KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Semangat kreativitas anak muda Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, kembali menjadi sorotan publik. Di tengah suasana Ramadan 1447 H, desa yang dikenal aktif menggerakkan sektor wisata ini menggelar Ambal Costume Carnival sebagai bagian dari rangkaian “Ngabuburit Bareng Nang Ambal” atau Ngabar Ambal 2026. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Poerbonegoro, Minggu (1/3/2026), itu tak hanya menyuguhkan parade kostum unik, tetapi juga menghadirkan ruang hiburan keluarga sekaligus penggerak ekonomi warga.
Sejak sore hari, masyarakat memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan karnaval yang menampilkan kostum bertema khas daerah, mulai dari ikon Sate Ambal hingga representasi Geopark Kebumen. Suasana hangat kebersamaan begitu terasa. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam euforia menjelang waktu berbuka puasa. Gelaran ini semakin mengukuhkan posisi Desa Wisata Ambalresmi 2026 sebagai salah satu desa kreatif yang konsisten menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal.
Kreativitas Pemuda Jadi Daya Tarik
Ambal Costume Carnival menjadi kelanjutan dari suksesnya Pameran Wetan Prau (PWP) Manggon Ambal pada Desember 2025 lalu. Kali ini, para pemuda Ambalresmi tampil penuh percaya diri dengan balutan kostum yang sarat makna budaya.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pokdarwis Ambalresmi, Ngalamul Futuwah, menjelaskan bahwa rangkaian Ngabar Ambal 2026 telah dimulai sejak awal Ramadan dan akan mencapai puncaknya pada malam takbir Idul Fitri.
“Selain panggung seni yang diisi masyarakat, sepanjang Jalan Poerbonegoro juga diramaikan sekitar 74 UMKM takjil. Harapan kami, kegiatan ini benar-benar membawa dampak ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Kehadiran puluhan pelaku usaha mikro tersebut memperkuat peran UMKM takjil Ambal 2026 sebagai bagian penting dalam perputaran ekonomi selama Ramadan.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani serta Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika. Turut hadir pula mantan Bupati Ir. Mohammad Yahya Fuad, jajaran DPRD Kebumen, Forkopimcam, hingga pengurus Karang Taruna Kabupaten.
Bupati Lilis memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Pokdarwis, Pemerintah Desa, dan para relawan.
“Ambal memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diberi ruang untuk tampil dan berkembang. Warga juga bisa menikmati hiburan sehat sambil menunggu waktu berbuka, sekaligus mendukung UMKM,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan Ambal Costume Carnival 2026 menjadi bukti bahwa desa wisata dapat tumbuh kuat dari partisipasi masyarakatnya sendiri.
Menghidupkan Sejarah dan Identitas Lokal
Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bangga terhadap sejarah daerahnya. Jalan Poerbonegoro, lokasi kegiatan, diambil dari nama Kanjeng Raden Adipati Poerbonegoro, tokoh penting pada masa kejayaan Kadipaten Ambal.
“Semangat kepemimpinan besar itu harus kita jaga bersama. Saya berharap Ngabar Ambal terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang didukung penuh oleh Pemkab Kebumen,” katanya.
Dengan konsistensi kegiatan kreatif seperti ini, Event Ramadan Kebumen 2026 di Ambalresmi diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendongkrak perekonomian lokal. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Sejak sore hari, masyarakat memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan karnaval yang menampilkan kostum bertema khas daerah, mulai dari ikon Sate Ambal hingga representasi Geopark Kebumen. Suasana hangat kebersamaan begitu terasa. Anak-anak, remaja, hingga orang tua larut dalam euforia menjelang waktu berbuka puasa. Gelaran ini semakin mengukuhkan posisi Desa Wisata Ambalresmi 2026 sebagai salah satu desa kreatif yang konsisten menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal.
Kreativitas Pemuda Jadi Daya Tarik
Ambal Costume Carnival menjadi kelanjutan dari suksesnya Pameran Wetan Prau (PWP) Manggon Ambal pada Desember 2025 lalu. Kali ini, para pemuda Ambalresmi tampil penuh percaya diri dengan balutan kostum yang sarat makna budaya.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pokdarwis Ambalresmi, Ngalamul Futuwah, menjelaskan bahwa rangkaian Ngabar Ambal 2026 telah dimulai sejak awal Ramadan dan akan mencapai puncaknya pada malam takbir Idul Fitri.
“Selain panggung seni yang diisi masyarakat, sepanjang Jalan Poerbonegoro juga diramaikan sekitar 74 UMKM takjil. Harapan kami, kegiatan ini benar-benar membawa dampak ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Kehadiran puluhan pelaku usaha mikro tersebut memperkuat peran UMKM takjil Ambal 2026 sebagai bagian penting dalam perputaran ekonomi selama Ramadan.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani serta Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika. Turut hadir pula mantan Bupati Ir. Mohammad Yahya Fuad, jajaran DPRD Kebumen, Forkopimcam, hingga pengurus Karang Taruna Kabupaten.
Bupati Lilis memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara Pokdarwis, Pemerintah Desa, dan para relawan.
“Ambal memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diberi ruang untuk tampil dan berkembang. Warga juga bisa menikmati hiburan sehat sambil menunggu waktu berbuka, sekaligus mendukung UMKM,” tuturnya.
Menurutnya, keberhasilan Ambal Costume Carnival 2026 menjadi bukti bahwa desa wisata dapat tumbuh kuat dari partisipasi masyarakatnya sendiri.
Menghidupkan Sejarah dan Identitas Lokal
Dalam sambutannya, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bangga terhadap sejarah daerahnya. Jalan Poerbonegoro, lokasi kegiatan, diambil dari nama Kanjeng Raden Adipati Poerbonegoro, tokoh penting pada masa kejayaan Kadipaten Ambal.
“Semangat kepemimpinan besar itu harus kita jaga bersama. Saya berharap Ngabar Ambal terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang didukung penuh oleh Pemkab Kebumen,” katanya.
Dengan konsistensi kegiatan kreatif seperti ini, Event Ramadan Kebumen 2026 di Ambalresmi diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus mendongkrak perekonomian lokal. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)