DomaiNesia

PENGAMANAN MUDIK LEBARAN DI KEBUMEN DIMULAI, 11 POS DAN 450 PERSONEL SIAGA

PENGAMANAN MUDIK LEBARAN DI KEBUMEN DIMULAI, 11 POS DAN 450 PERSONEL SIAGA

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, aktivitas perjalanan masyarakat biasanya meningkat tajam. Ribuan kendaraan diperkirakan akan melintasi berbagai jalur utama di Kabupaten Kebumen selama musim mudik Lebaran tahun ini. Untuk memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan lancar, aparat kepolisian bersama berbagai instansi terkait mulai melakukan langkah pengamanan melalui Operasi Ketupat Candi 2026 Kebumen. Operasi ini menjadi bagian dari pengamanan nasional yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kebumen, ratusan personel gabungan telah disiagakan dan sejumlah pos pengamanan didirikan di titik-titik strategis guna memberikan pelayanan sekaligus pengawasan selama arus mudik dan arus balik Lebaran berlangsung.

Pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 Kebumen secara resmi dimulai melalui apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Kebumen, Kamis, 12 Maret 2026.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sebagai tanda dimulainya operasi pengamanan Lebaran, dilakukan pemasangan pita tanda operasi berwarna merah kepada perwakilan personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

11 Pos Disiapkan untuk Pengamanan Mudik

Dalam rangka mendukung pengamanan mudik Lebaran di Kebumen, Polres Kebumen menyiapkan sebanyak 11 pos yang terdiri dari pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa satu Pos Pelayanan ditempatkan di kawasan RM Lestari, sementara satu Pos Terpadu berada di Alun-alun Kebumen.

Selain itu, terdapat sembilan pos pengamanan mudik Kebumen yang ditempatkan di sejumlah titik strategis jalur lalu lintas yang diprediksi akan dipadati pemudik.

“Untuk mendukung kelancaran mudik, kami menyiapkan 11 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di beberapa titik penting di wilayah Kebumen,” jelas Kapolres.

Ratusan Personel Gabungan Diterjunkan

Dalam pelaksanaan pengamanan mudik Lebaran di Kebumen, Polres Kebumen menerjunkan sebanyak 450 personel kepolisian.

Kekuatan tersebut juga diperkuat oleh berbagai unsur lainnya, di antaranya 40 personel Brimob Polda Jawa Tengah, 60 personel TNI, serta 60 personel dari Dinas Perhubungan.

Kapolres Kebumen mengatakan bahwa pihaknya juga mengoptimalkan layanan darurat Polisi 110 sebagai sarana masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan selama perjalanan mudik.

“Kami mengoptimalkan layanan Kepolisian 110 agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang cepat dan responsif, baik untuk memperoleh informasi situasi maupun bantuan ketika menghadapi permasalahan di perjalanan,” ujar Kapolres.

Sinergi Banyak Pihak untuk Mudik Aman

Kapolres Kebumen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2026 Kebumen.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan arus mudik tidak hanya bergantung pada kepolisian, tetapi juga pada kerja sama berbagai instansi yang terlibat.

“Kami berharap seluruh personel di lapangan dapat terus menjaga soliditas dan sinergisitas dalam menjalankan tugas sehingga tujuan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ dapat terwujud,” ungkapnya.

Operasi Ketupat Digelar Secara Nasional

Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan oleh Polri bersama TNI serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Operasi ini berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Sebanyak 161.243 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri dan aktivitas mudik Lebaran di seluruh Indonesia.

Polri juga menyiapkan total 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, serta 343 Pos Terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat selama musim mudik.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai puncaknya pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026.

Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan perjalanan masyarakat yang melaksanakan tradisi mudik Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.






-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post