KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Insiden kebakaran kendaraan terjadi di Jalan Raya Nasional III Kebumen pada Rabu malam, 4 Maret 2026. Sebuah mobil jenis Mitsubishi SS tiba-tiba terbakar saat melintas di wilayah Desa Jabres, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen. Peristiwa yang terjadi menjelang tengah malam itu sempat membuat warga sekitar panik karena kobaran api juga merambat ke bangunan pabrik genteng di dekat lokasi kejadian.
Kebakaran kendaraan di jalur nasional tersebut menjadi perhatian warga karena mobil yang terbakar diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Selain menimbulkan kepanikan, peristiwa itu juga menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan kerugian material yang tidak sedikit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.45 WIB saat mobil melaju dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Nasional III Kebumen.
“Kendaraan melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di timur SPBU Klapagada Sruweng, tiba-tiba muncul api dari dalam mobil,” kata Kapolres, Kamis 5 Maret 2026.
Melihat api yang mulai muncul, sopir dan dua penumpang yang berada di dalam kendaraan panik dan segera melompat keluar untuk menyelamatkan diri. Namun diduga mesin mobil masih dalam kondisi menyala sehingga kendaraan terus melaju tanpa kendali.
Mobil yang terbakar tersebut kemudian bergerak ke arah timur sebelum berbelok ke selatan. Kendaraan akhirnya menabrak satu unit Honda Accord bernomor polisi B-1968-NBD yang sedang terparkir di depan rumah warga.
Benturan keras membuat api semakin membesar. Bahkan kobaran api turut merembet dan membakar sebagian bangunan pabrik genteng yang berada di dekat lokasi tabrakan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Sruweng. Aparat kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen untuk melakukan pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dilakukan.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka-luka.
Sopir mobil, Nurhidayat (27) warga Desa Padureso, Kecamatan Padureso, Kebumen, mengalami luka bakar cukup serius pada bagian wajah serta sebagian besar tubuhnya. Ia kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, penumpang depan Jamil Nur Awaludin (19) juga mengalami luka bakar pada tangan kiri serta kedua kakinya.
Penumpang lainnya, Dedi Riyanto (27) warga Kabupaten Purworejo, hanya mengalami luka lecet pada bagian kaki.
Ketiganya dalam kondisi sadar saat dievakuasi oleh warga menuju rumah sakit terdekat.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Kerugian itu meliputi kendaraan Mitsubishi SS yang terbakar habis, kerusakan pada mobil Honda Accord, serta sebagian bangunan pabrik genteng yang ikut terbakar.
Untuk menangani kejadian tersebut, sejumlah personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka berasal dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kebumen, Polsek Sruweng, Satreskrim Polres Kebumen, Tim Inafis, Koramil Sruweng, serta petugas PLN dan pemadam kebakaran.
Petugas melakukan pengamanan lokasi sekaligus olah tempat kejadian perkara guna mengetahui penyebab pasti kebakaran kendaraan tersebut.
Kapolres menambahkan bahwa hingga saat ini sumber api masih dalam tahap penyelidikan.
“Penyebab munculnya api masih kami selidiki. Sopir dan penumpang masih menjalani perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan secara mendalam,” ujar AKBP Putu. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Kebakaran kendaraan di jalur nasional tersebut menjadi perhatian warga karena mobil yang terbakar diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Selain menimbulkan kepanikan, peristiwa itu juga menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar dan kerugian material yang tidak sedikit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.45 WIB saat mobil melaju dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Nasional III Kebumen.
“Kendaraan melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di timur SPBU Klapagada Sruweng, tiba-tiba muncul api dari dalam mobil,” kata Kapolres, Kamis 5 Maret 2026.
Melihat api yang mulai muncul, sopir dan dua penumpang yang berada di dalam kendaraan panik dan segera melompat keluar untuk menyelamatkan diri. Namun diduga mesin mobil masih dalam kondisi menyala sehingga kendaraan terus melaju tanpa kendali.
Mobil yang terbakar tersebut kemudian bergerak ke arah timur sebelum berbelok ke selatan. Kendaraan akhirnya menabrak satu unit Honda Accord bernomor polisi B-1968-NBD yang sedang terparkir di depan rumah warga.
Benturan keras membuat api semakin membesar. Bahkan kobaran api turut merembet dan membakar sebagian bangunan pabrik genteng yang berada di dekat lokasi tabrakan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor ke Polsek Sruweng. Aparat kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen untuk melakukan pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dilakukan.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka-luka.
Sopir mobil, Nurhidayat (27) warga Desa Padureso, Kecamatan Padureso, Kebumen, mengalami luka bakar cukup serius pada bagian wajah serta sebagian besar tubuhnya. Ia kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, penumpang depan Jamil Nur Awaludin (19) juga mengalami luka bakar pada tangan kiri serta kedua kakinya.
Penumpang lainnya, Dedi Riyanto (27) warga Kabupaten Purworejo, hanya mengalami luka lecet pada bagian kaki.
Ketiganya dalam kondisi sadar saat dievakuasi oleh warga menuju rumah sakit terdekat.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Kerugian itu meliputi kendaraan Mitsubishi SS yang terbakar habis, kerusakan pada mobil Honda Accord, serta sebagian bangunan pabrik genteng yang ikut terbakar.
Untuk menangani kejadian tersebut, sejumlah personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka berasal dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kebumen, Polsek Sruweng, Satreskrim Polres Kebumen, Tim Inafis, Koramil Sruweng, serta petugas PLN dan pemadam kebakaran.
Petugas melakukan pengamanan lokasi sekaligus olah tempat kejadian perkara guna mengetahui penyebab pasti kebakaran kendaraan tersebut.
Kapolres menambahkan bahwa hingga saat ini sumber api masih dalam tahap penyelidikan.
“Penyebab munculnya api masih kami selidiki. Sopir dan penumpang masih menjalani perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan secara mendalam,” ujar AKBP Putu. (BK/*)
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
