DomaiNesia

Kebumen Fest 2026 Dongkrak Okupansi Hotel, Sejumlah Kamar Penuh Saat Puncak Acara

Kebumen Fest 2026 Dongkrak Okupansi Hotel, Sejumlah Kamar Penuh Saat Puncak Acara

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Dampak Kebumen Fest 2026 tidak hanya terlihat dari ramainya kawasan pusat acara. Gelaran yang berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 itu juga ikut mendorong tingkat hunian hotel di Kabupaten Kebumen. Sejumlah hotel melaporkan kenaikan okupansi, bahkan ada yang mencapai 100 persen pada malam puncak festival.

Peningkatan tersebut terjadi seiring kedatangan pengunjung dari luar daerah yang datang ke Kebumen untuk mengikuti berbagai agenda festival. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan event berskala besar berpotensi memberikan efek berantai terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Okupansi Mexolie Hotel Naik hingga 80 Persen

General Manager Mexolie Hotel, Setiawan Hadi Saputro atau Wawan, mengatakan tingkat hunian hotel mengalami peningkatan selama Kebumen Fest 2026.

Menurutnya, okupansi tertinggi terjadi pada 22 Agustus 2026 dengan tingkat hunian berada di kisaran 80 persen.

Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kegiatan yang mendatangkan pengunjung dari luar daerah turut memberikan dampak terhadap sektor perhotelan.

Wawan berharap pemerintah bersama berbagai pihak dapat mempertahankan penyelenggaraan event di Kebumen secara berkelanjutan.

Menurutnya, semakin konsisten event digelar, semakin besar pula peluang untuk menarik wisatawan, membuka investasi, menghidupkan UMKM, sekaligus menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

"Harapan serupa dibuat di Kebumen, menambah investor, UMKM hidup, daya beli berlangsung. Sangat terlihat market bagus," ujar Wawan, Selasa (25/8/2026).

Ia menilai Kebumen membutuhkan formula event yang tidak hanya menciptakan keramaian dalam waktu singkat, tetapi juga mampu menghasilkan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Berbagai jenis kegiatan, termasuk event olahraga yang dikombinasikan dengan pariwisata, dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan.

"Seperti Kebumen Geppark Trail Run itu sangat bagus. Pintar-pintar membuat event," katanya.

Grand Kolopaking Hotel Capai Okupansi 100 Persen

Dampak Kebumen Fest juga dirasakan Grand Kolopaking Hotel. General Manager Grand Kolopaking Hotel, Suharman, mengatakan tingkat hunian hotel meningkat signifikan selama rangkaian festival.

Puncaknya terjadi pada 22 Agustus 2026 ketika okupansi kamar mencapai 100 persen. Selain wisatawan dan tamu umum, sejumlah pengisi acara Kebumen Fest 2026 juga tercatat menginap di hotel tersebut. Mereka antara lain Gus Azmi, Yoda Idol, Anji, Nella Kharisma, dan Judika.

Kondisi tersebut membuat penyelenggaraan event memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan akomodasi selama festival berlangsung.

"Kami siap mendukung event-event yang digelar di Kebumen, karena akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.

Okupansi Azana Style Hotel Naik 30–40 Persen

Peningkatan hunian juga dicatat Azana Style Hotel Kebumen.

Digital Marketing Executive Azana Style Hotel Kebumen, Nafi 'Annas Hamdan, menyebut event Kebumen Fest memberikan dampak terhadap peningkatan okupansi sekitar 30–40 persen.

Menurut Nafi, salah satu penyumbang tingkat hunian berasal dari reservasi keluarga yang menggelar acara reuni pada 22–23 Agustus. Tingkat okupansi tertinggi juga terjadi pada 22 Agustus.

"Meskipun jika dibandingkan tahun sebelumnya ada perbedaan impact ke hotel, namun kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan adanya Kebumen Fest mendatangkan banyak pengunjung ke Kebumen dan memberikan impact positif bagi hotel," ujar Nafi.

Ia berharap penyelenggaraan Kebumen Fest pada tahun-tahun berikutnya dapat semakin besar dan memberikan dampak yang lebih luas terhadap sektor pariwisata serta industri perhotelan di Kebumen.

Event Dinilai Bisa Tarik Wisatawan dari Luar Daerah

Dampak terhadap sektor pariwisata juga mendapat perhatian dari Asosiasi Pelaku Perjalanan Wisata Indonesia (Aspperwi) Kebumen.

Ketua Aspperwi Kebumen, Ahmadi, mengapresiasi penyelenggaraan Kebumen Fest 2026. Menurutnya, semakin banyak event yang digelar dapat menjadi salah satu strategi untuk menarik wisatawan dari luar daerah.

Kedatangan wisatawan kemudian menciptakan peluang bagi berbagai pelaku usaha, termasuk biro perjalanan dan penyedia jasa wisata.

"Semakin banyak event, semakin menarik masyarakat luar kota datang ke Kebumen. Sehingga dapat mendorong perputaran perekonomian masyarakat, tidak terkecuali di bidang perjalanan wisata," ujar Ahmadi.

Menurutnya, efek event terhadap ekonomi tidak berhenti pada lokasi acara. Pengunjung dari luar daerah membutuhkan tempat menginap, makanan, transportasi, hingga destinasi wisata yang dapat dikunjungi selama berada di Kebumen.

Berlanjut ke Kebumen Travel Mart

Rangkaian kegiatan pariwisata di Kebumen juga berlanjut dengan Kebumen Travel Mart 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Benteng Van der Wijck, Gombong, pada 27–29 Agustus 2026.

Agenda tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas promosi destinasi wisata Kebumen sekaligus mempertemukan pelaku usaha pariwisata dengan pasar wisatawan.

Dengan semakin banyaknya event yang digelar secara berkelanjutan, dampaknya diharapkan tidak hanya berupa peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga ikut menggerakkan hotel, restoran, UMKM, transportasi, perjalanan wisata, hingga sektor ekonomi kreatif di Kebumen. *

-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post