Tangani Kemiskinan Ekstrim, Operator Data Desa/Kelurahan se-Kecamatan Kebumen Diberikan Bimtek

Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pemutahiran Data SIKSDJ bagi Operator Desa di Kecamatan Kebumen. (Foto: Rahmat)

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pemutahiran Data Terpadu Jawa Tengah (SIKS DJ) bagi operator desa dan kelurahan se-Kecamatan Kebumen diselenggarakan di Aula Kecamatan Kebumen, Kamis (28/3/2024). 

Hadir dalam kegiatan Camat Kebumen, Karyanto, S.H., M.M.; Kepala Bidang Penanganan Kemiskinan dan Pemberdayaan Sosial Dinsos P3A Kebumen, Heny Setyowati,SE.Ak, M.Ak dan tim; Operator desa/kelurahan, serta Pendamping PKH Kecamatan Kebumen.

Camat Kebumen, Karyanto,S.H.,M.M., dalam sambutanya menyoroti permasalahan KIS. Yang mana masih ditemui masyarakat tidak mampu yang mengeluh padanya tidak punya KIS atau KIS nya tidak aktif. Padahal menurutnya, dengan anggaran KIS APBD Kebumen yang cukup besar saat ini, seharusnya masyarakat tersebut bisa tercover dan berobat gratis.

Pihaknya menghimbau agar operator atau perangkat desa sebagai tangan panjang pemerintah yang terdekat dengan masyarakat ini dapat melayani masyarakat dengan baik, termasuk dalam pelayanan sosial. 

"Apalagi sekarang kesejahteraan perangkat desa sudah semakin diperbaiki." kata Karyanto.

Ia menyebutkan bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara menurut undang-undang. Artinya negara atau pemerintah bertanggung jawab memberikan perlindungan dan jaminan sosial. 

Selanjutnya, Kabid Penanganan Kemiskinan dan Pemberdayaan Sosial Dinsos P3A Kebumen, Heny Setyowati,SE.Ak, M.Ak meluruskan pemahaman terkait pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di aplikasi SIKSNG. Anggapan DTKS sebagai data kemiskinan adalah keliru. Data DTKS merupakan data kesejahteraan sosial, bukan sekedar data miskin. 

"DTKS bukan data warga miskin, tapi warga yang membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial." ujar Heny. Ia menyebut, data kesejahteraan sosial diataranya lansia, yatim, terlantar, disabilitas atau mereka yang memang membutuhkan pelayanan sosial. 

Mereka yang masuk di data DTKS bisa diusulkan untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos). Sebaliknya, bagi penerima bansos yang dianggap sudah tidak layak, desa juga dapat mentidaklayakan bansosnya melalui aplikasi SIKSNG.
 
Namun ia mengingatkan, bahwa pengusulan maupun pentidaklayakan bansos wajib menggunakan berita acara musyawarah desa (musdes).  Operator juga agar berhati-hati dalam pentidaklayakannya, harus benar-benar tepat dan sesuai kondisi sebenarnya. 

Kemudian Terkait aplikasi SIKSDJ, ia menyebut, data di SIKSGJ ini adalah untuk penanganan kemiskinan ekstrim di Jawa Tengah.  Intervensi yang diberikan dari provinsi nantinya disesuaikan dengan kebutuhan masing masing sasaran, seperti kube, listrik, jamban dan lain sebagainya. 

"Kemarin jumlah bantuan dari provinsi ke Kebumen diatas 100milyar." katanya.

Untuk itu, peran operator sangat penting dalam verval data. Namun ia menyarankan agar operator tidak bekerja sendiri, melainkan melibatkan seluruh pihak di desa/kelurahan. Puskesos yang ada agar bisa berjalan. Anggaran Puskesos disesuaikan dengan APBDES masing-masing. 

"Jadi operator DTKS atau DT Jateng bisa mendapatkan honor." imbuhnya.

Ia menyebut agregat capaian verval SIKSDJ atau DTJateng di Kebumen saat ini diatas 70% untuk verval kepala rumahtangga (KRT) nya. Adapun target capaian ahir tahun yang diamanatkan minimal 90%.

Para operator desa/kelurahan menyampaikan keluhan teknis yang dialami dalam pendataan SISDJ. Diantaranya aplikasi yang sulit atau lambat diakses. Ditambah lagi form isian yang cukup banyak dan kompleks. 

Operator data dengan capaian terbaik mendapat hadiah. (Foto: Rachmat)


Dalam kesempatan itu, diberikan apresiasi berupa hadiah bagi operator desa dengan capaian verval SIKSDJ tertinggi di Kecamatan Kebumen, yakni desa Kawedusan, Kutosari dan Selang. 

Sebagai informasi, Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next-Generation yang selanjutnya disingkat SIKS-NG adalah sistem informasi yang mendukung proses pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Sedangkan SIKS-DJ adalah singkatan dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Dinsos Provinsi Jawa Tengah. Aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah untuk mengintegrasikan berbagai layanan penyelenggaraan sosial di Jawa Tengah secara cepat, tepat, mudah, murah, efektif dan efisien dengan dukungan data yang valid dan mutakhir. (mat)

-----------------------------
Ikuti Berita Kebumen di Google News
Previous Post Next Post