DomaiNesia

33 Santri Kebumen Berlaga di PORSADIN VIII Jawa Tengah, Ikuti Lomba Agama hingga Olahraga

33 Santri Kebumen Berlaga di PORSADIN VIII Jawa Tengah, Ikuti Lomba Agama hingga Olahraga

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Sebanyak 33 santri dari berbagai Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kabupaten Kebumen mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII tingkat Jawa Tengah yang digelar di Kabupaten Tegal pada 9–10 Oktober 2026.

Para peserta merupakan santri yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, mulai dari tahfidz Al-Qur'an, musabaqah tilawatil Quran (MTQ), pidato bahasa Indonesia, bahasa Arab, dan bahasa Jawa, hingga kaligrafi serta puisi Islami.

Selain bidang keagamaan dan seni, kontingen Kebumen juga mengikuti sejumlah cabang olahraga, seperti lari sprint, bulu tangkis, dan tenis meja. Keberagaman cabang tersebut memberikan kesempatan kepada para santri untuk menunjukkan kemampuan sesuai minat dan keterampilan masing-masing.

Sebelum bertanding, kontingen Kebumen dilepas oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani di halaman Pendopo Kabumian, Jumat (9/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, para santri didampingi oleh 32 pendamping dan ofisial yang turut membantu persiapan serta pelaksanaan kegiatan selama perlombaan.

Keikutsertaan dalam PORSADIN VIII Jawa Tengah menjadi kesempatan bagi santri Kebumen untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, serta menjalin pertemanan dengan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Bupati Kebumen Lepas Kontingen PORSADIN 2026


Pelepasan kontingen PORSADIN Kebumen berlangsung di halaman Pendopo Kabumian pada Jumat, 9 Oktober 2026. Bupati Kebumen Lilis Nuryani melepas keberangkatan para peserta yang akan mewakili daerah dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut.

Dalam kesempatan itu, peserta diingatkan untuk menjaga semangat, kekompakan, serta mengikuti arahan pelatih dan pendamping selama mengikuti perlombaan.

Persiapan yang baik dan sikap disiplin menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi. Para santri diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan sungguh-sungguh, sekaligus menjaga sikap dan nama baik daerah yang mereka wakili.

Keikutsertaan dalam ajang tingkat Jawa Tengah ini juga menjadi bentuk kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan yang selama ini diasah melalui kegiatan belajar di madrasah diniyah.

Santri Kebumen Ikuti Lomba Agama, Seni, dan Olahraga


PORSADIN VIII Jawa Tengah menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang mencakup bidang keagamaan, seni, bahasa, dan olahraga. Kontingen Kebumen mengikuti sejumlah cabang yang memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan masing-masing.

Di bidang keagamaan, terdapat lomba tahfidz dan musabaqah tilawatil Quran (MTQ). Sementara itu, bidang komunikasi dan bahasa mencakup pidato bahasa Indonesia, bahasa Arab, serta bahasa Jawa.

Para santri juga mengikuti lomba kaligrafi dan puisi Islami yang menuntut kreativitas serta keterampilan dalam mengekspresikan gagasan melalui karya seni dan sastra.

Adapun pada bidang olahraga, kontingen Kebumen berpartisipasi dalam lomba lari sprint, bulu tangkis, dan tenis meja.

Beragamnya cabang perlombaan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan santri tidak hanya berkaitan dengan pendidikan agama. Kegiatan seni, komunikasi, dan olahraga juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kepercayaan diri, kedisiplinan, kreativitas, serta kemampuan bekerja sama.

PORSADIN Jadi Ajang Pengembangan Potensi Santri


Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah menjadi kesempatan bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk bertemu dan berkompetisi dengan peserta dari daerah lain.

Melalui ajang ini, para peserta dapat mengetahui sejauh mana kemampuan yang telah dipelajari dan dilatih selama mengikuti pendidikan di madrasah diniyah.

Pengalaman bertanding juga dapat membantu santri belajar menghadapi tantangan, mengelola rasa gugup, menerima hasil perlombaan, serta menghargai kemampuan peserta lain.

Bagi lembaga pendidikan diniyah, hasil dan pengalaman selama PORSADIN dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan santri. Dengan demikian, latihan dan pendampingan pada masa mendatang dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi peserta.

Kontingen Kebumen diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menampilkan kemampuan terbaik, memperoleh pengalaman berharga, dan membawa pulang pelajaran yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan diniyah di daerah.

Keikutsertaan 33 santri Kebumen dalam PORSADIN VIII Jawa Tengah menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar di luar madrasah. Melalui perpaduan pendidikan keagamaan, seni, dan olahraga, para santri memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat semangat berkompetisi secara sehat. *

-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post