DomaiNesia

Tiga Hari Dicari, Darwaji Ditemukan Meninggal Mengapung di Perairan Pantai Brecong

Tiga Hari Dicari, Darwaji Ditemukan Meninggal Mengapung di Perairan Pantai Brecong

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Pencarian Darwaji (50), warga Desa Gondanglegi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, berakhir setelah jasadnya ditemukan mengapung di perairan sekitar Pantai Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Darwaji sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak saat berada di kawasan laut wilayah Kecamatan Ambal pada Rabu (2/9/2026). Selama tiga hari, keluarga bersama perangkat desa melakukan pencarian untuk menemukan keberadaannya.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, jasad Darwaji pertama kali ditemukan oleh dua nelayan yang sedang mencari ikan di laut.

Keduanya melihat benda mengapung di perairan sekitar Pantai Brecong. Setelah didekati, benda tersebut diketahui merupakan jasad seorang laki-laki.

Setelah melihat benda mengapung, mereka mendekat dan mengetahui adalah jasad seorang laki-laki,” kata AKBP Putu.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Kedua nelayan kemudian membawa jasad ke tepian Pantai Heppy, Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren.

Mereka selanjutnya melaporkan penemuan tersebut kepada Basarnas dan Polsek Buluspesantren.

Mendapat laporan tersebut, polisi bersama anggota Basarnas Cilacap dan Koramil Buluspesantren mendatangi lokasi. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Berangkat Mencari Ikan, Tak Kunjung Pulang

Sebelum ditemukan meninggal, Darwaji diketahui berangkat dari rumah pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Ia pergi menggunakan sepeda motor menuju kawasan laut di wilayah Desa Entak, Kecamatan Ambal, dengan tujuan mencari ikan.

Namun, hingga malam hari Darwaji tidak kunjung pulang ke rumah. Kondisi tersebut membuat keluarga khawatir dan kemudian melakukan pencarian.

Sepeda motor milik Darwaji ditemukan di lokasi, tetapi keberadaan korban belum diketahui.

Pencarian kemudian dilanjutkan bersama perangkat desa hingga akhirnya tiga hari kemudian jasad Darwaji ditemukan oleh nelayan di perairan Buluspesantren.

Keluarga Kenali Korban

Setelah jasad ditemukan, keluarga memastikan identitas korban berdasarkan identitas dan ciri fisiknya.

Saat meninggalkan rumah, Darwaji diketahui mengenakan kaus berwarna biru dan celana pendek hitam. Korban juga memiliki rambut pendek dengan postur tubuh sedang.

Polisi memastikan Darwaji merupakan warga yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret ombak di wilayah Ambal.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Darwaji diserahkan kepada pihak keluarga.

Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKBP Putu.

Polisi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang. Nelayan juga diminta mengutamakan keselamatan sebelum maupun saat melaut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di laut untuk tidak mengabaikan kondisi cuaca, gelombang, serta faktor keselamatan lainnya. *



-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post