Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat menghadiri Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haflah Tasyakur Khotmil Qur’an TPQ Nurul Muhajirin di Gombong, Minggu (13/9/2026).
Di Kecamatan Gombong, pembangunan dan pemeliharaan sejumlah infrastruktur telah dilakukan sepanjang 2026.
Di antaranya pelebaran Jalan Kenanga dan Jalan Sempor Lama, serta pemeliharaan Jalan Gombong–Kuwarasan dan Jalan Wero–Semondo.
Selain infrastruktur jalan, pembangunan Alun-Alun Manunggal dan bagian depan Pasar Gombong juga masih terus berjalan. Pemerintah Kabupaten Kebumen kemudian menyiapkan sejumlah pembangunan lanjutan pada 2027.
Program tersebut mencakup pembangunan jalur pejalan kaki Gombong serta Jembatan Klopogodo.
Pembangunan infrastruktur juga menyasar wilayah lain di Kabupaten Kebumen.
Saat menghadiri pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)–Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Padureso dan PCA Bonorowo, Lilis menyampaikan sejumlah pembangunan jalan di Kecamatan Bonorowo akan terus dilanjutkan hingga tahun depan.
Beberapa ruas yang menjadi perhatian antara lain Jalan Mrentul–Pujodadi, Jalan Kabekelan–Lembupurwo, serta Jalan Sarwogadung–Bonorowo.
Sementara itu, di Kecamatan Padureso, pemeliharaan rutin dilakukan pada Jembatan Pengilon yang berada di ruas Jalan Sawangan–Padureso.
Untuk 2027, Pemkab Kebumen juga merencanakan perbaikan Jalan Balingasal–Jembangan dan Jalan Sawangan–Padureso.
Lilis menegaskan pembangunan di setiap kecamatan tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang sama. Setiap wilayah memiliki kebutuhan dan persoalan yang berbeda sehingga program pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat.
Menurutnya, pembangunan fisik juga harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Infrastruktur yang semakin baik perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, keluarga, serta lingkungan sosial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.
Dalam dua kegiatan tersebut, Lilis turut menekankan pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemerintah dalam membangun kualitas generasi muda.
Pembangunan manusia sejak usia dini, kata dia, menjadi bagian penting dari pembangunan Kebumen secara keseluruhan. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas yang lebih baik, tetapi juga masyarakat yang semakin berkualitas dan sejahtera.*
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Sepanjang 2026, sejumlah pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur dilakukan di berbagai kecamatan, termasuk Gombong, Bonorowo, dan Padureso. Program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta kondisi masing-masing wilayah.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan kualitas manusia. Infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, pasar, hingga ruang publik juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“Membangun Kebumen harus dilakukan secara utuh, tidak hanya membangun manusia yang berkualitas dan sejahtera, namun juga membangun jalan, jembatan, pasar, dan ruang publik,” ujar Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat menghadiri Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haflah Tasyakur Khotmil Qur’an TPQ Nurul Muhajirin di Gombong, Minggu (13/9/2026).
Pembangunan Infrastruktur Gombong Berlanjut hingga 2027
Di Kecamatan Gombong, pembangunan dan pemeliharaan sejumlah infrastruktur telah dilakukan sepanjang 2026.
Di antaranya pelebaran Jalan Kenanga dan Jalan Sempor Lama, serta pemeliharaan Jalan Gombong–Kuwarasan dan Jalan Wero–Semondo.
Selain infrastruktur jalan, pembangunan Alun-Alun Manunggal dan bagian depan Pasar Gombong juga masih terus berjalan. Pemerintah Kabupaten Kebumen kemudian menyiapkan sejumlah pembangunan lanjutan pada 2027.
Program tersebut mencakup pembangunan jalur pejalan kaki Gombong serta Jembatan Klopogodo.
Pembangunan infrastruktur juga menyasar wilayah lain di Kabupaten Kebumen.
Saat menghadiri pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM)–Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Padureso dan PCA Bonorowo, Lilis menyampaikan sejumlah pembangunan jalan di Kecamatan Bonorowo akan terus dilanjutkan hingga tahun depan.
Beberapa ruas yang menjadi perhatian antara lain Jalan Mrentul–Pujodadi, Jalan Kabekelan–Lembupurwo, serta Jalan Sarwogadung–Bonorowo.
Sementara itu, di Kecamatan Padureso, pemeliharaan rutin dilakukan pada Jembatan Pengilon yang berada di ruas Jalan Sawangan–Padureso.
Untuk 2027, Pemkab Kebumen juga merencanakan perbaikan Jalan Balingasal–Jembangan dan Jalan Sawangan–Padureso.
Pembangunan Disesuaikan dengan Kebutuhan Wilayah
Lilis menegaskan pembangunan di setiap kecamatan tidak bisa dilakukan dengan pendekatan yang sama. Setiap wilayah memiliki kebutuhan dan persoalan yang berbeda sehingga program pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat.
Menurutnya, pembangunan fisik juga harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Infrastruktur yang semakin baik perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, keluarga, serta lingkungan sosial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.
Dalam dua kegiatan tersebut, Lilis turut menekankan pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemerintah dalam membangun kualitas generasi muda.
Pembangunan manusia sejak usia dini, kata dia, menjadi bagian penting dari pembangunan Kebumen secara keseluruhan. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang dilakukan saat ini diharapkan tidak hanya menghasilkan fasilitas yang lebih baik, tetapi juga masyarakat yang semakin berkualitas dan sejahtera.*
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


