KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, resmi berakhir. Seluruh sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang dikerjakan sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dinyatakan rampung.
Penutupan program tersebut ditandai dengan upacara yang digelar pada Kamis (13/8/2026). Pelaksanaan TMMD kali ini melibatkan personel TNI, pemerintah daerah serta masyarakat desa yang bersama-sama mengerjakan berbagai program pembangunan.
Sebanyak 20 personel Satgas TMMD, 10 unsur Pemerintah Daerah, dan 30 warga setempat terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Total anggaran yang digunakan mencapai Rp319 juta. Dana tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp170 juta, APBD Kabupaten Kebumen Rp50 juta, serta APBD Desa Mangunranan sebesar Rp99 juta.
Salah satu sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap III adalah pembangunan infrastruktur jalan desa.
Melalui program tersebut, jalan desa di Mangunranan dibetonisasi sepanjang 600 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter.
Pekerjaan fisik tersebut kini telah diselesaikan 100 persen. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui berbagai program nonfisik.
Sejumlah penyuluhan dilaksanakan dengan melibatkan dinas serta instansi terkait. Materi yang diberikan antara lain wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, pemasaran online, serta pemberdayaan pengolahan limbah.
Seluruh sasaran fisik maupun nonfisik tersebut berhasil diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang menghadiri acara penutupan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0709 Kebumen atas pelaksanaan TMMD di Desa Mangunranan.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses mobilitas dan mendukung kegiatan perekonomian warga.
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD di Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, yang memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan perekonomian warga," kata Bupati Lilis Nuryani.
Keberhasilan pelaksanaan TMMD juga mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Mangunranan, Taat Teguh Subekti.
Ia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. Menurutnya, keberadaan TMMD sangat membantu masyarakat Desa Mangunranan, sehingga pihak desa siap menerima kembali program serupa apabila digelar di masa mendatang.
Dalam upacara penutupan, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa TMMD menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan program.
Seluruh pihak juga diajak untuk terus menjaga kerja sama yang telah terbangun agar hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat dipelihara dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dengan selesainya TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Mangunranan, masyarakat kini memiliki akses jalan desa yang lebih baik sekaligus mendapatkan tambahan pengetahuan melalui berbagai program penyuluhan.
Program tersebut sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan dari tingkat desa. *
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Penutupan program tersebut ditandai dengan upacara yang digelar pada Kamis (13/8/2026). Pelaksanaan TMMD kali ini melibatkan personel TNI, pemerintah daerah serta masyarakat desa yang bersama-sama mengerjakan berbagai program pembangunan.
Sebanyak 20 personel Satgas TMMD, 10 unsur Pemerintah Daerah, dan 30 warga setempat terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Total anggaran yang digunakan mencapai Rp319 juta. Dana tersebut berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp170 juta, APBD Kabupaten Kebumen Rp50 juta, serta APBD Desa Mangunranan sebesar Rp99 juta.
Betonisasi Jalan Desa 600 Meter Rampung 100 Persen
Salah satu sasaran utama TMMD Sengkuyung Tahap III adalah pembangunan infrastruktur jalan desa.
Melalui program tersebut, jalan desa di Mangunranan dibetonisasi sepanjang 600 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter.
Pekerjaan fisik tersebut kini telah diselesaikan 100 persen. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui berbagai program nonfisik.
Sejumlah penyuluhan dilaksanakan dengan melibatkan dinas serta instansi terkait. Materi yang diberikan antara lain wawasan kebangsaan dan bela negara, bahaya narkoba, pemasaran online, serta pemberdayaan pengolahan limbah.
Seluruh sasaran fisik maupun nonfisik tersebut berhasil diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.
Bupati Kebumen Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang menghadiri acara penutupan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 0709 Kebumen atas pelaksanaan TMMD di Desa Mangunranan.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses mobilitas dan mendukung kegiatan perekonomian warga.
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan TMMD di Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, yang memberikan manfaat nyata bagi mobilitas dan perekonomian warga," kata Bupati Lilis Nuryani.
Keberhasilan pelaksanaan TMMD juga mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Mangunranan, Taat Teguh Subekti.
Ia menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. Menurutnya, keberadaan TMMD sangat membantu masyarakat Desa Mangunranan, sehingga pihak desa siap menerima kembali program serupa apabila digelar di masa mendatang.
TMMD Dorong Sinergi dan Percepatan Pembangunan Desa
Dalam upacara penutupan, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa TMMD menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan program.
Seluruh pihak juga diajak untuk terus menjaga kerja sama yang telah terbangun agar hasil pembangunan yang telah diwujudkan melalui TMMD dapat dipelihara dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dengan selesainya TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Mangunranan, masyarakat kini memiliki akses jalan desa yang lebih baik sekaligus mendapatkan tambahan pengetahuan melalui berbagai program penyuluhan.
Program tersebut sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan dari tingkat desa. *
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


