-->

Friday, September 11, 2020

'Si Pakubumi' Pantau Perkembangan KUBE di Kebumen

'Si Pakubumi' Pantau Perkembangan KUBE di Kebumen

BERITAKEBUMEN.CO.ID - Sejumlah kebijakan diluncurkan pemerintah untuk menanggulangi dan mengentaskan kemiskinan. Diantaranya PKH, program Sembako, serta bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Sejak tahun 2017 ada sekira 580 KUBE di Kabupaten Kebumen yang tersebar di 26 Kecamatan. 


KUBE ini menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kemampuan usaha serta peningkatan pendapatan anggota KUBE ang terdiri dari 10 hingga 15 orang tiap kelompok. KUBE-KUBE tersebut mendapat bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat, provinsi maupaun kabupaten.  

Namun , terdapat kendala untuk mengetahui perkembangan KUBE. Selama ini kendalanya kelompok hanya sekedar menerima bantuan sosial dari pemerintah tetapi proses pemantauan dan evaluasi KUBE masih terbatas. 

Kendala ini dijawab oleh Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Kebumen dengan meluncurkan inovasi aplikasi Si PakuBumi, singkatan dari Sistem Informasi Pemantauan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejatera (UPPKS).

Aplikasi Si Pakubumi ini berbasis web online yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja menggunakan smartphone android, komputer ataupun laptop. 

"Aplikasi ini merupakan inovasi asli hasil ahli IT Dindos PPKB Kebumen, bukan modifikasi dari aplikasi lainnya." ujar Kabid Penanganan Kemiskinan, Linjamsos Dinsos PPKB Kabupaten Kebumen, Ika Kusuma Siswandari SE,MKes.

Barcode pada kambing yang bisa discan menggunakan aplikasi Si Pakubumi. (Foto: Istimewa)

Keunikan dari aplikasi ini khususnya di KUBE kambing. Kambing KUBE diberikan barcode yang bisa di scan untuk menampilkan informasi detail dari kambing tersebut termasuk riwayat perkawinannya.

Ika menjelaskan dengan adanya aplikasi Si Pakubumi, pemantauan perkembangan KUBE dapat diupdate setiap saat bahkan dilakukan secara real time oleh pendamping KUBE. 

"Ini ada yang bunting, ini ada yang beranak, ini ada yang sakit, ini kambingnya jenis kelaminnya apa bisa dilaporkan ke kami" jelas Ika.

Aplikasi ini menjadi juara harapan 3 di tingkat Kabupaten Kebumen tahun 2020. Saat ini, Aplikasi Si Pakubumi sedang diikutkan dalam lomba inovasi tingkat provinsi yang diambil dari enam terbaik Kabupaten.

Ika Kusuma Siswandari menunjukkan piagam penghargaan aplikasi Si Pakubumi. (Foto: Istimewa)

Aplikasi Si Pakubumi ini juga dapat diakses oleh masyarakat umum melalui alamat situs sikube.com

Untuk diketahui, KUBE yang ada di Kebumen beragam jenisnya. Mayoritas adalah KUBE kambing, selain itu ada eWarong, konveksi, ayam petelur, prtukangan, tawon klanceng, bebek, entok, dan sebagainya sesuai usulan kelompok masyarakat berdasarkan  potensi daerah setempat.

Beberapa KUBE telah mendapatkan juara di tingkat provinsi diantaranya KUBE Kripik Tempe dari Gombong dan KUBE Kambing dari Rowokele.

Untuk KUBE Kambing, tiap kelompok mendapatkan bantuan 22 ekor kambing ang terdiri dari 2 kambing jantan dan 20 kambing betina.

Ika berharap, masyarakat tidak hanya memanfaatkan bantuan KUBE sesaat tapi bisa sampai kepada pengentasan kemiskinan. (BK01/Mat)


Baca berita terkait lainnya

BERITA TERBARU:

© Copyright 2009-2020 Berita Kebumen | All Right Reserved