Vaksin Corona Tiba di Kebumen. Nakes Bakal Divaksin Pertama, Masyarakat Umum Salanjutnya


BERITAKEBUMEN.CO.ID - Sebanyak 6.973 dosis vaksin corona jenis Sinovac sudah tiba di Kebumen. Tenaga kesehatan (Nakes) akan mendapat vaksin lebih dahulu di tahap pertama ini. Kemudian untuk masyarakat akan dilakukan pada tahapan berikutnya. Adapun proses vaksinasi direncanakan akan dilaksanakan mulai 14 Januari 2021 mendatang.

"Ada 6.973 orang (nakes) yang akan divaksin pada tahap awal ini. Dan untuk masyarakat dilakukan tahap berikutnya, " ujar Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat Rapat persiapan vaksinasi covid 19, bersama Sekda Kebumen Ujang Sugiyono dan Dinas kesehatan, di Aula Dinkes Kebumen Rabu (6/1/2021).

Wabup Arif menjelaskan, jumlah kuota vaksin di Kebumen sebanyak 6.973 dosis tersebut berdasarkan data yang terekam pada Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI-SDMK). Data tersebut terupdate terakhir pada Senin 4 Januari 2021 pukul 20.00 WIB.

Arif menambahkan, vaksin merupakan bagian dari ikhtiar untuk penanggulangan covid 19. Kendati begitu masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Wabup berharap vaksinasi nantinya dapat berjalan lancara dan aman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Dwi Budi Satrio menjelaskan,  distribusi vaksin tahap pertama bagi para nakes akan menyasar sejumlah titik. 

Seperti rumah sakit 3.906 orang, Puskesmas 2.060 orang, sarana kefarmasian 1.503 orang, klinik 335 orang, Dinas Kesehatan 87, UP3 22 orang dan laboratorium kesehatan 20 orang.

Adapun bagi masyarakat umum, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan pada sejumlah fasilitas kesehatan Kebumen yang terdaftar pada SK Kepala Dinkes. Nantinya, ada 2.372 tenaga vaksinator yang melaksanakan vaksinasi. Mereka tersebar di 6 rumah sakit dan 35 Puskesmas di Kabupaten Kebumen. 

"Sedangkan Pelatihan vaksinator covid-19 sudah dilakukan pada Oktober hingga November 2020,’’ungkapnya.

Budi Satrio mengungkapkan, vaksinasi covid-19 pada prinsipnya untuk semua warga yang rentan mulai usia 18 tahun sampai dengan 59 tahun dan pelaksanaan dilakukan secara bertahap. 

Tahap pertama tenaga kesehatan dan orang-orang yang bekerja di sarana kesehatan. Tahap ke dua rencana April untuk petugas publik seperti TNI, Polri dan bahkan swasta yang banyak berhubungan dengan massa. 

Dwi Budi Satrio mengaku Kebumen telah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Dirinya juga menegaskan bahwa vaksin tersebut sudah aman dan dijamin halal. Disisi lain, vaksin juga mendapatkan pengawasan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Post a Comment

Previous Post Next Post