KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Suasana Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Kebumen terasa semakin hangat dengan digelarnya kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Memasuki putaran ketiga, kegiatan tersebut berlangsung di Markas Kodim 0709 Kebumen, Rabu (25/2/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga memperkuat komunikasi lintas lembaga di tengah berbagai agenda pembangunan dan persiapan Idul Fitri yang semakin dekat.
Kegiatan Tarhim Forkopimda Kebumen 2026 ini dihadiri unsur pimpinan daerah, TNI-Polri, tokoh agama, hingga pimpinan organisasi perangkat daerah. Kehadiran mereka mencerminkan soliditas dan sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas wilayah selama Ramadan. Di tengah suasana kebersamaan itu, pesan tentang persatuan, pelayanan masyarakat, dan penguatan iman menjadi benang merah yang disampaikan para pemimpin daerah.
Tarhim Bukan Sekadar Agenda Seremonial
Komandan Kodim 0709 Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, menegaskan bahwa kegiatan Tarhim bukan hanya rutinitas tahunan.
“Tarhim ini menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan iman, takwa, serta kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama selama bulan suci.
Apresiasi untuk Sinergi TNI dan Pemkab Kebumen
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0709 Kebumen.
“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kekompakan dan sinergi semua pihak,” katanya.
Bupati menyoroti kontribusi nyata TNI dalam mendukung program pembangunan, termasuk melalui Program TMMD Kebumen 2026 yang membantu perbaikan jalan desa dan membuka akses ekonomi antarwilayah. Selain itu, pembangunan talud dan saluran air dinilai efektif meminimalisir risiko longsor sekaligus menjaga produktivitas lahan pertanian warga.
Tak hanya di sektor infrastruktur, TNI juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan seperti evakuasi bencana, distribusi bantuan, bakti sosial, hingga layanan pengobatan gratis. Hal ini semakin memperkuat citra sinergi dalam Pembangunan Kabupaten Kebumen 2026.
Fokus Pengamanan Idul Fitri 2026
Menjelang Idul Fitri, Bupati juga meminta dukungan penuh dari Kodim 0709 Kebumen bersama Polri untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.
Pengamanan titik keramaian, kesiapan pos patroli, hingga kelancaran arus mudik menjadi perhatian utama dalam Pengamanan Idul Fitri Kebumen 2026. Pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.
Tausiyah Tentang Makna Puasa
Kegiatan Tarhim turut diisi tausiyah oleh Kyai Machfud yang mengingatkan makna puasa sebagai bentuk ketaatan.
“Puasa adalah nikmat dalam ketaatan kepada Allah SWT. Ia menjadi separuh dari kesabaran dalam menahan diri dari hal-hal yang membatalkan,” pesannya.
Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Bupati Kebumen kepada imam masjid sebagai bentuk penghargaan dan simbol kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, mantan Bupati Ir Mohammad Yahya Fuad SE, jajaran Forkopimda, perwakilan Kantor Kementerian Agama, pimpinan OPD, serta para alim ulama.
Momentum Kegiatan Ramadan Kebumen 1447 H ini menjadi penegas bahwa sinergi dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang aman dan sejahtera.(BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Kegiatan Tarhim Forkopimda Kebumen 2026 ini dihadiri unsur pimpinan daerah, TNI-Polri, tokoh agama, hingga pimpinan organisasi perangkat daerah. Kehadiran mereka mencerminkan soliditas dan sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas wilayah selama Ramadan. Di tengah suasana kebersamaan itu, pesan tentang persatuan, pelayanan masyarakat, dan penguatan iman menjadi benang merah yang disampaikan para pemimpin daerah.
Tarhim Bukan Sekadar Agenda Seremonial
Komandan Kodim 0709 Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, menegaskan bahwa kegiatan Tarhim bukan hanya rutinitas tahunan.
“Tarhim ini menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan iman, takwa, serta kepedulian sosial,” ujarnya.
Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama selama bulan suci.
Apresiasi untuk Sinergi TNI dan Pemkab Kebumen
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 0709 Kebumen.
“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kekompakan dan sinergi semua pihak,” katanya.
Bupati menyoroti kontribusi nyata TNI dalam mendukung program pembangunan, termasuk melalui Program TMMD Kebumen 2026 yang membantu perbaikan jalan desa dan membuka akses ekonomi antarwilayah. Selain itu, pembangunan talud dan saluran air dinilai efektif meminimalisir risiko longsor sekaligus menjaga produktivitas lahan pertanian warga.
Tak hanya di sektor infrastruktur, TNI juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan seperti evakuasi bencana, distribusi bantuan, bakti sosial, hingga layanan pengobatan gratis. Hal ini semakin memperkuat citra sinergi dalam Pembangunan Kabupaten Kebumen 2026.
Fokus Pengamanan Idul Fitri 2026
Menjelang Idul Fitri, Bupati juga meminta dukungan penuh dari Kodim 0709 Kebumen bersama Polri untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga.
Pengamanan titik keramaian, kesiapan pos patroli, hingga kelancaran arus mudik menjadi perhatian utama dalam Pengamanan Idul Fitri Kebumen 2026. Pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.
Tausiyah Tentang Makna Puasa
Kegiatan Tarhim turut diisi tausiyah oleh Kyai Machfud yang mengingatkan makna puasa sebagai bentuk ketaatan.
“Puasa adalah nikmat dalam ketaatan kepada Allah SWT. Ia menjadi separuh dari kesabaran dalam menahan diri dari hal-hal yang membatalkan,” pesannya.
Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Bupati Kebumen kepada imam masjid sebagai bentuk penghargaan dan simbol kebersamaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, mantan Bupati Ir Mohammad Yahya Fuad SE, jajaran Forkopimda, perwakilan Kantor Kementerian Agama, pimpinan OPD, serta para alim ulama.
Momentum Kegiatan Ramadan Kebumen 1447 H ini menjadi penegas bahwa sinergi dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang aman dan sejahtera.(BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
