DomaiNesia

Talud Sepanjang 50 Meter Longsor di Alian Akibat Hujan Deras

Talud Sepanjang 50 Meter Longsor di Alian Akibat Hujan Deras
Foto. Polreskebumen

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Peristiwa bencana kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kebumen menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Sebuah talud yang berada tepat di depan rumah warga dilaporkan longsor pada Senin dini hari. Kejadian ini sontak menimbulkan kekhawatiran warga sekitar karena potensi longsor susulan masih mengintai, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsornya talud dengan ukuran cukup besar menjadi perhatian serius aparat dan pemerintah setempat. Respons cepat pun dilakukan oleh pihak kepolisian bersama unsur terkait untuk memastikan keselamatan warga serta meminimalkan dampak lanjutan. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap risiko bencana alam, khususnya di musim hujan dengan curah tinggi seperti saat ini di Kebumen.

Talud di Depan Rumah Warga Ambrol Dini Hari

Sebuah talud di depan rumah milik Sudarman di Dukuh Era, Desa Karangkembang RT 01 RW 02, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, mengalami longsor pada Senin dini hari, 3 Februari 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga masih beristirahat.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan, longsor diduga kuat dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 03.00 WIB.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Talud tersebut dilaporkan ambrol dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi mencapai 4 meter," jelas AKBP Putu.

Hujan Deras Gerus Pondasi Talud

Berdasarkan hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan sejumlah saksi, longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang terus menggerus pondasi talud. Kondisi tersebut membuat struktur penahan tanah kehilangan kekuatannya hingga akhirnya ambruk.

Petugas menilai, kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan apabila hujan deras kembali turun. Oleh karena itu, upaya pencegahan dini langsung dilakukan untuk mengurangi risiko yang lebih besar terhadap lingkungan sekitar.

Polisi, TNI, dan Warga Lakukan Penanganan Awal

Polsek Alian bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Penanganan di lokasi dipimpin langsung Kapolsek Alian Iptu Iswahyudi dengan melibatkan personel kepolisian, unsur TNI, KSB (Kawasan Siaga Bencana) Kecamatan Alian, serta Pemerintah Desa Karangkembang.

Sebagai langkah awal, petugas bersama warga melakukan penutupan area longsor menggunakan terpal plastik. Langkah ini dilakukan untuk mencegah air hujan langsung menggerus area longsoran dan meminimalkan potensi longsor lanjutan.

Imbauan Kewaspadaan untuk Warga

Kapolres Kebumen menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan assessment lanjutan bersama instansi terkait. Langkah tersebut bertujuan memastikan kondisi tanah dan talud benar-benar aman serta mencegah dampak yang lebih luas.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat hujan deras berlangsung dalam durasi yang cukup lama. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat desa, kepolisian, atau petugas terkait jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, retakan di tebing, maupun kondisi talud yang mulai rapuh.

“Masyarakat kami minta tetap waspada, terutama yang tinggal di dekat tebing atau talud. Bila ada potensi bahaya, segera menghubungi petugas agar bisa dilakukan penanganan cepat,” ujar Kapolres. (BK/*)


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post