SEMARANG, beritakebumen.co.id - Kontingen Kabupaten Kebumen menutup perjuangannya di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026 dengan tambahan satu medali emas dari cabang olahraga tinju.
Medali emas tersebut menjadi raihan pamungkas Kebumen pada hari terakhir kompetisi yang berlangsung di Kampus Politeknik PU Gayamsari, Semarang, Minggu (6/9/2026).
Emas terakhir itu dipersembahkan petinju Kwatar Ibrahim Al Akbar yang tampil di nomor Welterweight SMA 67 kilogram putra. Kwatar berhasil mengakhiri partai final dengan kemenangan atas atlet asal Kabupaten Banyumas.
Tambahan satu emas tersebut sekaligus melengkapi raihan keseluruhan kontingen Kebumen selama Popda Jateng 2026 menjadi 111 medali, terdiri dari 16 emas, 29 perak, dan 66 perunggu.
Judo Jadi Penyumbang Emas Terbanyak
Dari seluruh cabang olahraga yang diikuti, judo menjadi salah satu tumpuan utama Kebumen dalam mendulang medali emas.
Cabor judo menyumbangkan empat medali emas. Perolehan tersebut diikuti atletik dan tinju yang masing-masing meraih tiga emas.
Sementara itu, renang menyumbangkan dua medali emas. Adapun bulu tangkis, gulat, panahan, dan tenis meja masing-masing mempersembahkan satu medali emas.
Pada kategori medali perak, bola voli indoor menjadi penyumbang terbanyak dengan 14 medali. Berikutnya terdapat atletik dengan enam medali dan judo dengan tiga medali.
Untuk medali perunggu, bola voli menjadi cabor dengan kontribusi terbesar, yakni 15 medali. Basket menyumbangkan 10 perunggu, atletik sembilan, sepak takraw delapan, dan judo tujuh medali.
Raihan 111 Medali Berbeda dengan Klasemen Resmi
Meski total medali yang berhasil dikumpulkan atlet Kebumen mencapai 111 keping, angka tersebut berbeda dengan catatan pada klasemen resmi Popda Jateng 2026.
Dalam klasemen resmi, Kebumen tercatat berada di peringkat ke-15 dengan perolehan 13 emas, 12 perak, dan 25 perunggu.
Perbedaan tersebut bukan karena kesalahan pencatatan, melainkan berkaitan dengan regulasi yang digunakan dalam menentukan peringkat klasemen dan juara umum Popda Jateng 2026.
Sejumlah nomor pertandingan yang pesertanya kurang dari lima kabupaten/kota masuk dalam kategori eksibisi. Medali yang diraih atlet pada nomor tersebut tetap diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, tetapi tidak dihitung dalam perolehan medali untuk klasemen juara umum.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto, menjelaskan bahwa ketentuan tersebut telah diatur dalam petunjuk teknis (juknis) Popda Jateng 2026.
"Sesuai yang tercantum di juknis, karena peserta nomor pertandingan tersebut kurang dari 5 kabupaten/kota. Jadi kalau eksibisi tidak masuk dalam perolehan medali untuk peringkat," jelas Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto.
Dengan demikian, terdapat dua catatan yang perlu dibedakan. Raihan 111 medali merupakan keseluruhan prestasi atlet Kebumen, sedangkan perolehan 13 emas, 12 perak, dan 25 perunggu merupakan medali dari nomor yang memenuhi ketentuan untuk dihitung dalam klasemen resmi.
Penentuan juara umum Popda Jateng 2026 tetap mengacu pada perolehan medali dari nomor pertandingan resmi yang memenuhi persyaratan regulasi.
Tambahan emas dari Kwatar Ibrahim Al Akbar pun menjadi penutup perjalanan kontingen Kebumen dalam ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah tahun ini, sekaligus menambah daftar prestasi atlet muda Kebumen di tengah persaingan antarkabupaten/kota se-Jawa Tengah.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Medali emas tersebut menjadi raihan pamungkas Kebumen pada hari terakhir kompetisi yang berlangsung di Kampus Politeknik PU Gayamsari, Semarang, Minggu (6/9/2026).
Emas terakhir itu dipersembahkan petinju Kwatar Ibrahim Al Akbar yang tampil di nomor Welterweight SMA 67 kilogram putra. Kwatar berhasil mengakhiri partai final dengan kemenangan atas atlet asal Kabupaten Banyumas.
Tambahan satu emas tersebut sekaligus melengkapi raihan keseluruhan kontingen Kebumen selama Popda Jateng 2026 menjadi 111 medali, terdiri dari 16 emas, 29 perak, dan 66 perunggu.
Judo Jadi Penyumbang Emas Terbanyak
Dari seluruh cabang olahraga yang diikuti, judo menjadi salah satu tumpuan utama Kebumen dalam mendulang medali emas.
Cabor judo menyumbangkan empat medali emas. Perolehan tersebut diikuti atletik dan tinju yang masing-masing meraih tiga emas.
Sementara itu, renang menyumbangkan dua medali emas. Adapun bulu tangkis, gulat, panahan, dan tenis meja masing-masing mempersembahkan satu medali emas.
Pada kategori medali perak, bola voli indoor menjadi penyumbang terbanyak dengan 14 medali. Berikutnya terdapat atletik dengan enam medali dan judo dengan tiga medali.
Untuk medali perunggu, bola voli menjadi cabor dengan kontribusi terbesar, yakni 15 medali. Basket menyumbangkan 10 perunggu, atletik sembilan, sepak takraw delapan, dan judo tujuh medali.
Raihan 111 Medali Berbeda dengan Klasemen Resmi
Meski total medali yang berhasil dikumpulkan atlet Kebumen mencapai 111 keping, angka tersebut berbeda dengan catatan pada klasemen resmi Popda Jateng 2026.
Dalam klasemen resmi, Kebumen tercatat berada di peringkat ke-15 dengan perolehan 13 emas, 12 perak, dan 25 perunggu.
Perbedaan tersebut bukan karena kesalahan pencatatan, melainkan berkaitan dengan regulasi yang digunakan dalam menentukan peringkat klasemen dan juara umum Popda Jateng 2026.
Sejumlah nomor pertandingan yang pesertanya kurang dari lima kabupaten/kota masuk dalam kategori eksibisi. Medali yang diraih atlet pada nomor tersebut tetap diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, tetapi tidak dihitung dalam perolehan medali untuk klasemen juara umum.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto, menjelaskan bahwa ketentuan tersebut telah diatur dalam petunjuk teknis (juknis) Popda Jateng 2026.
"Sesuai yang tercantum di juknis, karena peserta nomor pertandingan tersebut kurang dari 5 kabupaten/kota. Jadi kalau eksibisi tidak masuk dalam perolehan medali untuk peringkat," jelas Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto.
Dengan demikian, terdapat dua catatan yang perlu dibedakan. Raihan 111 medali merupakan keseluruhan prestasi atlet Kebumen, sedangkan perolehan 13 emas, 12 perak, dan 25 perunggu merupakan medali dari nomor yang memenuhi ketentuan untuk dihitung dalam klasemen resmi.
Penentuan juara umum Popda Jateng 2026 tetap mengacu pada perolehan medali dari nomor pertandingan resmi yang memenuhi persyaratan regulasi.
Tambahan emas dari Kwatar Ibrahim Al Akbar pun menjadi penutup perjalanan kontingen Kebumen dalam ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah tahun ini, sekaligus menambah daftar prestasi atlet muda Kebumen di tengah persaingan antarkabupaten/kota se-Jawa Tengah.
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


